
Di Hutan Larangan
Zhou Yu sedang duduk sambil memanggang daging dari Siluman hasil buruannya hari ini
Di samping Zhou Yu, terdapat seekor elang dengan warna khusus, putih tanpa cacat, seperti bulu angsa
Sudah satu minggu sejak Elang Putih mulai mengikuti Zhou Yu
Pada awalnya, Zhou Yu sangat tidak nyaman, karena keberadaan Elang Putih tersebut
Sebab Siluman Tingkat Rendah umumnya berusaha menghindar, karena meskipun Elang Putih juga merupakan Siluman Tingkat Rendah, namun ia memiliki garis keturunan yang kuat dan dapat mencapai Siluman Tingkat Tinggi suatu saat nanti, sehingga Zhou Yu kesulitan menemukan lawan berlatih
Namun setelah 2 hingga 3 hari, Zhou Yu menemukan solusinya, yaitu dengan berburu Siluman yang hampir menjadi Siluman Tingkat Menengah atau Siluman yang hampir berusia 500 tahun
Dengan begitu, Siluman tersebut tidak akan berusaha menghindar, karena keyakinan akan kekuatannya sendiri
Meskipun kekuatan Zhou Yu belum cukup untuk menghadapi Siluman tingkat tersebut, namun dengan bantuan Elang Putih, tekanan padanya menjadi jauh lebih ringan, sehingga memudahkanya untuk menghadapi Siluman-siluman tersebut
***
__ADS_1
Zhou Yu melemparkan daging panggang yang telah matang ke arah Elang Putih, yang disambut teriakan nyaring dari elang tersebut
Ia kemudian mengambil untuk dirinya sendiri
Sambil menikmati daging panggang tersebut
Zhou Yu diam-diam berkomunikasi dengan Yang Ye
Karena keduanya telah membuat kontrak darah, sehingga Zhou Yu dan Yang Ye dapat berbicara dalam pikiran, tanpa harus membuka mulut masing-masing
"Bagaimana paman Yang ? apakah ada yang aneh dengan elang ini ?" Zhou Yu berkata dalam hati sambil menggigit daging panggangnya dengan tenang
Sejak pertemuannya dengan Elang Putih, Zhou Yu telah meminta Yang Ye untuk mengamati Elang Putih secara diam-diam
Menurutnya, kepintaran Elang Putih benar-benar sangat tinggi sampai mencapai titik tidak wajar, sehingga membuat Zhou Yu khawatir
"Menurut pengamatan budak tua, tidak ada kelainan pada Elang Putih, selain kesombongan, elang ini hanya mengungkapkan emosi kegembiraan selama seminggu terakhir, namun budak tua menyarankan agar tuan muda tetap waspada pada elang ini, dia terlalu spiritual, meskipun hanya mengungkapkan sisi anak-anak " Suara Yang Ye terdengar di kepala Zhou Yu
Zhou Yu mengangguk, kemudian berkata "Ngomong-ngomong, seingatku, tidak ada catatan tentang elang yang memiliki bulu berwarna putih seperti angsa, menurut paman Yang, apa jenis elang ini ?"
__ADS_1
Yang Ye tidak segera menjawab, setelah terdiam sejenak, ia akhirnya buka suara "Budak tua juga belum pernah melihat elang jenis ini, menurut budak tua, elang ini terlahir dari hasil perkawinan silang, sehingga dia berbeda dari elang lainnya"
"Hasil perkawinan silang ? apakah orang tua Elang Putih adalah angsa dan elang ? tapi sepertinya tidak mungkin" Zhou Yu berkata sambil menatap Elang Putih dengan pandangan aneh
Di dalam Cincin Ruang, Yang Ye memiliki wajah hitam, namun ia masih berkata dengan hormat "Tuan muda bercanda, meskipun banyak hal yang tidak bisa dijelaskan di dunia ini, budak tua belum pernah melihat elang dan angsa yang bersatu "
"Aku hanya mengucapkan omong kosong, paman Yang tidak perlu menganggapnya serius " Zhou Yu berkata sambil tersenyum tipis
***
Setelah berbicara dengan Yang Ye
Zhou Yu terus menikmati daging panggang dengan tenang
Setelah beberapa saat, ia telah menghabiskan jatah makanannya
Zhou Yu melirik Elang Putih dan berkata "Apakah kau sudah selesai ? "
Elang Putih terlihat mengangguk sambil berteriak, ia kemudian membuka sayapnya
__ADS_1
"Sepertinya kau semakin mengerti aku, aku memang sangat lelah, terima kasih" Zhou Yu tersenyum tipis sambil berjalan ke arah Elang Putih, kemudian memasuki celah sayap tersebut dan tertidur dengan diselimuti sayap Elang Putih
Elang Putih terlihat menatap Zhou Yu sejenak, setelah itu, ia ikut menutup matanya