
Ketika para prajurit mengangkat senjata mereka sambil menatap ke arah sosok putih dengan tatapan waspada
Sosok putih tersebut masih bergerak cepat, seolah tidak peduli dengan senjata yang di arahkan kepadanya
Hanya dalam waktu beberapa nafas, sosok putih tersebut berangsur-angsur menjadi jelas
Sosok putih tersebut ternyata adalah seorang pemuda bertopeng yang mengenakan jubah putih dengan sebuah gagang pedang yang terlihat menonjol dari balik punggungnya
Xie Tong dan Feng Xue mengerutkan kening sambil menatap pemuda bertopeng tersebut
Meskipun hanya berinteraksi untuk waktu yang singkat, mereka sangat terkesan dengan pemuda bertopeng tersebut, sehingga keduanya tidak akan melupakan pemuda bertopeng tersebut dengan mudah
Namun meskipun cukup akrab dengan sosok tersebut, keduanya tidak mengedurkan kewaspadaan mereka, sehingga Xie Tong segera berteriak "Berhenti disana dan katakan dengan jelas identitasmu, jika tidak, bersiaplah menerima akibatnya"
Zhou Yu juga mengenali Xie Tong dan Feng Xue dalam satu lirikan
Meskipun mereka bisa dianggap kenalan, namun Zhou Yu bisa memaklumi sikap waspada pihak lain, karena dalam situasi berbahaya seperti ini, kesalahan sekecil apapun dapat membawa bahaya yang sangat besar, sehingga ia segera melaporkan identitasnya dengan jujur
"Namaku Zhou Yu, murid inti dari Sekte Pedang Kembar dan salah satu wakil kapten pasukan Aliran Putih di medan perang kelima "
"Medan perang kelima cukup jauh dari sini, setidaknya butuh 2 jam untuk sampai ke sini, tapi pasukan Aliran Putih di medan perang kelima baru mendapatkan informasi satu jam yang lalu, bagaimana bisa anda sampai ke sini dalam waktu 1 jam ? dan kenapa anda sendirian, bagaimana dengan kapten dan pasukan di medan perang kelima ? selain itu, kenapa para pendekar dari Aliran Hitam tidak menghentikanmu ?" Xie Tong bertanya curiga
Zhou Yu mengangguk dan menjawab dengan tenang "Pasukan dimedan perang kelima memang baru mendapatkan informasi penyerangan 1 jam yang lalu "
__ADS_1
"Karena kami sangat mementingkan masalah ini, kami segera bersiap untuk memindahkan seluruh pasukan ke sini, tapi karena jumlah seluruh pasukan cukup besar, dibutuhkan waktu yang sangat lama "
"Karena aku adalah pendekar tercepat di dalam pasukan, dan memiliki kecepatan yang lebih baik dibandingkan dengan pendekar ditingkat yang sama, aku mendapat perintah untuk datang ke sini lebih awal dan melihat situasi keseluruhan "
"Sementara keempat kapten akan memimpin seluruh pasukan untuk bergerak kesini dengan kecepatan tercepat "
"Adapun kenapa para pendekar Aliran Hitam tidak menghentikanku, karena aku memiliki sebuah teknik bersembunyi yang cukup tinggi, sehingga mereka tidak menemukanku"
Zhou Yu tidak menjelaskan bahwa waktu yang dibutuhkan agar ia sampai Desa Sua hanya memakan waktu setengah jam, karena khawatir Xie Tong dan Feng Xue curiga
"Apakah ada bukti ?" Xie Tong bertanya sambil menaikan alisnya
Zhou Yu mengangguk dan merogoh tas kecil dipinggangnya, kemudian mengambil sebuah token wakil kapten yang diberikan oleh Lu Minghe dan melemparkannya ke arah Xie Tong
Feng Xue juga melirik sesaat
Keduanya saling memandang, melihat token dan penjelasan pihak lain, mereka cukup yakin bahwa pemuda bertopeng tersebut adalah orang yang pernah keduanya temui sebelumnya
Melihat keduanya terdiam, Zhou Yu berteriak "Apakah aku bisa masuk ? para pendekar Aliran Hitam sudah ada disini "
Feng Xue dan Xie Tong tersenyum canggung, kemudian memberikan perintah kepada para prajurit untuk tidak menyerang
Setelah melihat para prajurit tidak lagi mengarahkan senjata kepadanya
__ADS_1
Zhou Yu bergerak cepat, kemudian melompat ke arah tembok desa
Xie Tong memandangnya dengan kagum, meskipun tembok desa tidak tinggi, hanya sekitar 3 meter
Namun melihat Zhou Yu menapakan kakinya di atas tembok kota tanpa suara, Xie Tong bisa menilai bahwa ilmu meringankan tubuh Zhou Yu sangat tinggi
Zhou Yu mengangguk ke arah keduanya dan berkata "Tuan Xie, Nona Feng "
Keduanya juga mengangguk menyapa
"Mohon maafkan tindakan kami yang kasar sebelumnya Tuan Muda Zhou " Feng Xue berkata dengan pandangan minta maaf
Zhou Yu melambaikan tangannya dan berkata "Nona Feng terlalu sopan, dalam situasi seperti ini, siapapun akan gugup dan waspada "
Feng Xue tersenyum anggun dan berterima kasih
***
Zhou Yu, Feng Xue dan Xie Tong menatap ratusan bayangan hitam yang bergerak cepat ke arah mereka dengan tatapan bermartabat
"Angkat panah-!" Xie Tong berteriak
Secara serentak, seluruh prajurit menarik busur mereka dan mengarahkannya ke arah ratusan bayangan hitam tersebut
__ADS_1