Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Tao Ming dan Wu Zikai tiba


__ADS_3

Yun Ao dan yang lainnya secara serentak mengalihkan perhatian ke arah sumber suara


Melihat dua orang pria tua yang tengah mengambang di udara seperti mereka, Yun Ao langsung berkata "Saudara Tao, Saudara Wu, akhirnya kalian di sini "


"Amitabha Buddha berwelas asih " Wu Zikai melipat tangannya dan berkata "Untungnya kami tidak terlambat "


Disisi lain, Tao Ming yang berdiri di sampingnya tidak mengatakan apapun dan justru menatap Harimau Putih yang berada di antara barisan siluman tersebut dengan tenang


Seolah merasakan tatapan pria tua tersebut, Harimau Putih mengangkat kepalanya


Tepat ketika Harimau tersebut melihat sosok Tao Ming, mata Harimau tersebut berubah dan menunjukan kemarahan


Harimau tersebut kemudian mengaum dan mengunci pria tua tersebut dengan auranya


Namun menghadapi tindakan Harimau tersebut, Tao Ming tetap tenang dan tidak bergerak sedikitpun


Keduanya saling memandang dengan sorot mata yang berbeda


Melihat pemandangan tersebut, Yun Ao dan yang lainnya menaikkan alis


Namun tanpa menunggu salah satu di antara mereka mengajukan pertanyaan, Tao Ming tiba-tiba berkata "10 tahun yang lalu, aku pernah memasuki bagian terdalam Hutan Larangan dan secara kebetulan bertemu dengan Harimau Putih ini"


"Setelah pertemuan tanpa sengaja itu, kami berdua bertempur selama tiga hari tiga malam sebelum akhirnya aku bisa melepaskan diri dari Harimau tersebut dan keluar dari Hutan Larangan dengan selamat "


"Sepertinya ingatan binatang buas ini tidak buruk, dia bisa mengenaliku dalam sekali lirikan " Sambung Tao Ming dengan tenang


Sementara itu, mendengar cerita Tao Ming, Yun Ao dan yang lainnya menaikan alis


Yun Ao membuka mulutnya dan ingin mengatakan sesuatu, namun suara dengan nada sinis tiba-tiba menyela ucapannya


"Kau sudah mengetahui keberadaan mereka sejak lama, kenapa kau tidak pernah mengatakan apapun ? apa kau punya tujuan lain ?"


Mendengar pertanyaan tersebut, Tao Ming mengalihkan perhatiannya ke sumber suara sebelum tersenyum dan berkata "Aku tidak akan mendapatkan keuntungan apapun dengan memberitahu kalian, jadi kenapa aku harus memberitahu keberadaan mereka kepada kalian, terutama kepadamu, Dewa Haus Darah ?"


Nie Yunhai tertegun dan ingin membalas, namun sebelum ia mengatakan sesuatu, ia merasa punggungnya tiba-tiba menjadi sangat dingin


Tepat ketika situasi menjadi canggung, suara Wu Zikai tiba-tiba memecah keheningan


"Amitabha Buddha berwelas asih "


Bersamaan dengan kalimat tersebut, tubuh Wu Zikai tiba-tiba bersinar dengan cahaya emas yang sangat menyilaukan


Biksu tua tersebut kemudian mengulurkan tangannya ke arah bawah dimana sebuah bola api raksasa tengah meluncur dan melesat ke arah mereka tanpa diketahui


Namun sebelum bola api tersebut menyentuh Yun Ao dan yang lainnya

__ADS_1


Bola api tersebut berhenti dan meledak seperti kembang api di pertengahan jalan


Melihat pemandangan tersebut, semua orang menarik kembali pandangan mereka dan menatap biksu tua tersebut dengan malu


***


"Sekarang saudara Tao dan saudara Wu ada disini, kita seharusnya bisa menghentikan para siluman ini " Yun Ao berkata sambil mengalirkan tenaga dalam


Namun sebelum pria tua tersebut melesat ke arah para siluman, Tao Ming tiba-tiba berkata "Tunggu dulu "


Yun Ao tertegun dan bertanya "Ada apa saudara Tao ?"


"Kita masih memiliki bantuan " Tao Ming menjawab dengan singkat


Yun Ao mengerutkan keningnya, sementara Wu Liang yang berdiri tidak jauh membuka mulutnya dan berkata "Para siluman itu tidak akan membiarkan kita menunggu"


Tao Ming membuka mulutnya dan berniat menjawab, namun pria tua tersebut tiba-tiba tersenyum dan berkata "Dia ada di sini "


Bersamaan dengan ucapan pria tua tersebut, sebuah sosok berjubah putih tiba-tiba memasuki garis pandang mereka


Yun Ao menyipitkan matanya untuk melihat sosok tersebut dengan lebih jelas sebelum akhirnya bergumam "Apakah dia ketua Ming ?"


...


Yun Ao dan yang lainnya secara serentak mengalihkan perhatian ke arah sumber suara


Melihat dua orang pria tua yang tengah mengambang di udara seperti mereka, Yun Ao langsung berkata "Saudara Tao, Saudara Wu, akhirnya kalian di sini "


"Amitabha Buddha berwelas asih " Wu Zikai melipat tangannya dan berkata "Untungnya kami tidak terlambat "


Disisi lain, Tao Ming yang berdiri di sampingnya tidak mengatakan apapun dan justru menatap Harimau Putih yang berada di antara barisan siluman tersebut dengan tenang


Seolah merasakan tatapan pria tua tersebut, Harimau Putih mengangkat kepalanya


Tepat ketika Harimau tersebut melihat sosok Tao Ming, mata Harimau tersebut berubah dan menunjukan kemarahan


Harimau tersebut kemudian mengaum dan mengunci pria tua tersebut dengan auranya


Namun menghadapi tindakan Harimau tersebut, Tao Ming tetap tenang dan tidak bergerak sedikitpun


Keduanya saling memandang dengan sorot mata yang berbeda


Melihat pemandangan tersebut, Yun Ao dan yang lainnya menaikkan alis


Namun tanpa menunggu salah satu di antara mereka mengajukan pertanyaan, Tao Ming tiba-tiba berkata "10 tahun yang lalu, aku pernah memasuki bagian terdalam Hutan Larangan dan secara kebetulan bertemu dengan Harimau Putih ini"

__ADS_1


"Setelah pertemuan tanpa sengaja itu, kami berdua bertempur selama tiga hari tiga malam sebelum akhirnya aku bisa melepaskan diri dari Harimau tersebut dan keluar dari Hutan Larangan dengan selamat "


"Sepertinya ingatan binatang buas ini tidak buruk, dia bisa mengenaliku dalam sekali lirikan " Sambung Tao Ming dengan tenang


Sementara itu, mendengar cerita Tao Ming, Yun Ao dan yang lainnya menaikan alis


Yun Ao membuka mulutnya dan ingin mengatakan sesuatu, namun suara dengan nada sinis tiba-tiba menyela ucapannya


"Kau sudah mengetahui keberadaan mereka sejak lama, kenapa kau tidak pernah mengatakan apapun ? apa kau punya tujuan lain ?"


Mendengar pertanyaan tersebut, Tao Ming mengalihkan perhatiannya ke sumber suara sebelum tersenyum dan berkata "Aku tidak akan mendapatkan keuntungan apapun dengan memberitahu kalian, jadi kenapa aku harus memberitahu keberadaan mereka kepada kalian, terutama kepadamu, Dewa Haus Darah ?"


Nie Yunhai tertegun dan ingin membalas, namun sebelum ia mengatakan sesuatu, ia merasa punggungnya tiba-tiba menjadi sangat dingin


Tepat ketika situasi menjadi canggung, suara Wu Zikai tiba-tiba memecah keheningan


"Amitabha Buddha berwelas asih "


Bersamaan dengan kalimat tersebut, tubuh Wu Zikai tiba-tiba bersinar dengan cahaya emas yang sangat menyilaukan


Biksu tua tersebut kemudian mengulurkan tangannya ke arah bawah dimana sebuah bola api raksasa tengah meluncur dan melesat ke arah mereka tanpa diketahui


Namun sebelum bola api tersebut menyentuh Yun Ao dan yang lainnya


Bola api tersebut berhenti dan meledak seperti kembang api di pertengahan jalan


Melihat pemandangan tersebut, semua orang menarik kembali pandangan mereka dan menatap biksu tua tersebut dengan malu


***


"Sekarang saudara Tao dan saudara Wu ada disini, kita seharusnya bisa menghentikan para siluman ini " Yun Ao berkata sambil mengalirkan tenaga dalam


Namun sebelum pria tua tersebut melesat ke arah para siluman, Tao Ming tiba-tiba berkata "Tunggu dulu "


Yun Ao tertegun dan bertanya "Ada apa saudara Tao ?"


"Kita masih memiliki bantuan " Tao Ming menjawab dengan singkat


Yun Ao mengerutkan keningnya, sementara Wu Liang yang berdiri tidak jauh membuka mulutnya dan berkata "Para siluman itu tidak akan membiarkan kita menunggu"


Tao Ming membuka mulutnya dan berniat menjawab, namun pria tua tersebut tiba-tiba tersenyum dan berkata "Dia ada di sini "


Bersamaan dengan ucapan pria tua tersebut, sebuah sosok berjubah putih tiba-tiba memasuki garis pandang mereka


Yun Ao menyipitkan matanya untuk melihat sosok tersebut dengan lebih jelas sebelum akhirnya bergumam "Apakah dia ketua Ming ?"

__ADS_1


...


__ADS_2