Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Bertemu


__ADS_3

Tidak berselang lama, pintu ruangan di buka, dan sesosok kekar memasuki ruangan


"Ada apa ?" Zhou Huya bertanya dengan lembut


Meskipun kesal, Zhou Huya masih bersikap lembut, karena penjaga pintu tersebut merupakan salah satu anak yang di besarkannya ketika panti asuhan baru didirikan


Meskipun terlihat berusia 24-25 tahun, penjaga tersebut sebenarnya berusia 19 tahun, namun karena harus melakukan pekerjaan berat dan keras, ia terlihat kasar serta jauh lebih tua dari usia aslinya


"Maaf menggangu anda bibi Zhou, ada seorang pemuda tampan di depan, dia berkata mengenal bibi dan ingin bertemu, tetapi pemuda itu belum membuat ijin sehingga kami tidak berani mengijinkannya masuk " kata penjaga pintu tersebut


"Pemuda tampan ? apakah dia menyebutkan namanya ?" Zhou Huya bertanya sambil menaikan alisnya


Penjaga tersebut mengangguk dan berkata "Pemuda itu mengaku bernama Zhou Yu "


Zhou Huya membeku sejenak kemudian berseru sambil berdiri dari kursinya "Apa ?"


Zhou Huya menatap penjaga tersebut dan kembali bertanya tergesa-gesa "Siapa nama pemuda tadi ?"


Penjaga tersebut ragu-ragu setelah melihat reaksi Zhou Huya, namun masih mengatakan "Zhou Yu, pemuda itu bernama Zhou Yu "


Zhou Huya menatap kosong dan bergumam pelan "Tuan muda Zhou, dia akhirnya kembali "

__ADS_1


Setelah itu, ia bergegas melewati penjaga tersebut dan berjalam keluar ruangan


Setelah membuka pintu, Zhou Huya melihat sesosok pemuda tampan dengan topeng yang menutupi lingkaran sekitar mata dan hidungnya, ia mengenakan gaun putih bersih yang membuatnya terlihat semakin cerah, dan pedang berwarna hitam di punggungnya


Pemuda yang sangat akrab dan tidak akan ia lupakan dalam hidupnya, karena pemuda tersebut adalah penyelamat baginya dan seluruh anak-anak di panti asuhan


***


Zhou Yu melihat Zhou Huya keluar dari ruangan tersebut segera tersenyum hangat dan menyapa "Bibi Zhou "


Zhou Huya mengangguk kepala dengan cepat dan berkata sambil tersenyum hangat "Aku tidak tahu jika tuan muda Zhou akan datang, sehingga aku tidak sempat mempersiapkan penyambutan untuk tuan muda sebelumnya, maafkan kecerobohan wanita tua ini "


Zhou Yu melambaikan tangannya sambil tersenyum tipis "Bibi Zhou sopan, ini bukan kesalahan bibi Zhou, hanya kedatanganku yang terlalu mendadak "


Sebelum memasuki ruangan, Zhou Huya memerintahkan agar salah satu penjaga memberi tahu pelayan untuk membuatkan teh hangat


Kedua penjaga saling melirik kemudian menghela nafas lega, untungnya mereka tidak berbuat ceroboh


Melihat reaksi Zhou Huya, jika mereka mengusir Zhou Yu, mereka khawatir tidak mampu menanggung konsekuensinya


***

__ADS_1


Zhou Yu dan Zhou Huya duduk berhadapan di dalam ruangan, tidak berselang lama seorang pelayan wanita datang dengan membawa teh hangat


Pelayan tersebut mencuri-curi pandangan ke arah Zhou Yu, sebelum di tegur oleh Zhou Huya


Setelah pelayan pergi, Zhou Huya berkata dengan wajah minta maaf "Maafkan aku tuan muda, aku tidak mengajar mereka dengan benar "


Zhou Yu melambaikan tangan dan berkata dengan santai "Bibi Zhou terlalu sopan, aku tidak merasa tersinggung " ia kemudian tersenyum dan kembali berkata "Setelah sebulan lebih tidak bertemu, bibi Zhou lebih sehat dan cerah "


"Semuanya berkat tuan muda, jika tuan muda tidak meninggalkan sejumlah besar koin emas dan penginapan ini, aku khawatir aku dan anak-anak panti asuhan akan kesulitan seperti sebelumnya dan tidak hidup senyaman ini " Zhou Huya berkata dengan sopan sambil tersenyum tipis


Zhou Yu mengangguk, keduanya berbicara banyak hal tentang kondisi anak-anak panti asuhan


"Seingatku, tuan muda Zhou pernah berkata bahwa anda akan pergi menuju sekte tombak petir, tapi baru sebulan lebih berlalu, tuan muda Zhou telah kembali, apa yang terjadi ?" Zhou Huya tiba-tiba mengalihkan topik dan bertanya


Zhou Yu menghela nafas, kemudian menggelengkan kepala sambil tersenyum pahit "Menurut rencana semula, aku seharusnya dalam perjalanan menuju sekte tombak petir untuk mengikuti turnamen pilar putih, tapi situasi tidak terduga telah terjadi, sehingga sekteku memerintahkan kita untuk kembali, hal ini juga yang menjadi alasanku untuk menemui bibi Zhou "


Ketika mengatakan kalimat terakhir, wajah Zhou Yu berubah serius


Zhou Huya mengerutkan kening dan bertanya "Apa yang diinginkan tuan muda Zhou ?, selama masih dalam kemampuanku, aku pasti akan membantu "


"Dunia persilatan sedang bergolak saat ini, dan aku membutuhkan kekuatan untuk menghadapi sesuatu yang tidak terduga, yang mungkin terjadi di masa depan, sehingga aku berniat untuk membuat sebuah faksi yang terlibat dalam mengumpulkan informasi, dan menjadikan panti asuhan serta penginapan sebagai fondasinya " Zhou Yu berkata dengan mata bersinar cahaya tajam

__ADS_1


***


Terjadi pemadaman listrik kemarin, sehingga tidak rilis, maaf


__ADS_2