Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Kedai Arak III


__ADS_3

"Aku belum mengatakan semuanya, kenapa kau sudah pergi ?" Pria paruh baya yang di panggil senior tiba-tiba berkata sambil tersenyum miring, sehingga membuat keduanya terkejut


"Apa maksud anda, senior ?"


Senior tersebut tidak langsung menjawab tetapi malah menatap keduanya sambil berkata dengan lembut


"Sepertinya kalian benar-benar mencintai Arak sampai-sampai kalian tidak menyadari bahwa ada orang yang terus memantau kalian sedari tadi "


Meskipun berkata dengan lembut, namun keduanya langsung bergidik ketakutan karena niat membunuh yang jelas terpancar dari mata pria paruh baya tersebut


Disisi lain, pria paruh baya tersebut kemudian mendengus dan berkata "Kejar dan dapatkan orang itu jika tidak mau kepala kalian berpindah dari tempatnya"


Mendengar pernyataan tersebut, meskipun tidak tahu kemana harus mencari


Kedua pria paruh baya tersebut buru-buru berdiri dan berlari keluar dari Kedai Arak


"Kemana kita harus mencarinya ?" Salah seorang pria paruh baya bertanya dengan cemas setelah keduanya meninggalkan Kedai Arak tadi


Disisi lain, pria paruh baya disampingnya kemudian menjawab "Mana aku tahu, aku bahkan tidak merasakan saat orang itu menguping pembicaraan kita, apalagi saat dia melarikan diri "


"Dasar bodoh " Pria paruh baya tersebut mendengus kesal dan berkata "Kau mendapatkan julukan Anjing Pencari bukan tanpa alasan, cepat gunakan Indra penciumanmu "


"Kau benar, bagaimana bisa aku melupakan itu. Kedai tadi sangat sepi, aku hanya perlu memisahkan bau kita dan Yan Tian yang berada di udara untuk menemukan orang itu "


Pria paruh baya tersebut kemudian menutup mata dan mengalirkan tenaga dalamnya


Setelah beberapa saat, pria paruh baya tersebut kembali membuka matanya dan berkata "Di sana "


***

__ADS_1


Sementara itu, di sebuah gang sempit yang tidak jauh dari lokasi Kedai Arak, terlihat seorang wanita berusia sekitar 30an tengah bersandar ke salah satu bangunan sambil berusaha menstabilkan nafasnya


Sambil melirik ke sekelilingnya beberapa kali, wanita tersebut kemudian bergumam dengan nafas yang tidak beraturan "Aku yakin orang itu menemukan keberadaanku tadi "


"Aku tidak yakin kenapa dia tidak langsung memergokiku, tapi aku harus secepatnya pergi dari sini " Sambung wanita tersebut sambil menarik nafas dan melangkahkan kakinya


Namun tepat ketika wanita tersebut berniat berbelok


Sebuah tangan tiba-tiba terulur dan menarik wanita tersebut ke dalam kegelapan, sehingga membuatnya terkejut dan berniat menyerang


Akan tetapi tepat ketika wanita tersebut mengangkat tangan, suara seorang lelaki yang sangat familiar di telinganya tiba-tiba keluar dari balik kegelapan tersebut


"Ini Aku "


"Senior Mu, kenapa anda disini ?" wanita tersebut bertanya dengan heran


Namun orang yang di panggil senior Mu tidak menjawab, tetapi malah menutup mulut wanita tersebut, sehingga membuatnya memberontak secara naluriah


Bersamaan dengan ucapan pria tersebut, dua orang yang dibalut oleh jubah hitam tiba-tiba muncul dan berdiri tepat dihadapan keduanya


Melihat kedua sosok tersebut, mata wanita tadi langsung melebar


Disisi lain, pria yang di panggil senior Mu menahan nafas sambil menatap kedua sosok berjubah hitam tersebut dengan serius


"Apa yang terjadi ?" Salah satu orang berjubah hitam bertanya dengan heran


Sementara itu, orang disebelahnya menjawab dengan singkat "Baunya tiba-tiba menghilang"


"Apa kau yakin ?"

__ADS_1


"Entahlah " Orang tersebut menggelengkan kepalanya dan berkata "Tapi aku sangat yakin tadi dia berada di sekitar sini "


"Bagaimana jika kita ke sana ? mungkin kau akan kembali mencium bau orang itu di sana" orang yang pertama kali berbicara mengusulkan sambil menunjukkan ke salah satu arah


"Baiklah "


***


Melihat kedua sosok tersebut pergi, Senior Mu dan wanita tadi langsung menghela nafas lega


"Bagaimana Senior Mu tahu aku disini ?" Wanita tadi bertanya pelan setelah suasana sedikit tenang


Senior Mu melirik ke arah wanita tersebut dan berkata "Kau selalu ceroboh dalam banyak hal, karena itu aku mengikutimu, tidak disangka aku meremehkan keberanianmu, kau bahkan berani menguping pembicaraan dua pendekar tingkat tinggi "


Mendengar nada teguran dari pihak lain, wanita tersebut kemudian berkata dengan nada cemberut "Sebelumnya kedua orang itu sangat menikmati Arak mereka, karena itu aku pikir semuanya aman, tidak disangka ada orang lain yang bersama mereka dan menyadari keberadaanku "


"Tapi ngomong-ngomong, kenapa kedua orang itu yang mengejarku dan bagaimana mereka bisa mengetahui keberadaanku ? aku yakin kedua orang itu tidak menyadari keberadaanku dari awal sampai akhir " Sambung wanita tersebut dengan nada bingung


"Salah satu dari mereka mempunyai kemampuan penciuman yang tidak biasa, untungnya aku membawa serbuk penghilang bau saat ini " Senior Mu menjawab kebingungan wanita tersebut sambil menariknya meninggalkan tempat tersebut


Keduanya berjalan menyusuri jalan-jalan sepi dengan sangat hati-hati


Menyadari jarak mereka dengan Kedai Arak semakin jauh, keduanya diam-diam menghela nafas lega


Namun tepat ketika kedua orang tersebut berpikir bahwa mereka sudah selamat


Sebuah suara tiba-tiba muncul dari atas kepala mereka, sehingga membuat keduanya tertegun


"Kalian sudah berlari begitu lama, apa kalian tidak merasa lelah ?"

__ADS_1


***


__ADS_2