
Yu Lian tidak menjawab, namun bagi Pemimpin Pasukan, hal tersebut sudah lebih dari cukup baginya untuk membuat keputusan
Pria tua tersebut melirik kapten tim pengintai dan berkata "Kapten, bersiaplah mengevakusi pasukan sebanyak mungkin setelah tekanan ini menghilang "
"Baik, Pemimpin" Kapten tim menjawab dengan hormat
Pemimpin Pasukan mengangguk dan menarik nafas dalam-dalam
Setelah menghembuskannya dengan keras, pria tua itu melemparkan beberapa pil ke dalam mulutnya dan bergumam "Baiklah, ayo lakukan"
Pemimpin Pasukan kemudian menyatukan kedua tangan sambil mengalirkan tenaga dalam ke seluruh tubuhnya
Momentum pria tua tersebut seketika meningkatkan pesat dan bertabrakan dengan tekanan para siluman secara tak kasat mata
Namun seolah belum cukup, pria tua tersebut menggertakkan giginya sambil melepaskan tenaga dalam yang jauh lebih besar, sehingga membuat urat-urat di kepalanya menonjol dan berkeringat
Akan tetapi meskipun demikian, usaha pria tua tersebut tidak sia-sia, karena setelah ia melakukan tindakan tersebut
Seketika tekanan para siluman menghilang dalam radius 50 meter dengan pria tua tersebut sebagai pusatnya
Zhou Yu menaikan alisnya sambil berdecak kagum setelah mengetahui hal tersebut, meskipun jaraknya cukup kecil, tapi bisa menahan aura yang dilepaskan lima siluman sekaligus bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan oleh sembarang orang
Namun berbeda dengan kekaguman Zhou Yu
Pemimpin Pasukan justru tersenyum pahit dan bergumam pada dirinya sendiri "Apakah ini batasku ?"
Meskipun ia sudah mengharapkan tentang penurunan kemampuannya, namun Pemimpin Pasukan tidak pernah membayangkan akan sejauh ini
***
__ADS_1
Tindakan yang dilakukan Pemimpin Pasukan segera menarik perhatian Serigala Perak yang paling sensitif
Serigala tersebut kemudian melolong dan bersiap menyerang pria tua tersebut
Namun sebelum serigala tersebut berhasil menjauh dari medan pertempuran
Sebuah cahaya pedang menghantamnya dengan keras, sehingga membuat serigala tersebut melolong dengan sedih
"Apa yang mereka coba lakukan ?" Ming An mengerutkan kening, setelah berhasil menghentikan tindakan Serigala Perak
Meskipun menghadapi serangan bertubi-tubi dari para siluman, namun Ming An masih berusaha membagi konsentrasi untuk Zhou Yu dan Yu Lian, sehingga ia segera menemukan tindakan yang dilakukan oleh Pemimpin Pasukan
"Aku tidak tahu apa yang mereka lakukan, tapi sepertinya aku tidak bisa membuang waktu lagi" Ming An bergumam pelan sambil melesat ke arah para siluman
Melihat tindakan pria paruh baya tersebut, para siluman segera membalas dengan melemparkan serangan mereka seperti sebelumnya
Namun dihadapkan dengan serangan berbagai unsur dari para siluman tersebut
Dengan aliran tenaga dalam yang jauh lebih besar, Niat Pedang pria paruh baya tersebut tiba-tiba memanjang sampai 4 meter panjangnya
Pria paruh baya tersebut kemudian mempercepat langkahnya sambil melakukan gerakan memotong ke arah serangan berbagai unsur tadi
Gerakan Ming An sangat cepat, sehingga hanya dalam satu tarikan nafas, pria paruh baya tersebut sudah melewati kepungan berbagai serangan tadi
Sementara itu, setelah dilalui oleh Ming An, empat serangan tadi terpotong dan terlempar ke berbagai arah
Meskipun dampaknya menjadi jauh lebih kecil karena terpotong dua
Namun ketika serangan yang terlempar itu mengenai para Siluman Tingkat Rendah yang tidak beruntung
__ADS_1
Para siluman tersebut langsung terluka parah dan bahkan mati
***
Ming An mengayunkan pedangnya ke arah para siluman
Dengan Niat Pedang yang jauh lebih panjang dari sebelumnya
Jangkauan serangan pria paruh baya tersebut juga menjadi jauh lebih luas
Pertempuran pun kembali terjadi
Ming An yang dalam momentum tinggi terus-menerus melemparkan serangan dengan sangat cepat, sehingga membuat kelima siluman tersebut kesulitan
Di sisi lain, kelima siluman penuh dengan keraguan sekaligus ketakutan, karena manusia yang menjadi lawan mereka sangat tidak biasa
Secara umum, salah satu dari mereka sudah cukup untuk bertarung dengan seorang Pendekar Suci dalam waktu yang lama
Bahkan di sebagian besar kasus, para pendekar hanya akan memilih mundur saat pertarungan satu lawan satu melawan siluman
Karena selain keunggulan para siluman dalam pertahanan
Sifat haus darah dan tak kenal takut para siluman membuat para pendekar akan berpikir dua kali untuk bertarung habis-habisan dengan para siluman
Namun situasi saat ini benar-benar berbeda dengan harapan kelima siluman tersebut
Karen selain manusia yang menjadi lawan mereka tidak mundur, kekuatannya juga benar-benar sangat kuat
Bahkan dalam pertempuran lima lawan satu, keempat siluman memiliki ilusi bahwa mereka tidak akan bisa menang
__ADS_1
Apalagi setelah kehilangan bantuan serangan udara dari Harimau Langit, perasaan tersebut semakin terasa nyata yang membuat mereka menjadi gelisah
...