Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Pertempuran V


__ADS_3

Yu Lian tidak menjawab, namun bagi Pemimpin Pasukan, hal tersebut sudah lebih dari cukup baginya untuk membuat keputusan


Pria tua tersebut melirik kapten tim pengintai dan berkata "Kapten, bersiaplah mengevakusi pasukan sebanyak mungkin setelah tekanan ini menghilang "


"Baik, Pemimpin" Kapten tim menjawab dengan hormat


Pemimpin Pasukan mengangguk dan menarik nafas dalam-dalam


Setelah menghembuskannya dengan keras, pria tua itu melemparkan beberapa pil ke dalam mulutnya dan bergumam "Baiklah, ayo lakukan"


Pemimpin Pasukan kemudian menyatukan kedua tangan sambil mengalirkan tenaga dalam ke seluruh tubuhnya


Momentum pria tua tersebut seketika meningkatkan pesat dan bertabrakan dengan tekanan para siluman secara tak kasat mata


Namun seolah belum cukup, pria tua tersebut menggertakkan giginya sambil melepaskan tenaga dalam yang jauh lebih besar, sehingga membuat urat-urat di kepalanya menonjol dan berkeringat


Akan tetapi meskipun demikian, usaha pria tua tersebut tidak sia-sia, karena setelah ia melakukan tindakan tersebut


Seketika tekanan para siluman menghilang dalam radius 50 meter dengan pria tua tersebut sebagai pusatnya


Zhou Yu menaikan alisnya sambil berdecak kagum setelah mengetahui hal tersebut, meskipun jaraknya cukup kecil, tapi bisa menahan aura yang dilepaskan lima siluman sekaligus bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan oleh sembarang orang


Namun berbeda dengan kekaguman Zhou Yu


Pemimpin Pasukan justru tersenyum pahit dan bergumam pada dirinya sendiri "Apakah ini batasku ?"


Meskipun ia sudah mengharapkan tentang penurunan kemampuannya, namun Pemimpin Pasukan tidak pernah membayangkan akan sejauh ini


***

__ADS_1


Tindakan yang dilakukan Pemimpin Pasukan segera menarik perhatian Serigala Perak yang paling sensitif


Serigala tersebut kemudian melolong dan bersiap menyerang pria tua tersebut


Namun sebelum serigala tersebut berhasil menjauh dari medan pertempuran


Sebuah cahaya pedang menghantamnya dengan keras, sehingga membuat serigala tersebut melolong dengan sedih


"Apa yang mereka coba lakukan ?" Ming An mengerutkan kening, setelah berhasil menghentikan tindakan Serigala Perak


Meskipun menghadapi serangan bertubi-tubi dari para siluman, namun Ming An masih berusaha membagi konsentrasi untuk Zhou Yu dan Yu Lian, sehingga ia segera menemukan tindakan yang dilakukan oleh Pemimpin Pasukan


"Aku tidak tahu apa yang mereka lakukan, tapi sepertinya aku tidak bisa membuang waktu lagi" Ming An bergumam pelan sambil melesat ke arah para siluman


Melihat tindakan pria paruh baya tersebut, para siluman segera membalas dengan melemparkan serangan mereka seperti sebelumnya


Namun dihadapkan dengan serangan berbagai unsur dari para siluman tersebut


Dengan aliran tenaga dalam yang jauh lebih besar, Niat Pedang pria paruh baya tersebut tiba-tiba memanjang sampai 4 meter panjangnya


Pria paruh baya tersebut kemudian mempercepat langkahnya sambil melakukan gerakan memotong ke arah serangan berbagai unsur tadi


Gerakan Ming An sangat cepat, sehingga hanya dalam satu tarikan nafas, pria paruh baya tersebut sudah melewati kepungan berbagai serangan tadi


Sementara itu, setelah dilalui oleh Ming An, empat serangan tadi terpotong dan terlempar ke berbagai arah


Meskipun dampaknya menjadi jauh lebih kecil karena terpotong dua


Namun ketika serangan yang terlempar itu mengenai para Siluman Tingkat Rendah yang tidak beruntung

__ADS_1


Para siluman tersebut langsung terluka parah dan bahkan mati


***


Ming An mengayunkan pedangnya ke arah para siluman


Dengan Niat Pedang yang jauh lebih panjang dari sebelumnya


Jangkauan serangan pria paruh baya tersebut juga menjadi jauh lebih luas


Pertempuran pun kembali terjadi


Ming An yang dalam momentum tinggi terus-menerus melemparkan serangan dengan sangat cepat, sehingga membuat kelima siluman tersebut kesulitan


Di sisi lain, kelima siluman penuh dengan keraguan sekaligus ketakutan, karena manusia yang menjadi lawan mereka sangat tidak biasa


Secara umum, salah satu dari mereka sudah cukup untuk bertarung dengan seorang Pendekar Suci dalam waktu yang lama


Bahkan di sebagian besar kasus, para pendekar hanya akan memilih mundur saat pertarungan satu lawan satu melawan siluman


Karena selain keunggulan para siluman dalam pertahanan


Sifat haus darah dan tak kenal takut para siluman membuat para pendekar akan berpikir dua kali untuk bertarung habis-habisan dengan para siluman


Namun situasi saat ini benar-benar berbeda dengan harapan kelima siluman tersebut


Karen selain manusia yang menjadi lawan mereka tidak mundur, kekuatannya juga benar-benar sangat kuat


Bahkan dalam pertempuran lima lawan satu, keempat siluman memiliki ilusi bahwa mereka tidak akan bisa menang

__ADS_1


Apalagi setelah kehilangan bantuan serangan udara dari Harimau Langit, perasaan tersebut semakin terasa nyata yang membuat mereka menjadi gelisah


...


__ADS_2