
Melihat kemunculan Singa Berkepala Dua, Pemimpin Pasukan berkata dengan eksepsi khawatir di wajahnya "Aku khawatir tetua Yan berada dalam masalah"
Sebelumnya ketika bertarung melawan siluman Kera Emas, Pemimpin Pasukan juga sempat melihat pertempuran antara Pendekar Pedang Api dengan Singa Berkepala Dua
Namun untuk beberapa alasan, Pendekar Pedang Api tiba-tiba menggeser pertempurannya keluar dari dalam perkemahan tim medis menuju kedalam hutan
Pemimpin Pasukan pada awalnya berniat meminta seseorang untuk mengikuti pria paruh baya tersebut karena khawatir dengan keselamatannya
Tapi karena pertempuran semakin intens dan tidak ada Pendekar Tingkat Tinggi yang menganggur, Pemimpin Pasukan hanya bisa menghela nafas dan menyerahkan semuanya kepada Pendekar Pedang Api
Namun melihat kemunculan Singa Berkepala Dua saat ini, Pemimpin Pasukan tiba-tiba menyesal telah membuat keputusan tersebut
***
Ming An tentunya tidak mengetahui perasaan menganggu yang melanda Pemimpin Pasukan
Tatapannya tertuju ke arah Singa Berkepala Dua yang baru saja muncul
Ming An kemudian menaikan alisnya dengan heran, ketika melihat siluman tersebut dipenuhi luka disekujur tubuhnya
"Sepertinya serangan tadi juga sebuah kebetulan " Ming An bergumam pelan saat merasakan momentum siluman tersebut sangat tidak stabil
Tatapan pria paruh baya tersebut kemudian menyapu ke arah para Siluman Tingkat Rendah dan Menengah lainnya, sehingga membuat para siluman tersebut terlihat gemetar dengan mata ketakutan
Meskipun mereka memiliki sifat liar dan haus darah yang terukir ke dalam tulang, namun bukan berarti para siluman tersebut bodoh dan tidak takut mati
Karena itu, ketika merasakan tatapan manusia yang berhasil membunuh 70% saudara-saudara mereka hanya dengan sebuah jurus
Para siluman tersebut merasakan ketakutan yang belum pernah terjadi sebelumnya
Melihat hal tersebut, Ming An tersenyum dan bergumam "Dengan begitu, aku tidak lagi khawatir "
***
"Sepertinya sekaranglah saatnya kita bergabung dalam pertempuran ini, Yu'er " Yu Lian berkata setelah melihat jumlah dan momentum para siluman yang menurun drastis
"Baik " Zhou Yu menjawab dan menarik pedangnya
Namun sebelum keduanya bergabung dalam pertempuran, Yu Lian mengalihkan perhatiannya ke arah Pemimpin Pasukan dan berkata "Sekaranglah saatnya, senior "
"Aku mengerti " Pemimpin Pasukan mengangguk dan segera memerintahkan kapten tim pengintai untuk melakukan evakuasi
Setelah melakukan itu, Pemimpin Pasukan kemudian melompat bersama dengan Zhou Yu dan Yu Lian
Namun kondisi para pendekar masih belum membaik dan kemampuan bertarung mereka juga belum kembali seperti sebelumnya, sehingga jika tidak ada yang melawan para siluman tersebut, Ming An tidak memiliki kepastian untuk membuat para siluman tersebut tidak menyerang lagi, kecuali membunuh para siluman tersebut
Tapi dengan kemunculan Singa Berkepala Dua yang membuat kekuatan Siluman Tingkat Tinggi meningkat
Pria paruh baya tersebut tidak bisa kembali berurusan dengan para siluman lainnya, kecuali mengeluarkan jurus dengan kerusakan besar seperti tadi
***
"Bahkan jika guru membunuh banyak siluman, siluman yang tersisa masih sangat banyak untuk kami bertiga " Zhou Yu bergumam saat berhadapan dengan para siluman
Sebagai seorang Pendekar Raja, secara umum pemuda bertopeng tersebut hanya bisa bertarung dengan seekor Siluman Tingkat Menengah
__ADS_1
Namun karena para siluman tersebut ketakutan dan kehilangan semangat bertarung, sehingga membuat pemuda bertopeng tersebut bisa menangani 3-4 siluman sekaligus
Akan tetapi meskipun demikian, pemuda bertopeng tersebut tidak memiliki keuntungan karena jumlah siluman yang dihadapinya jauh lebih banyak dari jumlah yang bisa ia tangani
Terlepas dari bagaimana Pemimpin Pasukan dan Yu Lian berusaha menarik para siluman sebanyak mungkin ke arah mereka, namun hal tersebut tidak banyak membantu Zhou Yu
Zhou Yu melompat mundur, namun baru saja kakinya menginjak tanah
Seekor serigala melompat ke arahnya dengan mulut terbuka
Melihat hal tersebut, Zhou Yu segera membanting tubuhnya ke tanah dan berhasil menghindari serangan tersebut
Namun meskipun demikian, pemuda bertopeng tersebut masih belum keluar dari bahaya, karena seekor macan tutul sedang berlari ke arahnya dengan kecepatan tinggi
Zhou Yu yang dalam posisi canggung tidak mampu untuk menghindar, sehingga ia mengalirkan tenaga dalamnya dan bersiap untuk serangan macan tutul tersebut
Tapi tepat ketika Zhou Yu bersiap untuk menahan serangan macan tutul tersebut
Sebuah bilah angin tiba-tiba terbang dan menghantam macan tutul tersebut, sehingga membuat tubuh macan tutul terbelah menjadi dua
Zhou Yu mengangkat tangan dan melindungi wajahnya dari cipratan darah
"Jangan terjerat dengan siluman-siluman ini anak muda, berusaha lah menghindari kelompok siluman sebanyak mungkin dan habisi para siluman tunggal itu " Suara Pemimpin Pasukan tiba-tiba memasuki telinga Zhou Yu, sehingga membuat pemuda bertopeng tersebut segera bangkit dan menjawab
"Baik "
Namun sebuah momentum yang sangat kuat tiba-tiba muncul yang membuat pemuda bertopeng tersebut segera berhenti sambil mengalihkan perhatiannya ke arah Ming An dan Keenam Siluman Tingkat Tinggi
...
Melihat kemunculan Singa Berkepala Dua, Pemimpin Pasukan berkata dengan eksepsi khawatir di wajahnya "Aku khawatir tetua Yan berada dalam masalah"
Sebelumnya ketika bertarung melawan siluman Kera Emas, Pemimpin Pasukan juga sempat melihat pertempuran antara Pendekar Pedang Api dengan Singa Berkepala Dua
Namun untuk beberapa alasan, Pendekar Pedang Api tiba-tiba menggeser pertempurannya keluar dari dalam perkemahan tim medis menuju kedalam hutan
Pemimpin Pasukan pada awalnya berniat meminta seseorang untuk mengikuti pria paruh baya tersebut karena khawatir dengan keselamatannya
Tapi karena pertempuran semakin intens dan tidak ada Pendekar Tingkat Tinggi yang menganggur, Pemimpin Pasukan hanya bisa menghela nafas dan menyerahkan semuanya kepada Pendekar Pedang Api
Namun melihat kemunculan Singa Berkepala Dua saat ini, Pemimpin Pasukan tiba-tiba menyesal telah membuat keputusan tersebut
***
Ming An tentunya tidak mengetahui perasaan menganggu yang melanda Pemimpin Pasukan
Tatapannya tertuju ke arah Singa Berkepala Dua yang baru saja muncul
Ming An kemudian menaikan alisnya dengan heran, ketika melihat siluman tersebut dipenuhi luka disekujur tubuhnya
"Sepertinya serangan tadi juga sebuah kebetulan " Ming An bergumam pelan saat merasakan momentum siluman tersebut sangat tidak stabil
Tatapan pria paruh baya tersebut kemudian menyapu ke arah para Siluman Tingkat Rendah dan Menengah lainnya, sehingga membuat para siluman tersebut terlihat gemetar dengan mata ketakutan
Meskipun mereka memiliki sifat liar dan haus darah yang terukir ke dalam tulang, namun bukan berarti para siluman tersebut bodoh dan tidak takut mati
__ADS_1
Karena itu, ketika merasakan tatapan manusia yang berhasil membunuh 70% saudara-saudara mereka hanya dengan sebuah jurus
Para siluman tersebut merasakan ketakutan yang belum pernah terjadi sebelumnya
Melihat hal tersebut, Ming An tersenyum dan bergumam "Dengan begitu, aku tidak lagi khawatir "
***
"Sepertinya sekaranglah saatnya kita bergabung dalam pertempuran ini, Yu'er " Yu Lian berkata setelah melihat jumlah dan momentum para siluman yang menurun drastis
"Baik " Zhou Yu menjawab dan menarik pedangnya
Namun sebelum keduanya bergabung dalam pertempuran, Yu Lian mengalihkan perhatiannya ke arah Pemimpin Pasukan dan berkata "Sekaranglah saatnya, senior "
"Aku mengerti " Pemimpin Pasukan mengangguk dan segera memerintahkan kapten tim pengintai untuk melakukan evakuasi
Setelah melakukan itu, Pemimpin Pasukan kemudian melompat bersama dengan Zhou Yu dan Yu Lian
Namun kondisi para pendekar masih belum membaik dan kemampuan bertarung mereka juga belum kembali seperti sebelumnya, sehingga jika tidak ada yang melawan para siluman tersebut, Ming An tidak memiliki kepastian untuk membuat para siluman tersebut tidak menyerang lagi, kecuali membunuh para siluman tersebut
Tapi dengan kemunculan Singa Berkepala Dua yang membuat kekuatan Siluman Tingkat Tinggi meningkat
Pria paruh baya tersebut tidak bisa kembali berurusan dengan para siluman lainnya, kecuali mengeluarkan jurus dengan kerusakan besar seperti tadi
***
"Bahkan jika guru membunuh banyak siluman, siluman yang tersisa masih sangat banyak untuk kami bertiga " Zhou Yu bergumam saat berhadapan dengan para siluman
Sebagai seorang Pendekar Raja, secara umum pemuda bertopeng tersebut hanya bisa bertarung dengan seekor Siluman Tingkat Menengah
Namun karena para siluman tersebut ketakutan dan kehilangan semangat bertarung, sehingga membuat pemuda bertopeng tersebut bisa menangani 3-4 siluman sekaligus
Akan tetapi meskipun demikian, pemuda bertopeng tersebut tidak memiliki keuntungan karena jumlah siluman yang dihadapinya jauh lebih banyak dari jumlah yang bisa ia tangani
Terlepas dari bagaimana Pemimpin Pasukan dan Yu Lian berusaha menarik para siluman sebanyak mungkin ke arah mereka, namun hal tersebut tidak banyak membantu Zhou Yu
Zhou Yu melompat mundur, namun baru saja kakinya menginjak tanah
Seekor serigala melompat ke arahnya dengan mulut terbuka
Melihat hal tersebut, Zhou Yu segera membanting tubuhnya ke tanah dan berhasil menghindari serangan tersebut
Namun meskipun demikian, pemuda bertopeng tersebut masih belum keluar dari bahaya, karena seekor macan tutul sedang berlari ke arahnya dengan kecepatan tinggi
Zhou Yu yang dalam posisi canggung tidak mampu untuk menghindar, sehingga ia mengalirkan tenaga dalamnya dan bersiap untuk serangan macan tutul tersebut
Tapi tepat ketika Zhou Yu bersiap untuk menahan serangan macan tutul tersebut
Sebuah bilah angin tiba-tiba terbang dan menghantam macan tutul tersebut, sehingga membuat tubuh macan tutul terbelah menjadi dua
Zhou Yu mengangkat tangan dan melindungi wajahnya dari cipratan darah
"Jangan terjerat dengan siluman-siluman ini anak muda, berusaha lah menghindari kelompok siluman sebanyak mungkin dan habisi para siluman tunggal itu " Suara Pemimpin Pasukan tiba-tiba memasuki telinga Zhou Yu, sehingga membuat pemuda bertopeng tersebut segera bangkit dan menjawab
"Baik "
__ADS_1
Namun sebuah momentum yang sangat kuat tiba-tiba muncul yang membuat pemuda bertopeng tersebut segera berhenti sambil mengalihkan perhatiannya ke arah Ming An dan Keenam Siluman Tingkat Tinggi
...