
Ketika memandang Elang Putih tersebut, Zhou Yu tidak bisa tidak menghela nafas untuk keajaiban takdir
Sebelumnya ketika Zhou Yu kehilangan kendali atas tubuhnya satu tahun lalu, pemuda bertopeng tersebut sempat memasukan kembali Elang Putih tersebut ke dalam Cincin Ruang, sebelum akhirnya Cincin Ruang tersebut tersegel
Namun ketika segel Cincin Ruang tersebut terlepas, Zhou Yu tidak mengingat sama sekali keberadaan Elang Putih yang membuat pemuda bertopeng tersebut harus melalui danau dan bertemu dengan Buaya Raksasa
Jika bukan karena Zhou Yu mengeluh karena perjalanan terlalu lama dan Yang Ye mengingatkannya tentang keberadaan Elang Putih yang selalu tertidur di suatu tempat di dalam Cincin Ruang
Pemuda bertopeng tersebut kemungkinan besar akan terus melupakannya yang membuat perjalanan akan menjadi jauh lebih lama
Karena dengan kecepatan Elang Putih sekalipun, Zhou Yu membutuhkan waktu tidak kurang dari satu bulan untuk sampai ke Kota Shen
***
Zhou Yu memasuki tenda yang berdiri di samping Elang Putih
Di dalamnya terlihat Xu Wendao dan Dai Li sedang duduk di dekat perapian
Melihat kedatangan Zhou Yu, Dai Li bertanya situasinya
Zhou Yu menjawab dengan mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja
Ia kemudian mengalihkan pandangannya ke arah Xu Wendao dan berkata "Saudara Xu, mohon maafkan aku sebelumnya, tapi sepertinya aku tidak bisa menepati janjiku kepada kakekmu "
__ADS_1
Pemuda bertopeng tersebut kemudian menjelaskan bahwa dirinya saat ini sedang terburu-buru menuju medan perang, karena perlu mengkonfirmasi informasi yang didapatkannya dengan sangat mendesak
Pemuda bertopeng tersebut kemudian memberikan dua pilihan kepada Xu Wendao
"Pilihan pertama, saudara Xu menuju ibukota tanpa diriku, tentunya akan ada orang yang aku atur untuk menunjukkan jalan kepada anda "
"Sementara pilihan kedua, saudara Xu akan mengikutiku menuju medan perang, karena menurut informasi yang aku dapatkan, keluarga anda juga telah mengirimkan pasukannya ke sana "
Xu Wendao terdiam setelah mendengar pilihan yang diberikan Zhou Yu
Sejujurnya ia tidak pernah ingin bertemu keluarga dari pihak ibunya sama sekali
Karena meskipun ia selalu mendengarkan kakeknya bercerita tentang seberapa besar dan hebatnya keluarga tersebut
Namun ia tidak pernah merasakan sedikitpun cinta atau kasih sayang dari keluarga ibunya itu yang membuat dirinya tidak merasakan adanya ikatan antara dirinya dan mereka
Jika bukan karena keinginan kakeknya yang berharap dirinya bisa membuktikan diri kepada keluarga ibunya itu, Xu Wendao benar-benar tidak ingin meninggalkan Kota Henan dan pergi menuju ibukota hanya untuk mengunjungi keluarga tersebut
Xu Wendao menarik nafas, setelah memikirkannya sejenak, ia dengan tegas memilih pilihan kedua, karena dirinya sendiri merasa belum siap bertemu dengan keluarga ibunya itu
Zhou Yu mengangguk tanpa komentar dengan pilihan pemuda tersebut, tatapannya kemudian beralih kepada Dai Li dan berkata
"Saudara Dai, sepertinya kita akan menunda rencana perjalanan kita selanjutnya "
__ADS_1
"Apakah saudara Zhou tidak akan membawaku ?" Dai Li bertanya dengan pelan
Zhou Yu mengangguk dan menjawab "Saat ini situasi di sana penuh dengan ketidakpastian, aku sendiri ragu untuk bisa melindungi diriku sendiri "
Dai Li terdiam kemudian mengangguk, meskipun sedikit kecewa, ia tahu cara mengukur berat badannya sendiri
Meskipun ia tidak pernah melihat ataupun mengetahui sesuatu yang digambarkan Zhou Yu tentang medan perang, namun ketika melihat Zhou Yu yang biasanya selalu tenang dalam menghadapi setiap situasi terlihat gugup dan berhati-hati, ia bisa membayangkan seberapa besar bahaya yang ada di sana
Zhou Yu menghela nafas lega setelah mendapatkan pengertian pemuda tersebut
Sejujurnya ia sendiri merasa bersalah untuk meninggalkan pemuda tersebut, karena bagaimanapun Dai Li meninggalkan rumah yang telah dirinya tinggali selama bertahun-tahun karena ajakannya
Namun saat ini, dengan informasi yang baru saja ia dapatkan, Zhou Yu sendiri tidak yakin bisa melindungi dirinya sendiri, apalagi jika ditambah keselamatan Dai Li
Sementara itu, alasan ia masih berani membawa Xu Wendao, karena pemuda tersebut cukup akrab dengan ilmu silat dan memiliki beberapa trik di lengan bajunya
Meskipun kemampuannya sangat tidak signifikan ketika di tempatkan di medan perang, tapi setidaknya pemuda tersebut memiliki kemampuan untuk menyelamatkan nyawanya sendiri ketika berada dalam bahaya
Zhou Yu kemudian menepuk bahu Dai Li dan kembali buka suara "Sebenarnya saudara Dai tidak perlu kecewa, aku telah menyiapkan tempat yang nyaman untuk anda. Di sana Anda bisa berlatih dengan ketenangan pikiran dan jika ilmu silat anda berkembang pesat, saudara Dai bisa menyusul ku ke medan perang"
Wajah Dai Li menjadi cerah setelah mendengar pernyataan Zhou Yu, meskipun ia tidak tahu pada tingkat berapa ia bisa melindungi dirinya sendiri
Namun selama beberapa bulan terakhir, Zhou Yu terus memuji penampilannya dan mengatakan bahwa dirinya telah memasuki jajaran seorang Pendekar Kelas Tiga
__ADS_1
Meskipun baru mempelajari satu jurus tingkat rendah, namun berkat jurus tersebut ia bisa mengendalikan setiap kekuatan yang ada di dalam dirinya dengan lebih baik dan membuatnya yakin bahwa tidak akan lama lagi ia bisa melindungi dirinya sendiri tanpa harus bergantung kepada Zhou Yu
...