
"Gelombang siluman ?!" Zhou Yu mengerutkan keningnya dan berkata kepada dirinya sendiri "Sebelumnya banyak perkemahan dikosongkan, lalu para pendekar secara aktif mendatangi desa lagi untuk meminta para penduduk mengungsi, kemudian gelombang siluman menyerang kota dan para pendekar tidak bisa berbuat apa-apa, apa yang sebenarnya terjadi setengah tahun terakhir ?"
***
"Apakah nenek baik-baik saja, saudara Zhou ?" Wan'er langsung bertanya setelah diijinkan kembali memasuki ruangan
Namun sebelum pemuda bertopeng tersebut menjawab, Nenek Wan'er sudah terlebih dahulu membuka suara "Nenek baik-baik saja dan nenek pasti akan segera sembuh, jadi nenek harap Wan'er jangan memasuki hutan lagi, mengerti ?"
Disisi lain, Gadis kecil tersebut mengabaikan kalimat terakhir neneknya itu dan bertanya ke arah Zhou Yu "Benarkah itu saudara Zhou ?"
"Itu benar " Zhou Yu menjawab sambil mengangguk
Mendengar hal tersebut, senyum Wan'er semakin lebar dan berkata dengan bahagia "Terima kasih saudara Zhou "
Zhou Yu mengangguk sambil mengelus kepala gadis kecil tersebut sebelum mengalihkan perhatiannya ke arah Nenek Wan'er dan berkata "Senior, aku pikir sebaiknya anda dan Wan'er ikut bersamaku "
"Meskipun tidak begitu jelas tentang situasi di dunia persilatan, tapi aku yakin bisa memberikan kalian tempat yang jauh lebih aman dibandingkan dengan disini "
"Ini..." Wanita tua tersebut terlihat ragu-ragu
"Setidaknya pikirkanlah Wan'er, senior " Zhou Yu menyela wanita tua tersebut sebelum ego pendekarnya kembali keluar dan berkata "Dia masih terlalu muda untuk menghadapi segalanya "
Wanita tua tersebut kesulitan menjawab, ia kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah Wan'er
__ADS_1
Melihat penampilan gadis kecil tersebut, matanya langsung melembut
Wanita tua tersebut kemudian menghela nafas dan berkata kepada Zhou Yu "Maaf merepotkanmu lagi kalo begitu"
"Aku senang bisa membantu, senior " Zhou Yu menjawab sambil tersenyum
Keduanya kemudian berdiskusi sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan dua hari kemudian
Selain beristirahat, Zhou Yu sengaja mengambil jeda untuk kembali memberikan perawatan kepada Nenek Wan'er supaya tubuhnya menjadi lebih baik dan bertenaga
Disisi lain, Nenek Wan'er juga setuju, meskipun tidak mungkin untuk kembali ke masa puncaknya, tapi setelah mendapatkan perawatan
Wanita tua tersebut yakin dirinya akan lebih baik dari saat ini dalam dua hari ke depan
***
Tepatnya di kota Shen yang kini merupakan salah satu kota besar dan menjadi arus utama di Kekaisaran Song
Seorang pemuda terlihat sedang berjalan di antara kerumunan dengan tenang
Pemuda tersebut terlihat sangat muda, di lihat dari wajahnya, paling banyak usianya hanyalah sekitar 18 tahunan
Namun meskipun demikian, keberadaan pemuda tersebut menarik perhatian banyak orang
__ADS_1
Selain karena penampilannya yang tidak biasa, pedang yang ada di pundaknya juga terlihat mencolok sehingga membuat orang-orang tidak berani mengabaikannya
Disisi lain, pemuda tersebut tetap acuh tak acuh merasakan banyak pasang mata yang mengintipnya
Setelah beberapa saat, pemuda tersebut kemudian berhenti tepat di depan sebuah bangunan yang sangat besar
Dilihat dari ukurannya, bangunan tersebut mungkin merupakan bangunan paling besar dan paling megah di kota Shen
Melihat papan dengan tulisan Penginapan Lotus Putih yang sangat mencolok di atasnya, pemuda tersebut tidak bisa menahan senyum
Tepat ketika pemuda tersebut tengah melamun, sebuah tangan tiba-tiba terulur dan menepuk pundaknya
"Kebetulan sekali kau di sini saudara Lei "
Pemuda yang dipanggil saudara Lei terbangun dan menatap ke arah pemuda yang baru saja berbicara "Kau mengejutkanku "
Pemuda tersebut mengabaikan ucapannya dan justru berkata "Bibi Zhou memanggilmu "
"Apa yang terjadi ?" Lei Jun langsung berubah serius
Namun pemuda tersebut mengangkat bahu sambil menggelengkan kepalanya dan menjawab "Entahlah, Bibi Zhou tidak menjelaskan apapun, tapi mungkin ini terkait dengan Tuan Muda"
"Terkait dengan saudara Zhou ?" Lei Jun tertegun sebelum menepuk bahu pemuda dihadapannya dan berkata dengan cepat "Terima kasih atas informasinya, aku pergi dulu "
__ADS_1
...