
Melihat bola api raksasa yang terbang ke arahnya, wajah pemuda tersebut langsung berubah
Ia kemudian melompat dari siluman yang ditungganginya dan berjalan beberapa langkah sambil melemparkan sebuah jurus dari Perubahan Jenis Air
Kedua jurus bertabrakan dan menciptakan gelombang kejut yang sangat besar, sehingga memaksa pemuda tersebut kembali ke posisi sebelumnya
Pemuda tersebut kemudian menstabilkan tubuhnya dengan dibantu rekan-rekannya
Setelah tubuhnya kembali stabil, pemuda tersebut mengedarkan pandangannya sambil berteriak "Siapa disana ?! "
"Ini aku..."
***
Pemuda tersebut menarik nafas dingin secara diam-diam setelah melihat pemilik suara yang membalasnya tadi
Mengingat perasaan saat jurus keduanya bertabrakan
Pemuda tersebut masih tidak menyangka bahwa bola api yang memaksanya mundur berasal dari seorang pemuda yang terlihat beberapa tahun lebih muda dari pada dirinya
Pemuda tersebut kemudian menarik nafas panjang dan berkata dengan suara dalam "Menyerang secara diam-diam, hanya seorang pengecut yang menggunakan cara tercela seperti itu "
Disisi lain, setelah mendengar pernyataan tersebut, Zhou Yu menggelengkan kepalanya dan berkata "Aku tidak menyerangmu secara diam-diam, aku hanya terlalu muak dengan kalimat-kalimat mu yang menggelikan itu, sampai-sampai aku kehilangan kendali dan melemparkan serangan sebelum sempat menunjukkan diriku "
Setelah mengatakan itu, Zhou Yu melepaskan momentum yang sangat besar, sehingga membuat wajah pemuda tadi semakin serius
Bahkan Yu Lian pun sampai menaikan alisnya setelah merasakan momentum pemuda bertopeng tersebut
Disisi lain, pemuda tadi kembali menarik nafas panjang secara diam-diam dan berkata "Siapa kau sebenarnya ?"
Namun sebelum Zhou Yu bisa menjawab, pemuda tadi tertegun sebelum kemudian bereaksi "Tunggu dulu..."
__ADS_1
"Muda, bertopeng dan mempunyai ilmu silat yang sangat tinggi, apa kau murid Pendekar Pedang Kembar Ilusi, Zhou Yu ?!" Sambung pemuda tersebut sambil menahan nafas
"Itu aku " Zhou Yu menjawab dan mengangguk dengan tenang, namun berhasil membuat pemuda tadi lagi-lagi menarik nafas dingin
"Kekuatannya lebih besar dari pada yang dirumorkan, bagaimana bisa ?!" Pemuda tersebut berkata dalam hati setelah mendengar konfirmasi dari Zhou Yu
Meskipun organisasi Pemerintah Surga tidak mendapatkan informasi yang akurat tentang kekuatan Zhou Yu karena semua pendekar utusannya terbunuh
Namun kejadian tersebut terlalu besar
Ditambah dengan adanya Sekte-sekte Kecil yang bergabung dengan Sekte Pedang Kembar
Aksi Zhou Yu dalam pertempuran tersebut tidak bisa disembunyikan dari seluruh dunia persilatan
Karena itu, setelah berita kemenangan Sekte Pedang Kembar menyebar
Berita tentang aksi dan kehebatan pemuda bertopeng tersebut juga ikut muncul kepermukaan yang menarik perhatian seluruh dunia persilatan, termasuk organisasi paling misterius seperti Pemerintah Surga
Sebagian besar orang di dalam Pemerintah Surga, termasuk pemuda yang berhadapan dengan Zhou Yu saat ini berpikir bahwa rumor tentang kekuatan Zhou Yu sengaja dilebih-lebihkan supaya membuat pamor Sekte Pedang Kembar meningkat dan menarik minat Sekte-sekte Kecil yang masih kebingungan dalam memilih sekutu
Namun yang tidak pernah pemuda tersebut harapkan, bukan saja rumor tentang Zhou Yu sengaja dilebih-lebihkan
Tapi rumor tersebut jauh dari cukup untuk menggambarkan kekuatan pemuda bertopeng tersebut yang membuatnya terkejut dan tidak percaya
***
"Sangat bagus, aku tidak menduga akan bertemu dengan orang sepertimu di tempat yang sepi ini " Pemuda tersebut berkata setelah berhasil menenangkan keterkejutan
"Kau terlalu banyak bicara " Zhou Yu membalas dengan datar
Mendengar pernyataan tersebut, pemuda tadi mengepalkan tangannya dengan keras, sehingga membuat kuku-kukunya menebus telapak tangan
__ADS_1
Namun meskipun demikian, ia tidak menunjukkan tanda-tanda menyerang
Pemuda tersebut menatap Zhou Yu dengan tajam dan berkata "Aku tidak datang kesini untuk bertarung denganmu ataupun dengan orang-orang disampingmu "
"Yang akan bertarung dengan kalian adalah mereka " Sambung pemuda tersebut sambil melirik para siluman di belakangnya
Seolah memahami maksud pemuda tersebut, para siluman langsung mengaum dan melepaskan niat membunuh ke arah para pendekar, sehingga membuat pemuda tersebut tersenyum lebar
Pemuda tersebut kemudian kembali mengalihkan perhatiannya ke arah Zhou Yu dan berkata "Kedatanganku kemari sebenarnya adalah untuk memberitahu kalian satu hal "
"Bahwasanya Kami, Pemerintah Surga menyatakan perang terbuka terhadap seluruh kekuatan di dunia persilatan "
"Baik itu Aliran Putih, Hitam, ataupun Netral, Pemerintah Surga siap menghancurkan semua kekuatan itu secara bersamaan "
"Namun sebelum itu, untuk menghindari hal-hal yang kecil yang mengganggu dan menjadikan perang ini perang yang layak di catat sejarah sebagai perang terbesar selama ratusan tahun terakhir "
"Kami akan melakukan pembersihan besar-besaran supaya saat perang besar itu terjadi, tidak ada udang kecil yang ikut berperang di sana " Tutup pemuda tersebut dengan nada arogan
Pemuda tersebut kemudian melirik Zhou Yu sambil tersenyum sinis dan berkata "Aku akui kemampuanmu cukup mengejutkan, tapi tanpa adanya Pendekar Pedang Kembar Ilusi, apakah kau sanggup menggantikan perannya dan membawa sekte ini sampai ke perang besar itu masih perlu dipertanyakan "
"Jadi berjuanglah " Sambung pemuda tersebut dengan nada mengejek
Disisi lain, Zhou Yu menatap pemuda tersebut dengan acuh tak acuh sebelum berkata dengan datar "Pemerintah Surga, kalian bermain terlalu besar, kalian telah melibatkan terlalu banyak pihak, dan hal itu bukan sesuatu yang bisa kalian tanggung "
"Bisa atau tidak itu urusan kami " Pemuda tersebut mendengus dan berkata "Dibandingkan memikirkan hal itu, sebaiknya kau khawatir situasimu terlebih dahulu "
Setelah mengatakan itu, pemuda tersebut melirik Yu Lian yang masih terlihat acuh tak acuh
Namun sebelum ia bisa bersuara, pemuda tersebut tiba-tiba merasakan hawa dingin yang menusuk tulangnya, sehingga membuat pemuda tersebut buru-buru berbalik dan pergi bersama rekan-rekannya
Melihat tindakan pemuda tersebut, Yu Lian menaikan alisnya sebelum melirik Zhou Yu sambil menahan senyum
__ADS_1
***