Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Chyou II


__ADS_3

Melihat pemilik suara tersebut. Wajah Chyou memucat


Wanita tersebut berusaha kembali berdiri, namun jurus yang digunakannya tadi menghabiskan terlalu banyak tenaga dalam, sehingga membuatnya sangat lemah


Melihat usaha Chyou. Pria tua yang tadi berbicara menyeringai dan berkata “Tidak perlu memaksakan dirimu. Meskipun cukup mengejutkan bahwa kau berhasil menguasai jurus itu dalam waktu singkat, tapi jurus itu masih terlalu berat bagimu. Apalagi kau juga menggunakan Pedang Pusaka yang merupakan pasangannya “


“Pada awalnya aku berniat membunuhmu setelah berani mencuri Pedang Pusaka milikku. Tapi melihatmu bisa menguasai jurus itu dalam waktu singkat, aku berubah pikiran. Ayo kembalilah ke sekte bersamaku. Aku akan memberikanmu hadiah yang sangat besar yang tidak akan pernah kau pikirkan “ Sambung pria tua tersebut sambil mengulurkan tangannya


“Mimpi “ Chyou mendengus dan berkata “Aku lebih baik mati dari pada ikut bersamamu “


Mendengar pernyataan tersebut. Wajah pria tua tersebut menjadi buruk


“Jangan berlebihan, Chyou. Jangan lupa akulah yang merawat mu sejak kecil “ Pria tua tersebut berkata dengan dingin


“Dan Kaulah yang membunuh kedua orang tuaku “ Balas Chyou dengan nada yang tidak kalah dingin


Pria tua tersebut terdiam sebelum kemudian bertanya dengan nada rendah “Apakah ini keputusanmu ?”

__ADS_1


“Benar “ Chyou menjawab sambil berdiri dengan bantuan pedang di tangannya


Mendengar pernyataan tersebut. Pria tua itu menghela nafas


Meskipun berasal dari Aliran Hitam dan terkenal karena kekejamannya. Namun setelah menyaksikan Chyou tumbuh dengan mata kepalanya sendiri, bohong jika ia tidak memiliki kasih sayang terhadap wanita tersebut


Jika bukan karena Chyou tiba-tiba mengetahui tragedi yang menimpa keluarganya beberapa tahun silam yang akhirnya membuat wanita tersebut mencuri Pedang Pusaka dan kabur dari sekte. Ia bahkan berniat mewariskan mantelnya kepada muridnya itu


Namun meskipun demikian, ia tidak berniat menyesali tindakannya beberapa tahun silam. Ataupun memaafkan tindakan muridnya itu kali ini. Karena itu, setelah menghela nafas


Pria tua tersebut melesat ke arah Chyou sambil mengangkat tangannya


Meskipun ia sadar serangannya tidak akan membahayakan nyawa pria tua tersebut dan dendamnya tidak akan terbalaskan dengan kematiannya


Namun Chyou merasa perlu menunjukkan tekadnya kepada pria tua supaya ia mengetahui bahwa bahkan kelinci sekalipun akan melompat dan menggigit jika ia di paksa ke sudut


Akan tetapi tepat ketika jarak Chyou dan pria tua tersebut hanya terpisah beberapa meter. Sesuatu berwarna putih tiba-tiba berkelebat dan menghadang jalan pria tua tersebut

__ADS_1


***


Pria tua tersebut melompat dan mengambil jarak


Melihat pemuda bertopeng yang tiba-tiba muncul dihadapannya. Pria tua tersebut berkata dalam hati “Siapa dia ? penampilannya sangat muda. Tapi aku tidak merasakan keberadaannya sama sekali sebelumnya. Dan yang paling penting, aku merasakan bahaya yang sangat besar setelah dia muncul “


Pria tua tersebut kemudian menarik nafas dan bertanya dengan suara dalam “Siapa kau ? kenapa kau ikut campur dalam urusan kami ?"


Disisi lain, pemuda bertopeng yang tidak lain adalah Zhou Yu memberikan hormat dan menjawab “Maafkan aku karena mencampuri urusanmu senior. Tapi sebagai seorang pendekar, bukankah tidak pantas menyerang orang yang sudah tidak mempunyai kemampuan untuk melawan ?”


“Apa kau menghina kependekaranku ?” Pria tua tersebut bertanya dengan dingin


Zhou Yu menggelengkan kepalanya dan menjawab “Anda tahu aku tidak bermaksud begitu “


Pria tua tersebut mendengus dan berkata “Pergilah. Jika kau pergi sekarang aku masih bisa memaafkan mu, jika tidak. Jangan salahkan aku karena tidak sopan “


Mendengar pernyataan tersebut, Zhou Yu melirik Chyou dengan menggunakan sudut matanya, sebelum kembali mengalihkan perhatiannya ke arah pria tua tersebut dan berkata "Kalo begitu terpaksa aku harus menerima ketidaksopananmu, senior "

__ADS_1


***


__ADS_2