Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Keputusan


__ADS_3

Wajah pemimpin pasukan terlihat sepuluh tahun lebih tua dari sebelumnya setelah para pendekar yang lainnya meninggalkan ruangan tersebut


Ia kemudian memijat keningnya yang terasa sakit sambil bergumam dengan pelan "Mungkin aku memang terlalu lembut sebelumnya "


Sebenarnya semua yang terjadi bersamaan dengan konflik yang terus bermunculan di antara para pendekar tingkat tinggi tidak terlepas dari tanggung jawab sebagai pemimpin pasukan


Karena sedari awal, ia terlalu acuh tak acuh dan tidak terlalu memperhatikan konflik yang terjadi di antara para pendekar tersebut, sehingga membuat para pendekar itu menjadi sewenang-wenang dan tidak merasa takut terhadapnya, sebab merasa dilindungi oleh markas pusat


Meskipun pada kenyataannya, jika dirinya membunuh seluruh pendekar tersebut sekalipun, markas pusat tidak akan terlalu meminta pertanggungjawaban kepadanya, paling banyak ia hanya akan mendapatkan beberapa teguran dari para petinggi yang ada di sana


Karena sebagai pemimpin pasukan yang ditempatkan di salah satu bagian paling penting pasukan aliran putih


Pemimpin pasukan jelas bukan karakter yang sederhana


Meskipun penampilannya tidak cukup terkenal, tapi gelarnya sebagai Pendekar Tangan Besi sempat membuat geger dunia persilatan puluhan tahun silam dengan jurus-jurusnya yang terkenal tirani dan sulit dilawan


Jika bukan karena pria tua itu memutuskan untuk pensiun dari dunia persilatan dan mengasingkan diri di suatu tempat yang sangat jauh dan sulit untuk di jangkau

__ADS_1


Kemungkinan namanya akan semakin besar dan para pendekar tadi tidak akan ada yang berani meremehkannya


***


Lamunan pria tua tersebut buyar ketika mendengar ketukan berirama yang keluar dari tabrakan alas kaki dan lantai ruangan tersebut


Melihat seorang wanita cantik dengan wajah dingin yang berjalan ke arahnya


Pria tua tersebut tersenyum ringan dan menyambutnya


Mendapat sambutan pria tua tersebut, wanita cantik itu mengangguk dan bertanya "Ada apa anda memanggilku senior ?"


Wanita cantik tersebut mendengar setiap kalimat pria tua itu dengan cermat


Ketika mendengar bahwa beberapa pendekar tingkat tinggi yang berada di tim pelindung berniat membuat rencana pelarian yang mengorbankan tim medis dengan kemampuan rendah demi mengulur waktu untuk tim medis tingkat tinggi melarikan diri, alis wanita cantik tersebut terlihat berkerut, tapi ia tidak mengatakan apapun


Baru setelah pria tua itu menyelesaikan ceritanya, wanita cantik tersebut akhirnya buka suara "Apakah senior setuju dengan rencana pelarian ini ?"

__ADS_1


"Aku masih belum setuju " Pria tua tersebut menggelengkan kepalanya dan menjawab "Tapi meskipun aku enggan mengakuinya, rencana pelarian ini memang salah satu pilihan yang kita miliki saat ini "


Wanita cantik tersebut terdiam sejenak sebelum bertanya "Lalu apa yang senior harapkan dengan memanggilku ?"


"Bagaimanapun anda adalah pemimpin tim medis dan pilar spiritual bagi mereka, jadi aku meminta pendapatmu terlebih dahulu sebelum membuat keputusan " Pria tua tersebut bertanya dengan tenang


Wanita cantik tersebut kembali terdiam sejenak sebelum menjawab dengan tegas "Aku tidak peduli rencana apa yang akan dipilih oleh tim pelindung, tapi yang jelas aku tidak akan pernah meninggalkan tempat ini tanpa seluruh tim medis "


Wajah pria tua itu menunjukkan sedikit senyum setelah mendengar ucapan wanita cantik tersebut dan berkata dengan nada bersahaja "Karena anda telah memutuskan demikian, maka tim pelindung akan menemani anda sampai akhir "


Wanita cantik tersebut tertegun setelah mendengar ucapan pria tua tersebut, ia tidak mengharapkan pemimpin pasukan itu akan membuat keputusan yang sangat cepat setelah mendengar ucapannya yang membuat wanita cantik tersebut tidak bisa tidak bertanya


"Kenapa anda membuat keputusan dengan begitu cepat senior ? bukankah anda seharusnya meminta nasihat para pendekar tingkat tinggi yang lainnya terlebih dahulu ? "


Pria paruh baya tersebut tersenyum miring dan berkata dengan tenang "Disini akulah pemimpin pasukannya, maju mundurnya pasukan tergantung kehendakku, jadi kenapa aku harus meminta nasihat mereka untuk sebuah keputusan ?"


"Lagi pula, anda adalah objek utama perlindungan tim ini, jika pada akhirnya Dewi Obat jatuh di sini karena bertarung sendirian, kami akan menjadi orang paling berdosa di seluruh aliran putih "

__ADS_1


...


__ADS_2