
Zhou Yu melirik sekelilingnya dengan alis berkerut
Seperti yang dikatakan Wan'er, semua penduduk desa sudah pergi dari desa tersebut, sehingga hanya menyisakan rumah-rumah kosong disana
Dilihat dari jejaknya, Zhou Yu menduga mereka meninggalkan desa tersebut sudah cukup lama
Jika sebelumnya, Zhou Yu mungkin berpikir bahwa kepergian penduduk desa adalah hal yang wajar sebab lokasi desa yang memang cukup dekat dengan Hutan Larangan
Dalam kondisi saat ini, jika penduduk desa tidak mengungsi, mereka pasti akan terkena dampak peperangan yang sedang terjadi
Namun setelah mengetahui perkemahan-perkemahan Aliran Putih telah ditinggalkan
Zhou Yu merasa alasan kepergian penduduk desa bukan hanya itu
Namun karena ia belum bertemu siapapun yang bisa ditanyai, ia tidak yakin dengan alasan kepergian mereka
Zhou Yu hanya berharap nenek Wan'er mengetahui beberapa informasi supaya Zhou Yu tidak benar-benar buta tentang masalah ini
Tepat saat Zhou Yu masih mengamati seluruh pedesaan dengan tenang
Suara Wan'er tiba-tiba muncul dan mengambil perhatiannya
"Ini rumahku saudara Zhou "
Berbeda dengan sebelumnya, setelah keduanya berinteraksi selama beberapa saat
Wan'er tidak lagi takut dan waspada terhadap Zhou Yu
Ia bahkan secara aktif memperkenalkan Zhou Yu dengan desanya selama perjalanan mereka menuju kediaman gadis kecil tersebut
Zhou Yu melirik rumah dihadapannya, meskipun tidak besar, rumah tersebut terawat dengan baik sehingga membuat orang yang melihatnya merasa nyaman
__ADS_1
Mungkin karena terlalu bahagia karena mendapatkan tanaman obat yang dibutuhkannya
Wan'er berlari dan memasuki rumah tersebut sambil memanggil neneknya seolah melupakan bahwa dirinya keluar secara diam-diam
Zhou Yu menggelengkan kepalanya melihat tingkah gadis kecil tersebut
Namun tepat ketika pemuda bertopeng tersebut baru melangkah kakinya, ia mendengar Wan'er menjerit dari dalam rumah sambil memanggil neneknya
***
"Apakah kamu memasuki hutan lagi Wan'er ?" Nenek Wan'er bertanya dengan lemah
Wan'er tidak menjawab tapi justru menunduk kepala sambil menyembunyikan wajahnya
Mengingat neneknya yang terjatuh dari tempat tidur karena khawatir akan dirinya sendiri membuat Wan'er merasa bersalah dan tidak berani menatap wanita tua tersebut
Disisi lain, ketika Wan'er enggan menjawab, Zhou Yu yang berada di belakangnya justru buka suara "Dia memang pergi ke hutan tadi "
Namun Zhou Yu mengabaikan tatapan gadis kecil tersebut dan berkata kepada nenek Wan'er dengan tenang "Dia pergi ke hutan karena mencari tanaman obat untuk menyembuhkanmu, dia tidak bersalah "
"Aku tahu, terima kasih karena telah menjaganya anak muda " Nenek Wan'er menjawab sambil tersenyum ramah
Wanita tua tersebut kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah Wan'er berkata dengan lirih "Wan'er anak yang masuk akal, dia tidak mungkin memasuki hutan tanpa alasan, jika bukan karena penyakit wanita tua ini, bagaimana mungkin dia melanggar larangan dan memasuki hutan seorang diri ?"
"Wanita tua ini seharusnya merasa bangga, tapi memikirkan bahaya yang mungkin ditemuinya di hutan itu, aku benar-benar tidak punya alasan untuk bangga selain rasa bersalah " Sambung wanita tua tersebut dengan nada bersalah
Disisi lain, Wan'er langsung mengangkat kepalanya dan berkata sambil memegang tangan wanita tua tersebut "Nenek tidak perlu merasa bersalah, Wan'er senang bisa membantu nenek "
Gadis kecil tersebut kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah Zhou Yu dan berkata "Selain itu, saudara Zhou memiliki obat yang nenek butuhkan dan mau membaginya kepada kita, nenek pasti sembuh "
"Apa kau benar-benar memilikinya anak muda ?" Nenek Wan'er ikut mengalihkan perhatiannya sambil bertanya
__ADS_1
Disisi lain, Zhou Yu menganggukkan kepala dengan tenang sebagai jawaban
Namun melihat hal tersebut, Nenek Wan'er tidak terlihat senang, ia bahkan semakin murung
"Lupakan saja " Nenek Wan'er menghela nafas dan berkata "Sebaiknya kau simpan saja tanaman itu untuk kegunaanmu sendiri anak muda, tidak perlu memberikannya kepadaku "
"Nenek " Wan'er berseru setelah mendengar pernyataan tersebut
Disisi lain, Zhou Yu menaikan alisnya dan bertanya "Apa yang terjadi senior ?"
Wanita tua tersebut mendesah dan menjawab "Aku tahu lebih jelas dari pada siapapun tentang kondisiku, tanaman itu sudah tidak lagi bisa menekan penyakitku apalagi menyembuhkannya, dari pada disia-siakan, sebaiknya kau simpan saja untuk dirimu sendiri "
"Boleh aku melihat kondisimu ?" Zhou Yu langsung menimpali pernyataan wanita tua tersebut
Wanita tua tersebut melirik Zhou Yu dan bertanya dengan heran "Apa kau mengerti pengobatan anak muda ?"
"Aku pernah belajar beberapa " Zhou Yu menjawab sambil mengangguk
"Jika begitu, silahkan " Wanita tua tersebut mengangguk dengan tenang
***
"Racun ?" Zhou Yu bergumam pelan sambil menaikan alisnya setelah memeriksa kondisi wanita tua tersebut
Disisi lain, Wanita tua tersebut terlihat tenang dan bertanya ke arah Zhou Yu "Bagaimana anak muda ?"
Zhou Yu tidak langsung menjawab dan justru menatap wanita tua tersebut dengan dalam
"Racunnya sudah sampai ke hati, tapi wanita tua ini masih hidup sampai sekarang, kecuali wanita tua ini pernah menjadi seorang pendekar, sepertinya tidak ada kemungkinan lain " Zhou Yu bergumam pada dirinya sendiri
...
__ADS_1