Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Jenius Aliran Hitam


__ADS_3

Parang Darah mengerutkan keningnya, tapi tidak mengatakan apapun


Melihat reaksi pria paruh baya tersebut, Gu Chen menaikan alisnya sambil melirik pemuda yang baru saja berbicara


Setelah melihat penampilan pemuda tersebut dari atas kebawah, ia kembali mengalihkan perhatiannya dan berkata kepada Parang Darah sambil menyeringai "Parang Darah, setelah kita tidak bertemu selama bertahun-tahun, aku tidak menduga kau akan jatuh sejauh ini, bahkan seorang junior acak dapat membuatmu tidak bisa berkata-kata "


Mendengar ejekan tersebut, wajah Pendekar Parang Darah menjadi jelek


Sementara itu, pemuda yang tadi berbicara melirik ke arah Gu Chen dan berkata "Gu Chen, pendekar paling beruntung di dunia persilatan, dengan setiap luka yang kau terima dalam sebuah pertarungan telah berhasil membuatmu terhindar dari bencana yang lebih besar berkali-kali "


"Bahkan saat sektemu di serang, kau tidak ada di tempat karena alasan menyembuhkan diri, sehingga membuatmu menjadi salah satu dari sedikit tetua yang selamat dalam bencana itu, pengalamanmu benar-benar menarik "


"Kau mengenalku ?" Gu Chen bertanya sambil menaikkan alisnya


Namun pemuda tadi justru menggelengkan kepalanya dan menjawab "Aku tidak tertarik dengan udang kecil yang memiliki sedikit keberuntungan sepertimu, tapi karena kau bersama seseorang yang menjadi perhatianku, aku sedikit tahu tentangmu "


"Siapa yang kau maksud ?" Gu Chen mengerutkan keningnya


Pemuda tadi menatap Gu Chen dan berkata "Zhou Yu, kemana dia ?"


Gu Chen mengerutkan keningnya setelah mendengar pemuda tersebut menyebutkan nama Zhou Yu

__ADS_1


Namun sebelum pria paruh baya tersebut menjawab, pemuda tersebut kembali berkata "Sepertinya kalian tidak lagi bersamanya yah, jika begitu kalian bisa mati "


Setelah mengatakan itu, pemuda tersebut melesat sambil mengayunkan tongkat yang sedari tadi berada dalam genggamannya


***


"Mencapai Puncak Pendekar Bergelar di usia semuda ini ? jika aku tidak salah menebak, kau seharusnya jenius dari Aliran Hitam, Long Aoutian " Gu Chen berkata dengan suara dalam


Meskipun jarang peduli dengan urusan generasi muda, Gu Chen masih memiliki sedikit pemahaman tentang jenius nomor satu dari Aliran Hitam, Long Aoutian


Nama Long Aoutian pertama kali muncul dan menarik banyak perhatian orang-orang di dunia persilatan ketika dirinya berhasil mengalahkan empat jenius Aliran Putih dari keempat Sekte Besar seorang diri di awal perang antara kedua aliran


Meskipun pemuda tersebut pada akhirnya dipaksa mundur oleh seseorang yang tidak disebutkan namanya


Apalagi setelah menghilang selama beberapa saat, Long Aoutian kembali muncul dengan kekuatan yang lebih besar, sehingga membuat namanya semakin dikenal oleh para pendekar di dunia persilatan


Meskipun akhirnya perang antara kedua aliran terpaksa berakhir dan berganti menjadi perang antara manusia dan siluman


Nama Long Aoutian tidak menjadi senyap melainkan justru semakin bersinar


Menurut informasi terakhir, Long Aoutian telah berhasil mencapai Puncak Pendekar Bergelar dan setengah langkah lagi menjadi seorang Pendekar Raja, meninggalkan jauh empat jenius Aliran Putih dibelakangnya

__ADS_1


Meskipun kebenaran tentang informasi tersebut masih belum jelas, namun bahkan jika tidak mencapai tingkat tersebut, para pendekar percaya kekuatan pemuda tersebut tidak akan terlalu jauh dari tingkat tersebut


Gu Chen sendiri pada awalnya tidak terlalu percaya sebelum pada akhirnya Zhou Yu muncul dihadapannya yang meyakinkan pria paruh baya tersebut bahwa jenius ilmu silat memang benar-benar ada


***


"Kau benar, tapi tidak ada hadiah " Long Aoutian menjawab dan mengayunkan kembali tongkatnya


Disisi lain, Gu Chen tetap tenang dan berkata dengan nada ringan "Meskipun di generasimu kau mungkin salah satu yang terbaik, tapi untuk benar-benar berani menghadapiku sekarang, kau seratus tahun terlalu cepat "


Setelah mengatakan itu, Gu Chen langsung melemparkan serangan ke arah pemuda tersebut


Long Aoutian yang terlambat bereaksi tidak punya pilihan lain, selain menerima serangan tersebut dengan tongkatnya


Namun karena perbedaan kekuatan kedua belah pihak, meskipun Long Aoutian mengerahkan seluruh kemampuannya


Pemuda tersebut masih terlempar sejauh belasan meter sebelum berhenti


Setelah berhasil menstabilkan sosoknya, Long Aoutian kemudian melirik ke arah Pendekar Parang Darah yang sedari tadi hanya menonton


"Senior Parang Darah, apa kau lupa dengan tugasmu ?"

__ADS_1


Mendengar ucapan tersebut, Pendekar Parang Darah yang tengah memeluk tangannya langsung mendengus sebelum melesat menuju Gu Chen tanpa mengucapkan sepatah katapun


...


__ADS_2