
Parang Darah mengerutkan keningnya, tapi tidak mengatakan apapun
Melihat reaksi pria paruh baya tersebut, Gu Chen menaikan alisnya sambil melirik pemuda yang baru saja berbicara
Setelah melihat penampilan pemuda tersebut dari atas kebawah, ia kembali mengalihkan perhatiannya dan berkata kepada Parang Darah sambil menyeringai "Parang Darah, setelah kita tidak bertemu selama bertahun-tahun, aku tidak menduga kau akan jatuh sejauh ini, bahkan seorang junior acak dapat membuatmu tidak bisa berkata-kata "
Mendengar ejekan tersebut, wajah Pendekar Parang Darah menjadi jelek
Sementara itu, pemuda yang tadi berbicara melirik ke arah Gu Chen dan berkata "Gu Chen, pendekar paling beruntung di dunia persilatan, dengan setiap luka yang kau terima dalam sebuah pertarungan telah berhasil membuatmu terhindar dari bencana yang lebih besar berkali-kali "
"Bahkan saat sektemu di serang, kau tidak ada di tempat karena alasan menyembuhkan diri, sehingga membuatmu menjadi salah satu dari sedikit tetua yang selamat dalam bencana itu, pengalamanmu benar-benar menarik "
"Kau mengenalku ?" Gu Chen bertanya sambil menaikkan alisnya
Namun pemuda tadi justru menggelengkan kepalanya dan menjawab "Aku tidak tertarik dengan udang kecil yang memiliki sedikit keberuntungan sepertimu, tapi karena kau bersama seseorang yang menjadi perhatianku, aku sedikit tahu tentangmu "
"Siapa yang kau maksud ?" Gu Chen mengerutkan keningnya
Pemuda tadi menatap Gu Chen dan berkata "Zhou Yu, kemana dia ?"
Gu Chen mengerutkan keningnya setelah mendengar pemuda tersebut menyebutkan nama Zhou Yu
__ADS_1
Namun sebelum pria paruh baya tersebut menjawab, pemuda tersebut kembali berkata "Sepertinya kalian tidak lagi bersamanya yah, jika begitu kalian bisa mati "
Setelah mengatakan itu, pemuda tersebut melesat sambil mengayunkan tongkat yang sedari tadi berada dalam genggamannya
***
"Mencapai Puncak Pendekar Bergelar di usia semuda ini ? jika aku tidak salah menebak, kau seharusnya jenius dari Aliran Hitam, Long Aoutian " Gu Chen berkata dengan suara dalam
Meskipun jarang peduli dengan urusan generasi muda, Gu Chen masih memiliki sedikit pemahaman tentang jenius nomor satu dari Aliran Hitam, Long Aoutian
Nama Long Aoutian pertama kali muncul dan menarik banyak perhatian orang-orang di dunia persilatan ketika dirinya berhasil mengalahkan empat jenius Aliran Putih dari keempat Sekte Besar seorang diri di awal perang antara kedua aliran
Meskipun pemuda tersebut pada akhirnya dipaksa mundur oleh seseorang yang tidak disebutkan namanya
Apalagi setelah menghilang selama beberapa saat, Long Aoutian kembali muncul dengan kekuatan yang lebih besar, sehingga membuat namanya semakin dikenal oleh para pendekar di dunia persilatan
Meskipun akhirnya perang antara kedua aliran terpaksa berakhir dan berganti menjadi perang antara manusia dan siluman
Nama Long Aoutian tidak menjadi senyap melainkan justru semakin bersinar
Menurut informasi terakhir, Long Aoutian telah berhasil mencapai Puncak Pendekar Bergelar dan setengah langkah lagi menjadi seorang Pendekar Raja, meninggalkan jauh empat jenius Aliran Putih dibelakangnya
__ADS_1
Meskipun kebenaran tentang informasi tersebut masih belum jelas, namun bahkan jika tidak mencapai tingkat tersebut, para pendekar percaya kekuatan pemuda tersebut tidak akan terlalu jauh dari tingkat tersebut
Gu Chen sendiri pada awalnya tidak terlalu percaya sebelum pada akhirnya Zhou Yu muncul dihadapannya yang meyakinkan pria paruh baya tersebut bahwa jenius ilmu silat memang benar-benar ada
***
"Kau benar, tapi tidak ada hadiah " Long Aoutian menjawab dan mengayunkan kembali tongkatnya
Disisi lain, Gu Chen tetap tenang dan berkata dengan nada ringan "Meskipun di generasimu kau mungkin salah satu yang terbaik, tapi untuk benar-benar berani menghadapiku sekarang, kau seratus tahun terlalu cepat "
Setelah mengatakan itu, Gu Chen langsung melemparkan serangan ke arah pemuda tersebut
Long Aoutian yang terlambat bereaksi tidak punya pilihan lain, selain menerima serangan tersebut dengan tongkatnya
Namun karena perbedaan kekuatan kedua belah pihak, meskipun Long Aoutian mengerahkan seluruh kemampuannya
Pemuda tersebut masih terlempar sejauh belasan meter sebelum berhenti
Setelah berhasil menstabilkan sosoknya, Long Aoutian kemudian melirik ke arah Pendekar Parang Darah yang sedari tadi hanya menonton
"Senior Parang Darah, apa kau lupa dengan tugasmu ?"
__ADS_1
Mendengar ucapan tersebut, Pendekar Parang Darah yang tengah memeluk tangannya langsung mendengus sebelum melesat menuju Gu Chen tanpa mengucapkan sepatah katapun
...