
Ledakan
Sebuah gelombang kejut meletus dari tubuh seorang pemuda yang tengah duduk sambil menutup matanya di atas sebuah batu yang berada tepat di tengah kolam
Namun sebelum gelombang kejut tersebut menyebar dan menghempaskan pepohonan serta tanaman yang ada disekitarnya
Sebuah pelindung energi tiba-tiba muncul dan membungkus gelombang kejut tersebut sehingga membuatnya tertahan dan hanya mengamuk di sekitaran kolam
Air kolam memercik dan terlempar ke segala arah sebelum kemudian jatuh kembali seperti hujan
Merasakan tubuhnya menjadi basah akibat hujan palsu tersebut, pemuda yang ada atas batu itu membuka matanya
Seperti matahari yang muncul pada titik tergelap. Mata pemuda tersebut seolah membawa cahaya yang tidak terbatas
Dengan mata yang berwarna biru safir dan wajah surgawi yang sangat tampan dan sangat sulit dijelaskan oleh kata-kata
Ditambah tubuh tegak dan berotot yang seolah di pahat oleh seniman terbaik yang pernah ada, membuat siapapun akan sulit mengalihkan perhatian mereka dari pemuda tersebut
Pemuda tersebut kemudian mendongkak dan membiarkan wajah surgawinya itu di basahi hujan palsu dengan lembut
Sementara itu. Tepat di tepi kolam, seekor Harimau terlihat membuang muka ketika melihat pemandangan indah di hadapannya itu
...
__ADS_1
“Bagaimana perasaanmu ?” Wang Yuan bertanya setelah Zhou Yu mengenakan topeng dan pakaiannya kembali
Disisi lain, Zhou Yu tersenyum dan menjawab “Aku tidak pernah merasa sebaik ini senior”
Tidak hanya tubuhnya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Untuk beberapa alasan, Zhou Yu juga merasa kekuatannya juga meningkat lebih jauh
Meskipun hal itu sangat tidak masuk akal ketika mengingat ia telah mencapai kemacetan di tingkat Pendekar Kaisar dan harus menerobos ke tingkat Pendekar Suci jika ingin meningkatkan kekuatannya
Namun Zhou Yu benar-benar merasakan peningkatan itu yang membuat dirinya sendiri sangat kebingungan
“Kalau begitu kau bisa pergi sekarang” Wang Yuan berkata setelah mendengar jawaban pemuda bertopeng tersebut
Disisi lain, Zhou Yu terlihat ragu-ragu sebelum kemudian bertanya “Apakah Anda tidak berniat menjawab pertanyaan ku terlebih dahulu, senior ?”
“Aku tidak ingat kau pernah mengajukan pertanyaan” Balas Harimau tersebut dengan enteng sebelum kemudian menghilang ke udara tipis
“Aku ingat sebelumnya dia sangat misterius dan berwibawa. Tapi kenapa sekarang dia seperti orang tua yang suka bermain-main”
...
Sementara itu, di depan gua
Chyou terlihat menatap gua dengan wajah cemberut
__ADS_1
Sambil sesekali melirik Xiao Bai yang terlihat berbaring di mulut gua
Wanita tersebut kemudian berkata “Sudah hampir satu bulan, tapi elang itu bahkan tidak beranjak dari tempatnya satu jengkal pun. Apakah dia tidak merasa lapar ?”
Setelah Chyou keluar dari gua atas perintah Zhou Yu sebelumnya
Tidak berselang lama Xiao Bai juga ikut keluar dan berbaring di mulut gua sehingga membuat wanita tersebut merasa aneh
Apalagi setelah menunggu selama beberapa hari. Elang tersebut tidak sekalipun berpindah apalagi beranjak dari tempatnya
Pada awalnya Chyou berniat mencoba memasuki gua setelah Zhou Yu tidak kunjung keluar selama lebih seminggu sejak pemuda bertopeng tersebut memasukinya
Namun saat wanita tersebut baru mengambil beberapa langkah ke arah gua, Xiao Bai langsung menatapnya dengan tajam sambil melepaskan niat membunuh yang tidak lemah, sehingga membuat wanita tersebut menelan ludah dan membatalkan niatnya
Selama beberapa waktu kemudian, Chyou terus memperhatikan Xiao Bai dan berharap elang tersebut beranjak dari tempatnya untuk mencari makan
Namun tidak hanya elang tersebut tidak beranjak. Xiao Bai bahkan tidak menggeser tubuhnya sedikit seolah posisi itu adalah posisi ternyaman yang pernah Elang tersebut temukan sepanjang hidupnya
Chyou menarik nafas dan berkata sambil menopang dagunya dengan tampang bosan "Aku harap dia tidak mati di dalam, karena jika ya. tindakanku ini akan menjadi sia-sia"
"Sudahlah. Lebih baik aku mencari makan, menunggu seperti ini tidak akan membuatku menjadi kenyang" Chyou berkata sambil berdiri dari tempat duduknya
Namun tepat ketika wanita tersebut berniat melangkahkan kaki
__ADS_1
Telinganya lebih dulu menangkap suara langkah kaki dari arah gua yang membuat wanita tersebut kemudian mengalihkan perhatiannya
...