Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Makan Siang Gratis


__ADS_3

Zhou Yu mengalihkan perhatiannya ke sumber suara dan berkata dengan pelan "Bagaimana senior bisa menemukanku dengan begitu cepat ?"


Sejujurnya Zhou Yu sangat terkejut karena ditemukan begitu cepat, sebab meskipun ia tidak mempelajari ilmu yang dapat menghilangkan hawa keberadaan seperti yang biasa dilakukan oleh para pendekar yang berprofesi sebagai pembunuh bayaran


Namun Zhou Yu bisa meminimalkan aktivitas tubuhnya sekecil mungkin sehingga membuat orang lain sulit merasakan kehadirannya


Akan tetapi meskipun telah melakukan tindakan demikian, ia masih ditemukan dengan begitu cepat sehingga membuat pemuda bertopeng tersebut merasa sangat terkejut


***


He Riju menatap Zhou Yu dengan tatapan dalam, meskipun seluruh tubuhnya dibungkus oleh jubah hitam, sehingga membuat orang sulit untuk mengenalinya


Namun He Riju sangat yakin bahwa orang berjubah hitam didepannya adalah pendekar misterius yang berhasil mengalahkan Yang Kai dengan mudah


Karena sebagai seseorang yang telah menjabat sebagai walikota untuk waktu yang lama, pria paruh baya itu sangat mengenal baik kedalaman Kota Henan dan tidak ada pendekar di Kota Henan yang bisa lepas dari matanya


Sehingga ia sangat yakin bahwa sosok berjubah hitam didepannya adalah pendekar misterius tersebut


Sebab He Riju tidak bisa melihat tingkat kekuatannya sama sekali


Dengan ditambah suara muda yang baru saja ia keluarkan, kemungkinan tersebut semakin besar

__ADS_1


***


"Benar-benar generasi pahlawan " He Riju berkata dalam hati sambil diam-diam menghela nafas kagum untuk Zhou Yu


Kekuatan pemuda bertopeng tersebut membuat He Riju merasa telah tua dan ketinggalan jaman


Jika bukan karena putrinya mengingatkan bahwa akan ada sesuatu yang datang, bahkan kemungkinan besar He Riju tidak akan menemukan keberadaan Zhou Yu yang berniat mengintai rumahnya sama sekali


Selain merasa kagum, He Riju juga memiliki perasaan gelisah untuk keberadaan seperti Zhou Yu ini


Untungnya ia sendiri termasuk seorang pemimpin yang memiliki banyak bawahan di genggaman tangannya, sehingga kontrol diri He Riju cukup bagus yang membuatnya bisa membalas pertanyaan Zhou Yu dengan tenang


"Oh ?, apa yang senior maksud di depanku? " Zhou Yu bertanya dengan nada tertarik, kemudian melepaskan tudung kepalanya dan berkata "Aku sudah lama tidak membuka mataku, jadi aku tidak tahu apa yang senior maksud "


He Riju tertegun sambil menatap Zhou Yu


Meskipun telah mempersiapkan diri secara mental setelah mendapatkan informasi tentang Zhou Yu sebelumnya, namun melihat gambaran wajah muda dibalik topeng yang hampir menutupi seluruh bagian wajahnya tersebut, He Riju masih sangat terkejut


Perhatian He Riju kemudian tertarik ke arah mata seperti yang dikatakan Zhou Yu


Meskipun memiliki keraguan bahwa Zhou Yu membuat lelucon dengan mengatakan hal seperti itu sambil berpura-pura menutup matanya

__ADS_1


Namun ketika melihat mata yang tertutup rapat, seolah tidak akan bergetar bahkan ketika tertiup angin kencang, membuat sebagian besar keraguan He Riju menghilang


"Jika apa yang dikatakannya benar, anak muda ini benar-benar tidak biasa, tidak heran dia bisa mengalahkan Yang Kai dengan mudah " He Riju bergumam pelan kepada dirinya sendiri


He Riju kemudian berdehem pelan dan bertanya dengan nada yang lebih baik "Jadi, apa keperluanmu datang kemari anak muda ?"


Zhou Yu tersenyum, awalnya ia hanya berniat mencari kebenaran tentang kondisi walikota untuk kelancaran rencananya


Dan sekarang ketika keduanya bertatap muka secara langsung, Zhou Yu segera menunjuk kondisinya supaya tidak menyinggung pihak lain dan menjelaskan niat kedatangannya secara langsung


Setelah mendengar penjelasan Zhou Yu, He Riju terdiam beberapa saat sambil memutar otaknya dengan cepat


Meskipun cerita Zhou Yu bahwa ia tersesat sehingga bisa sampai disini agak tidak bisa diterima, namun He Riju tidak peduli sama sekali, karena pikirannya teralihkan oleh hal lain


Dengan keberadaan Zhou Yu, He Riju merasa bahwa saat ini mungkin adalah kesempatan baginya untuk membalas dendam, sehingga ia segera tersenyum dengan cahaya licik di matanya


"Aku tidak menduga kau adalah pendekar yang tersesat, tapi jangan khawatir, aku tahu arah ke ibukota. selain itu, aku bahkan memiliki peta yang memudahkan perjalananmu anak muda "


He Riju kemudian kembali tersenyum dan melanjutkan "Tapi seperti yang kita semua tahu bahwa tidak ada makan siang gratis di dunia, kau mengerti maksudku kan?"


***

__ADS_1


__ADS_2