
Zhou Yu kemudian mengalihkan topik pembicaraan dan bertanya apakah Xu Wendao telah menemukan alasan pembantaian yang dilakukan Cakar Darah dan Cakar Besi terhadap penduduk desa
Namun sayangnya Xu Wendao menggelengkan kepala dan mengatakan bahwa ia masih belum mengetahui alasan tindakan kedua pendekar tersebut yang membuat Zhou Yu menghela nafas
Awalnya setelah mendapatkan informasi tentang pembantaian yang dilakukan oleh Cakar Darah dan Cakar Besi
Zhou Yu berniat menanyai kedua pendekar tersebut secara langsung setelah ia mengalahkan keduanya
Namun karena serangkaian hal yang mengalihkan perhatiannya
Ditambah dengan kemunculan Xu Dafu yang secara tiba-tiba menghentikan serangannya
Zhou Yu melupakan niat awalnya itu yang membuat ia masih belum mengetahui alasan dari tindakan Cakar Darah dan Cakar Besi, karena kedua pendekar tersebut sudah terlebih dahulu dibunuh oleh Xu Dafu
***
Melepaskan emosi kesalnya dengan menghela nafas, Zhou Yu kemudian mengajak keduanya untuk memasuki desa
Dai Li menatap sekelilingnya dengan rasa ingin tahu, terutama ketika melihat beberapa rumah hancur dan barang-barang berserakan di jalanan
Sementara Xu Wendao terlihat biasa saja, karena ia sudah pernah ke sini sebelumnya
Ketiganya menyusuri jalanan desa tersebut dengan pelan sampai tiba-tiba Xu Wendao mempercepat langkah kudanya yang menarik perhatian Zhou Yu, sehingga membuat pemuda bertopeng tersebut bertanya dengan ragu
"Apakah ada yang salah saudara Xu ?"
__ADS_1
Xu Wendao tidak menjawab dan justru mempercepat langkahnya, sehingga membuat Zhou Yu mengerutkan kening dan bergegas mengejar sambil mengajak Dai Li
Beberapa saat kemudian ketiganya tiba disebuah halaman luas tepat di tengah-tengah desa tersebut
Xu Wendao berniat melanjutkan langkahnya, namun kuda yang ia tunggangi menjerit dan tidak mau berjalan ke depan
Bukan hanya kudanya, kuda Zhou Yu dan Dai Li pun bertindak serupa ketika keduanya sudah sejajar dengan kuda milik Xu Wendao
Ketiganya kemudian buru-buru menenangkan dan mengendalikan kuda masing-masing
Setelah kuda ketiganya berangsur-angsur tenang
Zhou Yu bertanya kepada Xu Wendao tentang apa yang terjadi
Xu Wendao menggelengkan kepalanya dan menjawab "Aku juga tidak tahu, tapi seingat ku, kuda yang aku tunggangi sebelumnya tidak bereaksi seperti sekarang "
Xu Wendao mengangguk kemudian menggelengkan kepalanya dan menjawab "Ya, tapi entahlah, aku juga tidak yakin karena perasaan itu sangat samar, jika bukan karena melihat kembali desa ini, aku pasti akan melupakannya "
Xu Wendao kemudian berjalan ke arah sebuah sumur yang tepat di tengah-tengah halaman luas tersebut
Melihat sumur tersebut, dalam sekali lirikan siapapun bisa menduga bahwa sumur tersebut merupakan sumber air utama yang dimiliki desa ini
"Awalnya aku merasa ada yang aneh dengan sumur ini, tapi aku tidak tahu apa hal aneh itu " Xu Wendao berkata ketika ketiganya berada tepat didepan sumur tersebut
Zhou Yu berjalan mendekat setelah mendengar penjelasan Xu Wendao
__ADS_1
Ia kemudian berjongkok sambil memegang bagian sumur tersebut dan mengendusnya
Setelah beberapa saat, ia kemudian kembali berdiri dan berkata "Saudara Xu benar, memang ada yang salah dengan sumur ini, selain aura spiritualnya sangat kaya, ada bau darah yang sangat samar yang keluar dari dalam sumur ini"
"Benarkah ? " Dai Li bertanya dengan ragu setelah mencoba melakukan tindakan yang sama dengan yang dilakukan pemuda bertopeng tersebut
Jangankan Dai Li, bahkan Xu Wendao pun menaikan alisnya ketika mendengar perkataan Zhou Yu, karena meskipun ia merasa ada yang aneh, namun ia tidak merasakan hal seperti yang dikatakan pemuda bertopeng didepannya ini
Zhou Yu tidak menjelaskan alasan ia bisa merasakan sesuatu yang tidak disadari oleh kedua pemuda tersebut
Ia kemudian duduk bermeditasi dan mencoba untuk menyerap aura spiritual yang sangat kaya dari dalam sumur tersebut
Namun yang mengejutkan, aura spiritual tersebut tidak bergerak, apalagi memasuki tubuhnya, seolah aura spiritual tersebut sudah lama memiliki pemiliknya
Zhou Yu kemudian meminta keduanya untuk mundur ketika menemukan keanehan tersebut
Setelah itu, ia kemudian mencabut Pedang Petir Hitam dari sarungnya dan mengalirkan tenaga dalam sambil menggunakan ilmu perubahan jenis petir, sehingga membuat pedang petir hitam bersinar terang dan diselimuti aliran petir
Zhou Yu menarik nafas panjang dan mengarahkan Pedang Petir Hitam ke arah sumur tersebut
Sinar petir menembak ke arah sumur tersebut setelah Zhou Yu melepaskan tenaga dalamnya, sehingga membuat sumur tersebut bersinar terang
Namun tepat ketika Zhou Yu berpikir bahwa semuanya akan baik-baik
Sinar petir yang ia lepaskan seolah bertabrakan dengan sesuatu yang kuat, sehingga membuat sumur tersebut meledak dan Zhou Yu terlempar ke udara
__ADS_1
...