Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Pertempuran XIII


__ADS_3

Senyum Zhou Yu berangsur-angsur melebar sebelum berganti menjadi sebuah tawa yang sangat keras


Aura berdarah yang menyelimuti tubuh pemuda bertopeng tersebut juga semakin kental seiring dengan semakin kerasnya tawa yang dikeluarkan oleh Zhou Yu


Melihat hal tersebut, para pendekar yang berada di sekitar medan perang mengerutkan kening mereka


“Apa yang terjadi kepadanya ? kenapa dia tiba-tiba tertawa sangat keras ?”


“Entahlah, ini sangat aneh. Dia tiba-tiba tertawa dan aura berdarah yang menyelimutinya juga terasa berbeda”


“Benar. Aura berdarah ini jauh lebih dingin dari sebelumnya. tidak hanya itu, aura berwarna putih yang menyelimutinya juga menghilang”


“Apakah dia baik-baik saja ?”


Para pendekar yang berada di sekitar medan perang saling berdiskusi dan terlihat kebingungan sementara pasangan nenek dan cucu yang sebelumnya mendatangi Ming An terlihat menunjukkan ekspresi khawatir


Melihat aura berdarah yang semakin melambung dan menyelimuti seluruh medan perang bersama tawa pemuda bertopeng tersebut, sang cucu tidak bisa menahan diri untuk bertanya


“Apakah dia akan baik-baik saja nenek ?”


“Entahlah, variabelnya terlalu besar” Wanita tua di sampingnya menggelengkan kepala dan menjawab “Kekuatan ini jauh lebih kuat dari yang aku bayangkan sebelumnya”


Mendengar hal itu, sang cucu terlihat semakin khawatir dan bertanya dengan cepat “Apakah kita tidak bisa melakukan apapun nenek ?. apakah kita hanya akan diam dan menonton ?”


“Kita telah melakukan apa yang bisa kita lakukan. Sisanya kita hanya bisa menyerahkan kepada takdir”


Wanita tua tersebut menjawab dan menatap ke arah medan perang sambil menghela nafas

__ADS_1


Disisi lain, gadis cantik tersebut ikut menatap medan perang sambil menggigit bibir bawahnya dengan gugup


“Aku harap Anda bisa bertahan, saudara Zhou”


***


“Kau terlihat sangat senang” Long Aoutian yang sudah kembali berdiri bertanya di tengah tawa yang di lakukan Zhou Yu


Mendengar hal tersebut, Zhou Yu seketika menghentikan tawanya dan segera bangun sambil menatap ke arah pemuda tersebut


Setelah beberapa saat, Zhou Yu kembali menunjukkan senyum dan menjawab


“Tentu saja aku sangat senang. Aku tidak menduga rencana ini akan berjalan dengan sangat lancar”


“Dari ucapanmu, sepertinya kau takut kepada saudara Zhou” Long Aoutian berkata sambil memiringkan kepalanya


"Bagiku dia hanyalah bocah naif yang memiliki kekuatan besar, satu-satunya yang aku khawatirkan adalah roh senjata itu”


“Benarkah ?” Long Aoutian tertawa kecil dan berkata “Tapi aku jelas melihat ketakutan dari matamu, Zhou Yu palsu”


***


“Zhou Yu” kembali tertawa sebelum wajahnya seketika berubah datar


“Apa kau meremehkanmu anak muda ?”


“Kau pikir kenapa aku membantumu untuk mendapatkan tubuh saudara Zhou, jika bukan karena aku tidak menganggapmu serius ?” Long Aoutian membalas dengan nada mengejek

__ADS_1


Mendengar hal itu, niat membunuh muncul dari mata pemuda bertopeng tersebut


"Zhou Yu" kemudian mendengus kasar dan berkata “Sangat bagus, sepertinya kau berpikir karena memiliki iblis di belakangmu, kau menjadi tak terkalahkan”


“Biarkan aku memberitahumu suatu hal anak muda. Aku tahu kau selalu mencari tahu asal-usulku selama ini, maka dari itu aku akan memberitahumu asal usulku sebagai ucapan terima kasih”


“Aku adalah keberadaan yang lahir dari garis keturunan Dewa Jahat dan Mata Yin dan Yang”


“Sebuah kebetulan telah membentuk hubungan unik antara keduanya dan melahirkan aku sebagai sebuah kesadaran”


“Jadi secara teori aku adalah keturunan langsung Dewa Jahat, bahkan mungkin aku adalah Dewa Jahat itu sendiri”


“Jadi jika kau meremehkan ku, kau telah melakukan suatu kesalahan besar karena tuanmu sekalipun tidak layak berada di depanku”


***


“Apa kau berpikir aku akan percaya sebuah dongeng konyol seperti itu ?” Long Aoutian bertanya setelah terdiam cukup lama


Disisi lain, “Zhou Yu” tersenyum sinis dan membalas


“Aku tidak berharap kau percaya. Aku mengatakan semua itu supaya kau tidak merasa tidak adil saat aku membunuhmu nanti”


Pemuda bertopeng tersebut kemudian meregangkan tubuhnya dan berkata


“Meskipun aku sangat ingin membunuhmu saat ini, tapi bagaimanapun aku harus memenuhi perjanjian kita untuk membunuh orang-orang tidak berguna itu terlebih dahulu”


“Jadi, tunggu aku sebentar, aku pastikan untuk menyelesaikan mereka dengan cepat”

__ADS_1


...


__ADS_2