Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Salah Penilaian


__ADS_3

Melihat kepergian Yu Lian, sosok berjubah hitam mengerutkan keningnya sebelum menatap Zhou Yu dengan tajam


"Anak ini tidak sederhana " Sosok berjubah hitam tersebut bergumam pelan setelah mengamati penampilan Zhou Yu selama beberapa saat


Sejak kemunculannya sampai saat pemuda bertopeng tersebut berhasil menghentikan serangan gabungan kelima siluman yang ia kendalikan


Kekuatan yang ditunjukkan pemuda bertopeng tersebut sangat luar biasa


Bahkan di Pemerintah Surga sekalipun, bakat yang ditunjukkan Zhou Yu sangat jarang terjadi


Kebenaran tersebut membuatnya merasa heran, sebab dari informasi yang mereka miliki


Kecuali Ming An, jenius ilmu silat paling mempesona seratus tahun terakhir, anggota lain dari Sekte Pedang Kembar tidak layak untuk mereka perhatikan


Tapi kenyataannya ada sosok seperti pemuda bertopeng dihadapannya


Meskipun benar bahwa kekuatan pemuda bertopeng tersebut memang masih belum cukup untuk membuat Pemerintah Surga merasa khawatir


Namun potensi yang dimilikinya tidak kalah dan bahkan lebih kuat dari yang pernah ditunjukkan Ming An semasa muda


Karena itu terlepas dari apa yang terjadi, secara normal nama Zhou Yu harus muncul di dalam Pemerintahan Surga dan menjadi perhatian para petinggi organisasi


Sosok berjubah hitam tersebut kemudian melirik jasad ketiga muridnya dengan tatapan marah sebelum kembali berkata dengan suara dalam "Satu-satunya kemungkinan organisasi tidak memiliki informasi anak ini sampai sekarang adalah karena ada kekuatan yang melindunginya "


"Dan satu-satunya kekuatan yang bisa melindungi seseorang dari mata dan telinga organisasi hanyalah mereka "


Ketika mengatakan itu, sosok tersebut terdengar sedikit ketakutan


Disisi lain, Zhou Yu tidak menyadari pemikiran yang terbentuk dalam benak sosok berjubah hitam tersebut


Setelah kepergian Bibi Gurunya, pemuda bertopeng tersebut langsung mengalihkan perhatiannya ke arah sosok berjubah hitam yang membuat keduanya saling menatap dan menghasilkan percikan tidak terlihat di udara

__ADS_1


***


"Aku tidak tahu apakah ini akan berhasil, tapi biarkan aku mencoba "Zhou Yu bergumam sebelum memerintahkan Pisau Pendek yang telah kembali mengambang disampingnya menyerang salah satu siluman dengan menggunakan pikiran


Belajar dari pengalaman menggunakan Cincin Ruang, Zhou Yu berpikir cara kerja Pisau Pendek memiliki kesamaan sebab kedua hal tersebut sama-sama misterius dan penuh keanehan


Tapi yang tidak pernah pemuda bertopeng tersebut harapkan, tindakan coba-coba yang ia lakukan benar-benar membuahkan hasil dimana Pisau Pendek yang sebelumnya mengambang disamping pemuda bertopeng tersebut melesat menuju salah satu siluman dengan kecepatan yang mencengangkan


Hanya dalam satu tarikan nafas, Pisau Pendek tersebut kemudian menusuk dan menebus kepala siluman tersebut


Meskipun insting Binatang Buasnya sempat memberikan peringatan ekstrim, namun dalam situasi dimana Pisau Pendek tidak terlihat


Siluman tersebut tidak bisa memberikan tanggapan apapun selain menjerit dan jatuh ke tanah


Tubuh siluman tersebut kemudian berkedut dan kepalanya menyemburkan darah seperti air mancur


Melihat pemandangan tersebut, sosok berjubah hitam melompat mundur dan berkata dengan nada terkejut "Apa yang terjadi ? "


Disisi lain, Zhou Yu tidak menjawab


Melihat pemandangan tersebut, pemuda bertopeng itu juga terkejut, selain karena percobaannya berhasil, ia terkejut karena ketajaman Pisau Pendek itu sangat luar biasa


Bahkan pertahanan Siluman Tingkat Menengah dengan mudah ditembus seperti sepotong tahu olehnya


Dan tepat ketika pemuda bertopeng tersebut belum selesai dengan keterkejutannya


Ia merasakan perasaan bahagia yang dilepaskan Pisau Pendek tersebut


Dengan munculnya perasaan bahagia tersebut, Zhou Yu merasakan darahnya sedikit bergetar yang menghasilkan perasaan aneh dalam dirinya


"Perasaan apa ini ?"

__ADS_1


***


Sementara itu, tepat ketika Zhou Yu merasakan perasaan aneh akibat umpan balik dari Pisau Pendek


Yu Lian telah tiba di samping Penatua Agung


Melihat penampilan kelelahan pria tua tersebut, Yu Lian terlihat malu dan merasa bersalah


Wanita cantik tersebut kemudian berjalan dan berkata ke arah Penatua Agung yang tengah fokus mengamati pertempuran


"Bagaimana situasinya, Penatua Agung ?"


Mendengar suara yang dikenalnya, Penatua Agung tertegun dan menoleh "Dewi akhirnya anda disini "


Yu Lian mengangguk dan berdiri disamping Penatua Agung


Disisi lain, Penatua Agung kemudian menjelaskan tentang situasi yang tengah terjadi


Mendengar bahwa situasinya tidak terlalu optimis, wanita cantik tersebut mengerutkan keningnya dan berkata "Sepertinya aku salah perhitungan"


"Apa maksud anda Dewi ?" Penatua Agung bertanya dengan heran


Yu Lian terdiam sejenak sebelum menjelaskan


Setelah mendengar penjelasan wanita cantik tersebut, Penatua Agung tertegun dan berkata "Jadi suara Seruling itulah yang membuat para siluman seperti mencium bau darah segar ? tidak heran jika mereka tiba-tiba pulih dan menjadi lebih ganas "


"Itu benar " Yu Lian mengangguk dan menjawab "Tapi situasi kali ini berbeda, dengan bau darah yang semakin kuat di udara, tanpa suara Seruling itu pun, para siluman akan menjadi lebih ganas dari sebelumnya "


Mendengar pernyataan tersebut, Penatua Agung terdiam selama beberapa saat sebelum bertanya "Lalu apa yang harus kita lakukan selanjutnya Dewi ?"


"Awalnya aku pikir kunci Gelombang Siluman ini ada pada orang-orang yang muncul bersama mereka tadi, tapi sepertinya tidak begitu " Yu Lian kemudian mengedarkan pandangannya dan berkata "Di antara Gelombang Siluman ini, aku yakin ada seekor Siluman Tingkat Tinggi yang menggerakkan mereka secara diam-diam, kita harus mencari siluman Itu dan membunuhnya "

__ADS_1


...


__ADS_2