
Melihat kepergian Yu Lian, sosok berjubah hitam mengerutkan keningnya sebelum menatap Zhou Yu dengan tajam
"Anak ini tidak sederhana " Sosok berjubah hitam tersebut bergumam pelan setelah mengamati penampilan Zhou Yu selama beberapa saat
Sejak kemunculannya sampai saat pemuda bertopeng tersebut berhasil menghentikan serangan gabungan kelima siluman yang ia kendalikan
Kekuatan yang ditunjukkan pemuda bertopeng tersebut sangat luar biasa
Bahkan di Pemerintah Surga sekalipun, bakat yang ditunjukkan Zhou Yu sangat jarang terjadi
Kebenaran tersebut membuatnya merasa heran, sebab dari informasi yang mereka miliki
Kecuali Ming An, jenius ilmu silat paling mempesona seratus tahun terakhir, anggota lain dari Sekte Pedang Kembar tidak layak untuk mereka perhatikan
Tapi kenyataannya ada sosok seperti pemuda bertopeng dihadapannya
Meskipun benar bahwa kekuatan pemuda bertopeng tersebut memang masih belum cukup untuk membuat Pemerintah Surga merasa khawatir
Namun potensi yang dimilikinya tidak kalah dan bahkan lebih kuat dari yang pernah ditunjukkan Ming An semasa muda
Karena itu terlepas dari apa yang terjadi, secara normal nama Zhou Yu harus muncul di dalam Pemerintahan Surga dan menjadi perhatian para petinggi organisasi
Sosok berjubah hitam tersebut kemudian melirik jasad ketiga muridnya dengan tatapan marah sebelum kembali berkata dengan suara dalam "Satu-satunya kemungkinan organisasi tidak memiliki informasi anak ini sampai sekarang adalah karena ada kekuatan yang melindunginya "
"Dan satu-satunya kekuatan yang bisa melindungi seseorang dari mata dan telinga organisasi hanyalah mereka "
Ketika mengatakan itu, sosok tersebut terdengar sedikit ketakutan
Disisi lain, Zhou Yu tidak menyadari pemikiran yang terbentuk dalam benak sosok berjubah hitam tersebut
Setelah kepergian Bibi Gurunya, pemuda bertopeng tersebut langsung mengalihkan perhatiannya ke arah sosok berjubah hitam yang membuat keduanya saling menatap dan menghasilkan percikan tidak terlihat di udara
__ADS_1
***
"Aku tidak tahu apakah ini akan berhasil, tapi biarkan aku mencoba "Zhou Yu bergumam sebelum memerintahkan Pisau Pendek yang telah kembali mengambang disampingnya menyerang salah satu siluman dengan menggunakan pikiran
Belajar dari pengalaman menggunakan Cincin Ruang, Zhou Yu berpikir cara kerja Pisau Pendek memiliki kesamaan sebab kedua hal tersebut sama-sama misterius dan penuh keanehan
Tapi yang tidak pernah pemuda bertopeng tersebut harapkan, tindakan coba-coba yang ia lakukan benar-benar membuahkan hasil dimana Pisau Pendek yang sebelumnya mengambang disamping pemuda bertopeng tersebut melesat menuju salah satu siluman dengan kecepatan yang mencengangkan
Hanya dalam satu tarikan nafas, Pisau Pendek tersebut kemudian menusuk dan menebus kepala siluman tersebut
Meskipun insting Binatang Buasnya sempat memberikan peringatan ekstrim, namun dalam situasi dimana Pisau Pendek tidak terlihat
Siluman tersebut tidak bisa memberikan tanggapan apapun selain menjerit dan jatuh ke tanah
Tubuh siluman tersebut kemudian berkedut dan kepalanya menyemburkan darah seperti air mancur
Melihat pemandangan tersebut, sosok berjubah hitam melompat mundur dan berkata dengan nada terkejut "Apa yang terjadi ? "
Disisi lain, Zhou Yu tidak menjawab
Melihat pemandangan tersebut, pemuda bertopeng itu juga terkejut, selain karena percobaannya berhasil, ia terkejut karena ketajaman Pisau Pendek itu sangat luar biasa
Bahkan pertahanan Siluman Tingkat Menengah dengan mudah ditembus seperti sepotong tahu olehnya
Dan tepat ketika pemuda bertopeng tersebut belum selesai dengan keterkejutannya
Ia merasakan perasaan bahagia yang dilepaskan Pisau Pendek tersebut
Dengan munculnya perasaan bahagia tersebut, Zhou Yu merasakan darahnya sedikit bergetar yang menghasilkan perasaan aneh dalam dirinya
"Perasaan apa ini ?"
__ADS_1
***
Sementara itu, tepat ketika Zhou Yu merasakan perasaan aneh akibat umpan balik dari Pisau Pendek
Yu Lian telah tiba di samping Penatua Agung
Melihat penampilan kelelahan pria tua tersebut, Yu Lian terlihat malu dan merasa bersalah
Wanita cantik tersebut kemudian berjalan dan berkata ke arah Penatua Agung yang tengah fokus mengamati pertempuran
"Bagaimana situasinya, Penatua Agung ?"
Mendengar suara yang dikenalnya, Penatua Agung tertegun dan menoleh "Dewi akhirnya anda disini "
Yu Lian mengangguk dan berdiri disamping Penatua Agung
Disisi lain, Penatua Agung kemudian menjelaskan tentang situasi yang tengah terjadi
Mendengar bahwa situasinya tidak terlalu optimis, wanita cantik tersebut mengerutkan keningnya dan berkata "Sepertinya aku salah perhitungan"
"Apa maksud anda Dewi ?" Penatua Agung bertanya dengan heran
Yu Lian terdiam sejenak sebelum menjelaskan
Setelah mendengar penjelasan wanita cantik tersebut, Penatua Agung tertegun dan berkata "Jadi suara Seruling itulah yang membuat para siluman seperti mencium bau darah segar ? tidak heran jika mereka tiba-tiba pulih dan menjadi lebih ganas "
"Itu benar " Yu Lian mengangguk dan menjawab "Tapi situasi kali ini berbeda, dengan bau darah yang semakin kuat di udara, tanpa suara Seruling itu pun, para siluman akan menjadi lebih ganas dari sebelumnya "
Mendengar pernyataan tersebut, Penatua Agung terdiam selama beberapa saat sebelum bertanya "Lalu apa yang harus kita lakukan selanjutnya Dewi ?"
"Awalnya aku pikir kunci Gelombang Siluman ini ada pada orang-orang yang muncul bersama mereka tadi, tapi sepertinya tidak begitu " Yu Lian kemudian mengedarkan pandangannya dan berkata "Di antara Gelombang Siluman ini, aku yakin ada seekor Siluman Tingkat Tinggi yang menggerakkan mereka secara diam-diam, kita harus mencari siluman Itu dan membunuhnya "
__ADS_1
...