
Zhou Yu kembali ke podium peserta dengan sikap seakan tidak terjadi apapun
"Seperti yang di harapkan dari saudara Zhou.." Jiang Feng tersenyum
"Itu hanya sebuah keberuntungan, tidak perlu di lebih - lebihkan.." Zhou Yu berkata sambil duduk di samping Jiang Feng
Jiang Feng tersenyum canggung 'Bagaimana bisa pertarungan yang mendominasi hingga membuat lawan tidak di beri kesempatan melawan adalah sebuah keberuntungan ?' pikir Jiang Feng sambil melirik Zhou Yu
***
Pertandingan kembali di lanjutkan. Dua peserta telah berdiri di arena pertandingan, pertandingan kedua ialah Qiong Lin melawan Jiang Feng
Tanpa membuang waktu Jiang Feng segera berlari sambil mengayunkan pedangnya dan Qiong Lin menahan serangan tersebut dengan pedangnya juga. Pedang bertemu pedang sehingga menghasilkan percikan api yang cukup besar
Keduanya terdorong mundur tiga langkah, berbeda dengan Jiang Feng yang tanpa ekspresi, dapat di lihat jelas keterkejutan di wajah Qiong Lin, Qiong Lin tidak menduga bahwa kekuatan Jiang Feng meningkat lagi karena ia jelas tahu kekuatan Jiang Feng sebelumnya
Keduanya kembali menyerang pada waktu bersamaan, serangan demi serangan terjadi namun masih tetap belum terlihat siapa yang akan menjadi pemenang
"Tidak ku sangka kekuatan dan kemampuan senior Qiong bisa mengimbangi senior Jiang.." Salah satu penonton berseru saat menyaksikan pertandingan Qiong Lin dan Jiang Feng
__ADS_1
Sangat jelas bahwa penonton belum mengetahui situasi sebenarnya karena sedari tadi Jiang Feng memang masih menahan diri
Pertarungan terus berlanjut di arena, awalnya kedua peserta bertarung imbang namun akhirnya Jiang Feng berhasil menekan Qiong Lin sehingga memaksa Qiong Lin berada dalam posisi bertahan tanpa bisa membalas serangan, serangan demi serangan terus di lakukan oleh Jiang Feng sampai akhirnya satu tebasan berhasil mengenai perut Qiong Lin
Qiong Lin membuat jarak kemudian melirik luka di perutnya sambil meringis
"Apa kau baik-baik saja saudari Qiong? " Jiang Feng bertanya dengan nada khawatir yang di jawab dengan anggukan seperti biasa oleh Qiong Lin
Qiong Lin segera kembali berlari menyerang Jiang Feng, pertarungan kembali terjadi sampai akhirnya Qiong Lin kembali terlempar dan kemudian menyerah
***
"Salam saudara Zhou.. " Fang Hai menangkupkan tangannya
"Salam saudara Fang, anda benar-benar bakat yang tersembunyi..."
Fang Hai tersenyum canggung, keduanya memang tidak saling mengenal sebelumnya karena sama-sama terlalu tertutup dan juga Fang Hai belum lama ini di promosikan menjadi murid inti yaitu beberapa bulan lebih awal dari Yuan Qixue
Selain karena memang tidak terlalu terkenal sebelumnya sehingga para murid inti tidak terlalu peduli dengan hal tersebut, Fang Hai juga jarang meninggalkan kediamannya sehingga menyebabkan kehadirannya di jajaran murid inti semakin di lupakan
__ADS_1
Setelah peringatan wasit dan pengumuman pertandingan di mulai, Fang Hai menyerang terlebih dahulu, sebelumnya ia telah menyaksikan pertandingan Zhou Yu sehingga ia memiliki gambaran kasar tentang kemampuan Zhou Yu
Fang Hai mengayunkan tongkatnya yang di sambut oleh ayunan pedang Zhou Yu, keduanya bertukar beberapa jurus sebelum mengambil jarak satu sama lain
Namun saat Fang Hai masih berusaha mengatur nafas, Zhou Yu tidak memberi kesempatan tersebut dan kembali menyerang dengan menebaskan pedangnya, Fang Hai tidak memiliki kesempatan untuk mengelak sehingga Fang Hai terpaksa menahan serangan pedang tersebut dengan tongkatnya
Fang Hai melebarkan matanya saat akhirnya ia mengetahui bahwa kemampuan Zhou Yu berada di luar imajinasinya karena setelah menahan serangan tersebut ia terdorong mundur 5 langkah dan tangannya bergetar hebat
Keduanya kembali bertukar jurus , namun karena perbedaan kekuatan yang sangat besar membuat Fang Hai terus di dorong oleh Zhou Yu, Fang Hai yang di desak sehingga ia bahkan tidak di beri kesempatan membalas memaksanya untuk bertahan sambil bergerak mundur
Zhou Yu menambahkan kekuatannya sebesar 35% sehingga membuat gerakannya semakin cepat sampai menyulitkan Fang Hai dalam menahan setiap serangan yang datang, pada kenyataannya kemampuan Fang Hai memang di atas rata - rata para murid inti biasa sehingga ia sangat pantas berhasil maju ke tahap ini namun keberuntungannya sangat buruk sehingga ia bertemu Zhou Yu di pertandingan kali ini
Satu tebasan lagi berhasil di tahan oleh Fang Hai namun serangan tersebut terlalu kuat sehingga membuat Fang Hai terlempar ke belakang dan memuntahkan darah segar
Fang Hai batuk beberapa kali sebelum mengangkat tangan dan berkata "Aku menyerah "
"Maafkan aku saudara Fang.." Zhou Yu tersenyum canggung sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, ia tidak menyangka bahwa ia akan lepas kendali sehingga memberikan serangan dengan kekuatan sedikit lebih besar
"Tidak masalah saudara Zhou, aku mendapatkan banyak pelajaran setelah pertandingan ini..." Fang Hai tersenyum
__ADS_1