Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Xu Wendao


__ADS_3

“Ini hampir selesai” Wang Yuan berkata sambil menatap Zhou Yu dengan cermat


Disisi lain, Zhou Yu terlihat memejamkan matanya dengan alis yang sesekali berkerut kesakitan


“Bergabung” Wang Yuan bergumam pelan


Seketika sebuah cahaya berwarna emas yang sangat mirip dengan yang dikeluarkan Wang Yuan muncul dari tubuh Zhou Yu


Melihat hal tersebut, Wang Yuan menarik Yang Ye sembari berkata “Mundur lah”


Bersamaan dengan berakhirnya kalimat Wang Yuan


Sebuah ledakan tiba-tiba terjadi di lokasi Zhou Yu berada sebelumnya dan menyebar ke segala arah


Namun sebelum gelombang kejut yang berasal dari ledakan itu bisa menghancurkan Tanaman dan Pepohonan Ajaib di dalam Cincin Ruang


Sebuah energi pelindung tiba-tiba muncul dan membungkus ledakan tersebut, sehingga membuat ledakan itu tertahan dan hanya membuat air kolam di dalamnya beterbangan


Wang Yuan menaikkan alisnya setelah melihat energi pelindung tersebut sebelum kemudian bergumam dengan pelan


“Meskipun aku tahu ruangan ini terbentuk dari berbagai segel yang rumit, tapi melihatnya secara langsung masih membuatku merasa kagum”


“Sangat disayangkan orang itu menjadikan orang biasa sepertinya sebagai Roh Senjata dari pusaka sehebat ini” Sambung pria paruh baya tersebut sambil melirik Yang Ye yang masih terlihat terkejut

__ADS_1


Disisi lain, Yang Ye tidak menyadari bahwa pria paruh baya tersebut baru saja meremehkannya


Melihat air yang beterbangan sebelumnya mulai berjatuhan seperti hujan, pria tua tersebut kemudian berkata “Ledakan itu...apakah Tuan Muda akan baik-baik saja senior ?”


“Kau akan segera mengetahuinya” Wang Yuan menjawab dengan tenang


Namun pernyataan tersebut gagal menghilangkan kegelisahan di hati Yang Ye karena setelahnya, pria tua tersebut terus menatap pusat ledakan dengan gugup


Tepat ketika Yang Ye semakin tidak sabar dan berniat menerobos energi pelindung


Zhou Yu tiba-tiba muncul dan membuat kekhawatiran pria tua tersebut jatuh


Disisi lain, Wang Yuan menaikkan alisnya dan berkata dengan nada rendah “Sepertinya berhasil”


...


Rumah Keluarga Bangsawan Feng


Di sebuah ruangan yang mempunyai dekorasi yang sangat mewah


Seorang gadis cantik terlihat duduk di sebuah ayunan yang terbuat dari emas sambil menatap keluar ruangan


Dengan wajah yang penuh daya tarik dan mata yang membuat siapapun tidak tahan untuk saling menatap, gadis cantik tersebut terlihat semakin mempesona dengan balutan gaun bermotifkan bunga di tubuhnya

__ADS_1


Gadis tersebut terlihat tenang, namun sedari tadi alisnya tidak berhenti berkerut sehingga membuat orang sadar bahwa gadis cantik tersebut tidak setenang kelihatannya


Tepat ketika gadis cantik tersebut mulai semakin sering menghela nafas, sebuah langkah kaki tiba-tiba muncul di ruangan yang sunyi itu


Setelah beberapa saat, langkah kaki itu berhenti dan digantikan oleh sebuah suara “Xu Wendao memberi hormat kepada Nona Feng”


Mendengar suara tersebut, Feng Xue berbalik dan menatap ke arah pemuda yang baru saja tiba dengan cermat


“Kedudukan kita di sini sama, jadi anda tidak perlu memberi hormat saat bertemu denganku” Feng Xue tersenyum ramah dan berkata "Sebelumnya mohon maafkan aku karena baru bisa menemui mu sekarang, saudara Xu"


Disisi lain, Xu Wendao menggelengkan kepalanya dan berkata “Aku seharusnya berterima kasih. Karena berkat Anda, keturunan keluarga Feng tidak terus menggangguku. Bantuan ini, aku Xu Wendao mengingatnya dalam hatiku”


“Jangan katakan itu” Feng Xue menggelengkan kepalanya dan berkata “Tidak peduli apakah nama keluarga kita sama atau tidak. Tapi bagaimanapun darah yang mengalir dalam tubuh kita memiliki akar yang serupa”


Xu Wendao tersenyum sinis dan membalas “Tapi sayangnya, tidak semua orang berpikir seperti Anda. Tidak, maksudku hanya Anda yang berpikir seperti itu”


Mendengar pernyataan tersebut, Feng Xue menggelengkan kepalanya dan berkata “Aku tahu kau marah kepada mereka. Aku juga tahu kata-kataku saat ini tidak ada artinya sama sekali, tapi percayalah, semuanya tidak seperti yang saudara Xu pikirkan”


“Maafkan aku sebelumnya, Nona Feng. Tapi aku adalah orang dari pelosok yang tidak pandai berbicara, jadi tolong katakan ada keperluan apa anda memanggilku ke sini ?” Xu Wendao berkata sambil menatap gadis cantik tersebut


Feng Xue menarik nafas dan berkata “Baiklah, karena saudara Xu sangat langsung, aku juga tidak akan berbelit-belit”


“Aku berharap saudara Xu bisa menghubungi orang itu untukku...”

__ADS_1


...


__ADS_2