
“Apakah disini tempatnya, saudara Xu ?” Feng Xue yang terlihat mengenakan jubah besar yang menutupi seluruh tubuhnya bertanya sambil menatap kedai kecil di depannya
Xu Wendao yang berdiri di sampingnya dengan pakaian serupa terlihat mengangguk berat sebelum berkata “Aku perlu berbicara dulu dengan mereka. Jadi aku harap Nona Feng bisa menunggu di luar terlebih dahulu”
“Tidak masalah” Feng Xue membalas sambil menganggukkan kepalanya
Disisi lain, Xu Wendao terlihat ragu-ragu sebelum mendorong pintu kedai sembari melangkahkan kakinya
“Saudara Xu, Anda akhirnya di sini “ Sebuah suara tiba-tiba muncul tepat ketika Xu Wendao baru saja memasuki kedai tadi
Xu Wendao melirik ke arah sumber suara, melihat seorang pemuda dengan pakaian pelayan terlihat sedang membersihkan salah satu meja sambil tersenyum ramah ke arahnya
Pemuda tersebut kemudian duduk sembari berkata “Lama tidak bertemu, saudara Cu”
Disisi lain, melihat wajah Xu Wendao yang berbeda dari biasanya
Pemuda yang di panggil saudara Cu menghentikan tindakannya dan bertanya dengan serius “Apakah ada sesuatu yang terjadi, saudara Xu ?”
Xu Wendao menghela nafas, namun sebelum pemuda tersebut bisa membuka mulutnya
Seorang pria paruh baya tiba-tiba muncul dari dalam ruangan tepat di belakang meja penerima tamu
Pria paruh baya tersebut kemudian menatap Xu Wendao dengan tajam dan langsung bertanya dengan nada dingin “Kenapa kau membawanya kemari ?”
Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda yang tadi menyapa Xu Wendao terlihat kebingungan dan bertanya “Siapa yang Anda maksud senior ?”
Namun pria paruh baya tersebut tidak menjawab dan hanya terus mengawasi Xu Wendao yang berada tepat di depannya
Xu Wendao menghela nafas sembari meninggalkan kursi duduknya dan berkata “Maafkan aku sebelumnya senior, tapi aku punya alasan yang kuat kenapa aku membawanya”
“Beritahu aku seberapa kuat itu, tapi ingat. Jika ternyata alasanmu adalah sesuatu yang sepele apalagi sampai kau berbohong, jangan salahkan aku karena bersikap kasar”
***
“Tidak peduli seberapa besar kecerobohan mu, bagaimana bisa kau memberitahu keberadaan kami kepadanya ?” Pria paruh baya bertanya dengan marah setelah mendengar penjelasan Xu Wendao
Xu Wendao terdiam selama beberapa saat sebelum menjawab "Aku yakin Nona Feng dapat di percaya"
Xu Wendao terdiam, sehingga membuat pria paruh baya tersebut kembali tertawa sinis dan berkata "Kau bahkan belum lama mengenalnya, bagaimana bisa kau mempercayainya begitu saja "
Melihat amarah pihak lain yang semakin kuat, Xu Wendao tidak menyusut dan berkata dengan serius "Aku yakin dengan keputusanku karena itu aku harap senior bisa bertemu dengan Nona Feng"
"Aku tidak punya urusan dengannya, aku juga tidak tertarik punya urusan dengannya" Pria paruh baya tersebut membalas dengan dingin
Namun tepat ketika Xu Wendao berniat berdebat
Sebuah suara tiba-tiba muncul dari arah pintu kedai
__ADS_1
"Tapi aku mempunyai urusan yang penting dengan orang yang anda layani senior "
Mendengar kalimat tersebut, pria paruh baya itu melirik ke sumber suara dan membalas "Nona Feng, sebagai seorang bangsawan, apakah anda tidak tahu bahwa menguping adalah suatu tindakan yang tidak terpuji ?"
"Suara anda sangat keras senior, aku yakin orang yang lewat pun akan mendengarnya " Feng Xue yang entah sejak kapan berdiri di pintu masuk menjawab sambil melepaskan tudung kepalanya
Pria paruh baya tersebut mendengus dan berkata "Anda tidak disambut disini, aku harap anda cukup sadar untuk meninggalkan tempat ini segera "
"Anda sepertinya sangat tidak menyukaiku, senior" Feng Xue membalas sambil menatap pria paruh baya tersebut dengan tenang
Disisi lain, pria paruh baya tersebut menggelengkan kepalanya dan menjawab "Lebih tepatnya aku tidak menyukai para bangsawan dan seluruh keturunannya"
"Karena itu, aku harap anda segera pergi selama aku masih memintanya secara baik-baik sebelum aku bertindak kasar dan mengabaikan status bangsawan anda, Nona Feng" Sambung pria paruh baya tersebut dengan dingin
Feng Xue mengerutkan keningnya dan berkata kepada dirinya sendiri "Orang ini. Dia tidak main-main dengan ucapannya, jika aku tidak segera pergi sekarang juga, aku yakin dia tidak ragu untuk menyerang ku. Tapi aku tidak mungkin pergi sekarang, setidaknya sebelum aku menyampaikan pesanku untuk saudara Zhou "
Tepat ketika Feng Xue tengah dilema dengan situasi yang dihadapinya
Suara lain tiba-tiba muncul dan berkata
"Jangan berlebihan saudara Guo. Bagaimana pun, Nona Feng dan Tuan Muda adalah kenalan lama "
...
“Apakah disini tempatnya, saudara Xu ?” Feng Xue yang terlihat mengenakan jubah besar yang menutupi seluruh tubuhnya bertanya sambil menatap kedai kecil di depannya
Xu Wendao yang berdiri di sampingnya dengan pakaian serupa terlihat mengangguk berat sebelum berkata “Aku perlu berbicara dulu dengan mereka. Jadi aku harap Nona Feng bisa menunggu di luar terlebih dahulu”
“Tidak masalah” Feng Xue membalas sambil menganggukkan kepalanya
Disisi lain, Xu Wendao terlihat ragu-ragu sebelum mendorong pintu kedai sembari melangkahkan kakinya
“Saudara Xu, Anda akhirnya di sini “ Sebuah suara tiba-tiba muncul tepat ketika Xu Wendao baru saja memasuki kedai tadi
Xu Wendao melirik ke arah sumber suara, melihat seorang pemuda dengan pakaian pelayan terlihat sedang membersihkan salah satu meja sambil tersenyum ramah ke arahnya
Pemuda tersebut kemudian duduk sembari berkata “Lama tidak bertemu, saudara Cu”
Disisi lain, melihat wajah Xu Wendao yang berbeda dari biasanya
Pemuda yang di panggil saudara Cu menghentikan tindakannya dan bertanya dengan serius “Apakah ada sesuatu yang terjadi, saudara Xu ?”
Xu Wendao menghela nafas, namun sebelum pemuda tersebut bisa membuka mulutnya
Seorang pria paruh baya tiba-tiba muncul dari dalam ruangan tepat di belakang meja penerima tamu
Pria paruh baya tersebut kemudian menatap Xu Wendao dengan tajam dan langsung bertanya dengan nada dingin “Kenapa kau membawanya kemari ?”
__ADS_1
Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda yang tadi menyapa Xu Wendao terlihat kebingungan dan bertanya “Siapa yang Anda maksud senior ?”
Namun pria paruh baya tersebut tidak menjawab dan hanya terus mengawasi Xu Wendao yang berada tepat di depannya
Xu Wendao menghela nafas sembari meninggalkan kursi duduknya dan berkata “Maafkan aku sebelumnya senior, tapi aku punya alasan yang kuat kenapa aku membawanya”
“Beritahu aku seberapa kuat itu, tapi ingat. Jika ternyata alasanmu adalah sesuatu yang sepele apalagi sampai kau berbohong, jangan salahkan aku karena bersikap kasar”
***
“Tidak peduli seberapa besar kecerobohan mu, bagaimana bisa kau memberitahu keberadaan kami kepadanya ?” Pria paruh baya bertanya dengan marah setelah mendengar penjelasan Xu Wendao
Xu Wendao terdiam selama beberapa saat sebelum menjawab "Aku yakin Nona Feng dapat di percaya"
Xu Wendao terdiam, sehingga membuat pria paruh baya tersebut kembali tertawa sinis dan berkata "Kau bahkan belum lama mengenalnya, bagaimana bisa kau mempercayainya begitu saja "
Melihat amarah pihak lain yang semakin kuat, Xu Wendao tidak menyusut dan berkata dengan serius "Aku yakin dengan keputusanku karena itu aku harap senior bisa bertemu dengan Nona Feng"
"Aku tidak punya urusan dengannya, aku juga tidak tertarik punya urusan dengannya" Pria paruh baya tersebut membalas dengan dingin
Namun tepat ketika Xu Wendao berniat berdebat
Sebuah suara tiba-tiba muncul dari arah pintu kedai
"Tapi aku mempunyai urusan yang penting dengan orang yang anda layani senior "
Mendengar kalimat tersebut, pria paruh baya itu melirik ke sumber suara dan membalas "Nona Feng, sebagai seorang bangsawan, apakah anda tidak tahu bahwa menguping adalah suatu tindakan yang tidak terpuji ?"
"Suara anda sangat keras senior, aku yakin orang yang lewat pun akan mendengarnya " Feng Xue yang entah sejak kapan berdiri di pintu masuk menjawab sambil melepaskan tudung kepalanya
Pria paruh baya tersebut mendengus dan berkata "Anda tidak disambut disini, aku harap anda cukup sadar untuk meninggalkan tempat ini segera "
"Anda sepertinya sangat tidak menyukaiku, senior" Feng Xue membalas sambil menatap pria paruh baya tersebut dengan tenang
Disisi lain, pria paruh baya tersebut menggelengkan kepalanya dan menjawab "Lebih tepatnya aku tidak menyukai para bangsawan dan seluruh keturunannya"
"Karena itu, aku harap anda segera pergi selama aku masih memintanya secara baik-baik sebelum aku bertindak kasar dan mengabaikan status bangsawan anda, Nona Feng" Sambung pria paruh baya tersebut dengan dingin
Feng Xue mengerutkan keningnya dan berkata kepada dirinya sendiri "Orang ini. Dia tidak main-main dengan ucapannya, jika aku tidak segera pergi sekarang juga, aku yakin dia tidak ragu untuk menyerang ku. Tapi aku tidak mungkin pergi sekarang, setidaknya sebelum aku menyampaikan pesanku untuk saudara Zhou "
Tepat ketika Feng Xue tengah dilema dengan situasi yang dihadapinya
Suara lain tiba-tiba muncul dan berkata
"Jangan berlebihan saudara Guo. Bagaimana pun, Nona Feng dan Tuan Muda adalah kenalan lama "
...
__ADS_1