Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Membunuh


__ADS_3

Keesokan paginya Zhou Yu dan Yu Lian meninggalkan desa untuk melanjutkan perjalanan namun baru beberapa kilometer meninggalkan desa, keduanya telah di hadang oleh segerombolan perampok yang berjumlah sepuluh orang


"Tidak ku sangka, akan ada bidadari yang lewat sini.."Seorang perampok bertubuh besar berkata sambil tertawa keras "Serahkan barang berharga kalian, dan jangan melawan atau kalian akan tau akibatnya..."


Zhou Yu dan Yu Lian hanya diam mengamati situasi "Menyingkirlah!, kami tidak punya waktu berurusan dengan kalian..." Yu Lian berkata dengan dingin


Bagi Yu Lian membunuh mereka semudah membalikan telapak tangan, namun ia tidak ingin melakukannya karena keberadaan Zhou Yu


Pria berbadan besar yang sepertinya adalah pemimpin perampok justru tertawa keras "Tidak perlu terlalu dingin dengan kami nona, lebih baik kau tidak melawan dan ikutlah dengan kami, aku pastikan kau akan mendapatkan kesenangan yang tidak pernah nona dapatkan..."Pemimpin perampok menjilat bibirnya dengan wajah cabul. Wajah yang membuat Yu Lian merasa muak dan menatapnya dengan lebih dingin


Sebelum Yu Lian beraksi, Zhou Yu melesat dengan sangat cepat menuju gerombolan perampok, kecepatan Zhou Yu tidak bisa di tangkap oleh mata Pendekar Ahli sekalipun

__ADS_1


Tiba-tiba salah satu kepala anggota perampok terlepas dari tempatnya, membuat orang-orang yang di dekatnya sangat terkejut, satu demi satu anggota perampok tewas dengan sekali serangan tanpa pernah tau apa yang menyebabkan mereka tidak bisa lagi membuka mata


Yu Lian terkejut atas aksi Zhou Yu, Ia tidak menduga Zhou Yu akan membunuh dengan sangat cepat dan tanpa keraguan


Zhou Yu berhenti setelah membunuh semua anggota perampok dan hanya menyisakan pemimpinnya


Pemimpin perampok pucat pasi, Ia tidak menduga kedua orang yang menjadi target mereka adalah seorang pendekar, karena Yu Lian dan Zhou Yu memang tidak membawa senjata apa pun pada diri meraka sebelumnya, namun tiba-tiba Zhou Yu memegang sebuah pedang besar dan menghabisi semua anggotanya


Zhou Yu berjalan pelan menuju pemimpin perampok, sehingga membuat pemimpin perampok menelan ludah dan mengucurkan keringat dingin


"Maafkan aku pendekar, aku memiliki mata namun aku tidak bisa melihat kehebatan anda, mohon maafkan aku.." Pemimpin perampok menebak Zhou Yu berasal dari golongan putih karena setelah membunuh orang-orangnya, terlihat air mata yang hampir jatuh di kedua mata Zhou Yu

__ADS_1


Maka dari itu pemimpin perampok menggunakan siasat seperti biasanya dengan cara bersujud sambil menangis, Ia berharap Zhou Yu akan mengampuninya sama seperti pendekar golongan putih yang pernah ia temui sebelumnya


Zhou Yu tertawa mengejek, perasaannya memang sedang kacau setelah membunuh para perampok itu, namun karena perampok tersebut berani berpikir melecehkan Yu Lian sehingga membuat Zhou Yu sangat marah hingga ia mengabaikan perasaan dan berusaha mempertahankan kesadarannya


"Mengampunimu? Kau berani berpikir untuk melecehkan Bibi Guruku dan kau meminta pengampunan? dalam mimpimu pun kau tidak pantas untuk mendapatkan pengampunan akan hal ini...." Zhou Yu berteriak marah, Membuat tubuh pemimpin perampok bergetar hebat karena tau pemuda di hadapannya tidak akan mengampuninya


Zhou Yu menebas kepala pemimpin perampok dengan pedang petir hitam miliknya tanpa keraguan sedikitpun, namun setelah membunuh pemimpin perampok tubuh Zhou Yu bergetar kemudian jatuh tak sadarkan diri


***


Mohon dukungannya dengan memberikan vote, like, dan komen yah

__ADS_1


jangan lupa juga ikuti akun penulis@Sagara12ads


__ADS_2