Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Pria Paruh Baya berjubah emas


__ADS_3

Ia melihat seorang pria paruh baya yang mengenakan jubah emas dan mahkota di kepalanya sedang duduk di atas singgasana yang terbuat dari emas seperti seorang Kaisar


Namun berbeda dengan kaisar pada umumnya dimana singgasana dan jubah yang biasa mereka kenakan merupakan pola bergambar naga emas bercakar lima


Jubah dan singgasana pria paruh baya tersebut memiliki pola seekor harimau yang mengenakan mahkota


Akan tetapi meskipun berbeda, Zhou Yu tidak meragukan identitas penguasa pria paruh baya tersebut karena momentum dan aura penguasa yang dilepaskannya sangat luar biasa


Bahkan momentum Kaisar dari Kekaisaran Song yang pernah ia temui sebelumnya, kalah jauh dibandingkan dengan pria paruh baya tersebut


Apalagi meskipun pria paruh baya tersebut tidak melakukan apapun, Zhou Yu merasakan tekanan yang sangat besar jatuh pada pundaknya yang membuat pemuda bertopeng tersebut lebih berhati-hati


Setelah menekan keterkejutan dihatinya, Zhou Yu bertanya kepada pria paruh baya tersebut tentang identitasnya


Namun sepertinya pria paruh baya tersebut tidak tertarik untuk menjelaskan identitasnya atau lebih tepatnya pria paruh baya tersebut merasa kemampuan Zhou Yu masih belum cukup untuk mengetahui identitas dirinya ketika melihat sikap acuh tak acuh pria paruh baya tersebut


Tapi meskipun tidak menjelaskan identitasnya dengan benar, satu hal yang Zhou Yu ketahui dari mulut pria paruh baya tersebut yakni bahwa pria paruh baya tersebut adalah roh senjata Pedang Raja Harimau Emas dan saat ini ia sedang berada didalam pedang tersebut


***


"Maksud senior saat ini aku sedang dalam bentuk roh ?" Zhou Yu bertanya dengan nada terkejut, karena pernyataan pria paruh baya tersebut terdengar tidak masuk akal

__ADS_1


Pria paruh baya tersebut mengangguk sebagai jawaban


"Tapi bagaimana mungkin ?" Zhou Yu masih tidak yakin dan bertanya sesuai dengan logika "Bukankah jika roh seseorang terlepas dari wadahnya, orang tersebut akan mati ?"


"Apa yang kau katakan masuk akal " Pria paruh baya tersebut mengangguk sambil tersenyum setelah mendengar pertanyaan Zhou Yu dan berkata "Namun kau melupakan satu hal "


Zhou Yu menaikan alisnya dan bertanya "Apa itu senior ? "


"Kau melupakan bahwa saat ini dirimu hidup di dunia persilatan, dimana banyak hal yang misterius dan menakjubkan terjadi setiap harinya " Pria paruh baya tersebut menjawab dan melanjutkan "Kau mungkin berpikir bahwa pengalamanmu sudah cukup luas dan mengenal baik dunia persilatan "


"Tapi sebenarnya dunia persilatan ini sangatlah luas dan tidak terbatas, dimana pengalaman serta pemahaman yang kau banggakan itu bahkan tidak bisa dikatakan seujung kuku "


Melihat wajah pemuda bertopeng tersebut yang masih terlihat tidak percaya dengan ucapannya


Pria paruh baya tersebut tidak tersinggung dan tersenyum sambil berkata dengan tenang "Lagi pula zaman sudah banyak berubah, mungkin di dunia persilatan saat ini sudah tidak ada pendekar yang memiliki kemampuan untuk melepaskan roh dari raganya, karena itulah kau belum pernah mendengar ataupun melihat kemampuan itu "


"Tapi seharusnya sebagai orang yang telah bersentuhan dengan sesuatu yang berhubungan dengan roh, kau seharusnya bisa menerima semua ini dengan lebih mudah "


Ketika mengatakan itu, pria paruh baya tersebut menatap Zhou Yu penuh arti


Sementara pemuda bertopeng tersebut menaikan alisnya dan bertanya "Maksud senior..."

__ADS_1


***


Zhou Yu berusaha menanyakan lebih banyak informasi tentang roh


Namun pria paruh baya tersebut tidak menjelaskan lebih banyak setelah menunjuk Yang Ye yang membuat Zhou Yu mengerutkan kening dan merasa bahwa pria paruh baya tersebut terlalu suka bermain misteri, karena selalu mengatakan sesuatu dengan setengah kalimat


"Baiklah anak muda, aku pikir kau tidak datang ke sini hanya untuk semua percakapan kita sebelumnya bukan " Pria paruh baya tersebut berkata dengan tenang


Zhou Yu mengangguk, karena ucapan pria paruh baya tersebut terlalu mengejutkan membuatnya hampir melupakan tujuan utamanya


Ia kemudian bertanya tentang pisau pendek sebelumnya kepada pria paruh baya tersebut, terutama bagaimana pisau pendek tersebut bisa terbang dan mengeluarkan niat pisau yang sangat tajam


Karena menurut ajaran Ming An sebelumnya, niat senjata hanya bisa keluar ketika pendekar dan senjata yang digunakannya mencapai tingkat kesatuan yang luar biasa


Namun pisau pendek tersebut bisa mengeluarkan niat pisau, meskipun tanpa seorang pendekar yang mendampinginya yang membuat Zhou Yu sangat terkejut


***


Ketika ditanyai tentang pisau pendek tersebut, pria paruh baya tersebut akhirnya mengeluarkan emosi yang tidak pernah ia tunjukan sebelumnya, meskipun emosi tersebut segera menghilang dan kembali menjadi acuh tak acuh seperti sebelumnya


...

__ADS_1


__ADS_2