Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Perjalanan


__ADS_3

Saat Zhou Yu masih memikirkan tentang orang tuanya, pintu kamarnya di ketuk seseorang


"Yu'er apakah kau sudah siap ? waktunya berangkat sekarang " Terdengar suara Yu Lian dari balik pintu


Zhou Yu menjawab dan segera bergegas keluar setelah mengambil semua barang bawaannya


Tepat hari yang sudah di tentukan Yu Lian untuk berangkat menuju Ibukota. Keberangkatan Zhou Yu dan Yu Lian nyatanya di ketahui oleh seluruh sekte sehingga hampir semua anggota sekte ikut melepas kepergian Zhou Yu dan Yu Lian ke ibukota, terutama barisan para gadis yang ingin mencari perhatian atau sekedar melihat Zhou Yu


"Senior Zhou jaga dirimu baik-baik.."


"Kembalilah dengan selamat senior Zhou..."


"Ingat selalu adik junior di sini senior Zhou..."


Hampir semua wanita terus berkata sambil mengerumuni Zhou Yu, sehingga membuat Zhou Yu kewalahan, para tetua dan ketua sekte hanya bisa menggelengkan kepala melihat kejadian tersebut


"Lian'er maafkan aku tidak bisa menemanimu, jaga dirimu baik-baik dan juga Yu'er..." Ming An sangat mengkhawatirkan keduanya, terutama Zhou Yu yang belum memahami apa pun tentang dunia luar terlepas dari kemampuannya yang tinggi


"Aku akan baik-baik saja dan Yu'er juga akan selalu baik, tidak perlu khawatir! " Yu Lian langsung memeluk suaminya, Ia tidak peduli ratusan pasang mata menyaksikan hal tersebut

__ADS_1


Bagimanapun Yu Lian selalu bersama Ming An jika pergi keluar sekte, sehingga saat pergi tanpa Ming An membuat Yu Lian merasa sedih, untungnya Zhou Yu ikut bersamanya sehingga membuat Yu Lian sedikit terhibur


Ming An tersenyum tipis, sedari awal mereka menikah, Yu Lian akan selalu ikut saat dirinya melakukan misi, begitu pula sebaliknya, sehingga cukup wajar jika saat ini keduanya merasa berat meskipun hanya berpisah sebentar


Setelah semua hal selesai Yu Lian dan Zhou Yu berangkat menuju Ibukota, ketika bayangan keduanya menghilang dari pandangan semua orang, Ming An dan para tetua membubarkan kerumunan para murid


***


Zhou Yu dan Yu Lian melesat menggunakan ilmu meringankan tubuh masing-masing, Yu Lian tersenyum tipis mengetahui ilmu meringankan tubuh milik Zhou Yu sangat tinggi untuk pendekar setingkat Zhou Yu


"Yu'er dari mana kamu mendapatkan Ilmu meringankan tubuh setinggi ini? "


Zhou Yu tersenyum tipis, ia sudah menduga bahwa Yu Lian akan menanyakan tentang Ilmu meringankan tubuhnya yang sangat tinggi "Murid mendapatkannya dari cincin ruang peninggalan ayah dan ibu, Bibi Guru... "


"Bibi Guru, kira-kira berapa lama kita sampai ke Ibukota? "


"Jika kita mempertahankan kecepatan seperti ini, kita bisa tiba di ibukota dalam jangka waktu dua minggu.."


Zhou Yu mengangguk, Dalam waktu dua minggu ia yakin bisa menemukan berbagai pengetahuan tentang dunia persilatan, entah kenapa hal itu membuat Zhou Yu bersemangat

__ADS_1


Tidak ada hambatan di perjalanan hari pertama ini, mereka terus melesat dengan kecepatan tinggi dan hanya berhenti saat waktu makan siang


Yu Lian memutuskan untuk beristirahat di sebuah desa yang keduanya lewati, sebuah desa kecil namun cukup ramai


Yu Lian dan Zhou Yu berjalan mencari sebuah penginapan, sesampainya di sebuah penginapan keduanya di sambut oleh salah satu pelayan penginapan


"Selamat datang di penginapan kami, Ada yang bisa kami bantu? " Pelayan tersenyum ramah


" Kami ingin menginap, beri kami dua kamar..." Yu Lian sengaja meminta dua kamar, Ia tahu Zhou Yu selalu berlatih sebelum tidur, maka dari itu Yu Lian tidak mau mengganggunya


Zhou Yu dan Yu Lian memasuki kamar masing-masing untuk membersihkan diri dan kembali untuk makan malam


"Sepertinya perjalanan ini akan menyenangkan..." Zhou Yu tersenyum lebar, Sudah sangat lama dirinya ingin berkelana dan akhirnya terwujud


Saat sedang bermeditasi untuk memulihkan tenaga dalamnya, terdengar suara Yu Lian yang memanggilnya "Yu'er, ayo keluar saatnya makan malam.."


Saat Zhou Yu membuka pintu, terlihat Yu Lian tengah menunggunya di depan pintu kamar, Keduanya bergegas menuju meja makan


Penginapan yang keduanya tinggali memang bukanlah penginapan yang besar, Namun tetap menyediakan meja makan dan jamuan untuk para tamunya

__ADS_1


Zhou Yu bersantap tanpa mengeluarkan suara sepatah kata pun, karena hal itu adalah etika dasar yang di ajarkan Ming An dan Yu Lian sedari kecil


Setelah menghabiskan makanan masing-masing keduanya kembali masuk ke kamar untuk memulihkan stamina, seperti biasa Zhou Yu selalu berlatih di dalam cincin ruang sebelum tidur


__ADS_2