Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Gelisah


__ADS_3

Setelah berkomunikasi sebentar dengan Feng Xue dan Xie Tong


Zhou Yu segera duduk sambil menutup matanya untuk memulihkan tenaga dalam


Ia juga mengkonsumsi Pil Pemulih Tenaga Dalam untuk mempercepat prosesnya


Selain Zhou Yu, sebagian besar prajurit juga melakukan hal yang sama, sementara sisanya ditugaskan untuk melakukan beberapa hal


***


Feng Xue dan Xie Tong menatap Tembok Api dengan tatapan kagum dan khawatir


Mereka kagum dengan kemampuan Zhou Yu yang dapat menghentikan begitu banyak pendekar dengan hanya menggunakan sebuah jurus


Tapi keduanya juga khawatir dan cemas dengan seberapa lama Tembok Api tersebut bisa bertahan, karena apakah Tembok Api dapat melindungi seluruh penduduk desa sampai pasukan Aliran Putih tiba masih belum diketahui


"Apa yang harus kita lakukan Tuan Xie ?" Feng Xue bertanya dengan suara dalam

__ADS_1


Meskipun diakui sebagai jenius, baik dalam ilmu silat ataupun politik, namun dibandingkan dengan Xie Tong, Feng Xue masih sangat muda dan kurang pengalaman, sehingga ia masih harus banyak bertanya ketika ingin membuat sebuah tindakan, terutama dalam situasi seperti ini


Xie Tong terdiam untuk beberapa saat, kemudian berkata "Dalam situasi ini, kita hanya bisa menunggu, tapi untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan, sebaiknya biarkan para penduduk desa untuk terus waspada dan terjaga"


"Jika pasukan Aliran Putih belum tiba sampai Tembok Api runtuh, kita akan berusaha membuat celah supaya para penduduk desa bisa melarikan diri"


"Apakah mungkin untuk bertahan ? dengan keberadaan Pendekar Raja seperti Tuan Xie..." Feng Xue tidak melanjutkan, tapi menatap sekelilingnya dengan emosional


Setelah hidup di Desa Sua untuk waktu yang cukup lama


Xie Tong tersenyum pahit dan menjawab "Jika hanya orang-orang yang ada di depan kita, aku mungkin bisa menahannya, tapi masalahnya tidak sesederhana itu "


Tepat ketika Xie Tong menyelesaikan kalimatnya, empat jurus Perubahan Jenis Air tiba-tiba jatuh di atas Tembok Api, sehingga membuat Tembok Api bergetar beberapa saat, sebelum kembali tenang


Feng Xue memucat, sementara alis Xie Tong berkerut, meskipun ia sudah menduga bahwa orang-orang tersebut akan bertindak, namun ia tidak menyangka bahwa mereka akan bergerak begitu cepat


Bukan hanya Feng Xue dan Xie Tong, sebagai pemilik Tembok Api, Zhou Yu jiga segera mengetahui serangan tersebut, sehingga ia segera terbangun dari meditasinya dan menatap Tembok Api yang sempat gelisah tersebut

__ADS_1


Meskipun ia tidak bisa melihat apapun yang berada di balik Tembok Api, karena ketinggiannya


Namun dari nafas dan tenaga dalam yang diungkapkan pihak lain, Zhou Yu bisa menilai bahwa keempat jurus sebelumnya diciptakan oleh empat Pendekar Bergelar yang tidak lebih lemah dari pada wanita berambut pendek


"Bagaimana bisa ada begitu banyak Pendekar Bergelar di sini ? " Zhou Yu bergumam pelan sambil memegang busurnya dengan erat


***


"Bagaimana situasinya Tuan Muda Zhou ?" Feng Xue bertanya sambil menatap Tembok Api yang terus bergetar disertai asap putih yang membumbung tinggi


Zhou Yu menggelengkan kepala "Sangat tidak optimis, awalnya dengan serangan wanita berambut pendek sendirian, Tembok Api bisa bertahan sampai setengah jam atau lebih, tapi dengan empat Pendekar Bergelar yang ikut bergabung dalam penyerangan, Tembok Api tidak akan bertahan lama"


Zhou Yu kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah Xie Tong dan berkata "Tuan Xie adalah seorang Pendekar Raja, apakah mungkin untuk menggunakan jurus dari Perubahan Jenis Api yang dapat membantu Tembok Api menahan serangan para pendekar itu ?"


Feng Xue ikut mengalihkan perhatiannya dan wajah Xie Tong menjadi terlihat malu


Xie Tong menggelengkan kepala sambil tersenyum pahit "Meskipun aku adalah seorang Pendekar Raja, tapi keunggulanku adalah tenaga dalam, jika dalam kemampuan Perubahan Jenis, aku benar-benar buruk, bahkan jauh lebih buruk dari kemampuan orang-orang itu "

__ADS_1


__ADS_2