
Bersamaan dengan tindakan Yu Lian, pintu ruangan tersebut diketuk dengan tidak sabaran
Yu Lian menghela nafas dan memperbaiki posisi duduknya sebelum berkata "Silahkan masuk "
Dengan persetujuan Yu Lian, pintu ruangan pun terbuka dan menampilkan seorang pria tua dengan wajah cemas yang tidak lain adalah Penatua Agung
Setelah memasuki ruangan, Penatua Agung tidak berniat membuang waktu dan langsung berkata ke arah Yu Lian "Gelombang Siluman telah tiba, Dewi"
"Aku mengerti " Yu Lian mengangguk dan bangkit dari kursinya sambil berkata "Mari pergi ke sana, Penatua Agung "
***
Sementara itu, di benteng pertahanan yang baru saja di bangun
Terlihat para pendekar tengah sibuk mempertahankan benteng dari serangan Gelombang Siluman
Berbagai jurus serta anak panah yang tidak terhitung jumlahnya terbang ke arah Gelombang Siluman tersebut, sehingga membuat korban dari pihak Gelombang Siluman terus berjatuhan
Namun dengan ukuran Gelombang Siluman, korban yang berjatuhan terlihat tidak signifikan
Apalagi dengan fakta bahwa Gelombang Siluman berbeda dengan manusia dimana mereka tidak peduli sama sekali dengan apa yang mereka injak, Gelombang Siluman terus merangsak maju
Melihat hal tersebut, keempat Tetua Utama saling memandang sebelum mengangguk dan berteriak secara bersamaan
"Jurus Pedang Kembar~Pedang Memotong Bulan"
__ADS_1
Energi Pedang raksasa tiba-tiba muncul dan mengembun bersamaan dengan keempatnya mengangkat pedang mereka ke udara
Meskipun tidak berhasil membentuk pedang kuno yang memiliki momentum menakutkan seperti yang dilakukan Ming An
Namun gabungan serangan keempatnya juga terlihat menakjubkan dan melepaskan perasaan bahaya yang tidak kecil
Keempatnya kemudian saling melirik sebelum mengangguk dan mengayunkan pedang mereka secara bersamaan
Energi Pedang tersebut kemudian melesat menuju Gelombang Siluman dihadapannya
Merasakan bahaya yang datang dari Energi Pedang tersebut, para siluman tidak tinggal diam dan berusaha melawan dengan melepaskan keterampilan bawaan mereka
Namun kekuatan gabungan dari empat orang Pendekar Raja bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh, sehingga meskipun menghadapi halangan
Energi Pedang tersebut terus meluncur dan menghantam Gelombang Siluman dengan telak
"Gelombang Siluman ini terlalu besar, serangan gabungan kita tidak cukup untuk menghambat mereka sedikitpun " Tetua Su berkata dengan dalam
Yuan Qin dan yang lainnya mengangguk setuju dengan pernyataan wanita cantik tersebut
"Apa yang harus kita lakukan ?" Tetua Utama yang seusia dengan Yuan Qin bertanya sambil menatap Gelombang Siluman tersebut dengan datar
Tapi menghadapi pertanyaan tersebut, ketiga Tetua Utama lainnya tidak bisa menjawab
Tepat ketika keempatnya tengah kebingungan
__ADS_1
Yu Lian dan Penatua Agung akhirnya tiba ditempat kejadian
Melihat kedatangan keduanya, keempat Tetua Utama menundukan kepala mereka dan berkata "Dewi, Penatua Agung, akhirnya anda berdua disini "
"Bagaimana situasinya ?" Yu Lian langsung bertanya sambil menatap Gelombang Siluman dihadapannya
Keempatnya saling melirik sebelum Tetua Su maju selangkah dan berkata "Seperti yang anda lihat Dewi, Gelombang Siluman terlalu besar, meskipun kita sudah memerintahkan seluruh pendekar untuk melakukan pembelaan, tapi aku khawatir itu tidak bisa menghentikan Gelombang Siluman ini "
Yu Lian mengangguk dan berkata "Aku tidak menduganya, bahkan setelah terpecah menjadi banyak kelompok, Gelombang Siluman yang datang kepada kita masih sangat besar "
"Jadi apa yang harus kita lakukan Dewi ?" Tetua Su bertanya dengan hati-hati
Disisi lain Yu Lian tidak menjawab, tetapi malah menatap seluruh area dihadapannya dengan cepat
Melihat hal tersebut, Keempat Tetua Utama termasuk Penatua Agung menjadi cemas
Tepat ketika mereka tidak lagi bisa menunggu dan berniat menarik kembali perhatian Yu Lian
Wanita cantik tersebut tiba-tiba mengangkat busur yang ada ditangannya sebelum melepaskan sebuah serangan ke satu arah
Melihat tindakan wanita cantik tersebut, Penatua Agung dan yang lainnya terlihat kebingungan
Namun sebelum mereka bisa bertanya, sebuah suara tiba-tiba muncul di udara yang membuat Penatua Agung dan yang lainnya tertegun
"Yu Lian, jenius ilmu panah yang tersamarkan oleh kemampuannya dalam ilmu pengobatan, melihatmu hari ini, aku benar-benar merasa terhormat "
__ADS_1
...