
"Baiklah sudah saatnya kita melanjutkan perjalanan "Wang Ren bangkit kemudian memasukan kembali bekal mereka ke dalam buntalan kainnya
Keempatnya segere kembali naik kudanya masing-masing, di perjalanan Shi Xiong bertanya kepada Wang Ren "Menurutmu mengapa Ketua meminta kita untuk melewati jalan ini, kita bahkan tidak tahu pendekar bebas itu berada pada tingkat yang mana, lagi pula sudah banyak yang mencobanya namun gagal, apalagi kita membawa mereka untuk mewakili sekte "
Wang Ren menggelengkan kepalanya "Aku juga tidak tahu, Ketua hanya berkata bahwa kita harus melewati jalan ini sekaligus membersihkan wilayah ini "
Keduanya saling memandang dan menghela nafas, mereka kebingungan dengan perintah Ming An karena mereka di tugaskan menuju Sekte Tombak Petir untuk melindungi kedua murid yang akan menjadi perwakilan sekte di Turnamen Pilar Putih, namun Ming An justru memerintahkan mereka melewati jalur bahaya
Zhou Yu yang berada di depan Wang Ren dan Shi Xiong mendengar percapakan mereka sehingga membuatnya kembali mengingat perkataan Ming An
Sebelum mereka berangkat Ming An memang pernah berkata bahwa perjalanan kali ini akan lebih berbahaya dan kejam
Ming an juga mengatakan bahwa dunia persilatan juga mengikuti hukum rimba yang sebenarnya bahwa yang kuat akan memangsa yang lemah, sehingga Ming An meminta Zhou Yu untuk menguatkan hati dan tekadnya, karena mungkin suatu saat nanti Zhou Yu akan di paksa pada situasi antara membunuh atau terbunuh.
Sebelum gelap, keempatnya hampir mencapai lembah yang biasa di tinggali para pendekar bebas aliran hitam tersebut, Zhou Yu dan yang lainnya memutuskan beristirahat dan akan kembali melanjutkan per
jalanan besok
Wang Ren dan Shi Xiong masuk ke dalam hutan untuk mencari hewan buruan dan kayu bakar sedangkan Zhou Yu dan Jiang Feng tetap di tempat untuk menjaga kuda mereka
__ADS_1
Tidak butuh waktu lama, Wang Ren dan Shi Xiong kembali membawa kayu bakar dan empat ayam hutan, setelah menyalakan api dan membakar ayam hutan tersebut, Keempatnya makan malam dengan tenang
"Kalian berdua beristirahatlah, biarkan aku dan Tetua Shi yang bergantian berjaga " Wang Ren berkata setelah mereka menyelesaikan makan malamnya
Zhou Yu dan Jiang Feng mengangguk kemudian segera berbaring, tubuh mereka cukup kelelahan setelah menunggangi kuda cukup lama
"Biarkan aku yang berjaga terlebih dahulu Tetua Shi "
"Baiklah, segera bangunkan aku setelah waktunya tiba "
***
Meraka terus menyusuri jalan tersebut sampai akhirnya mereka tiba di lembah yang keempatnya bicarakan
Wang Ren yang berada di jajaran paling depan berkata "Tetap waspada, kita akan segera memasuki lembah-!"
Mereka menunggangi kuda dengan pelan, setelah berada di tengah lembah, mereka segera di sambut oleh puluhan anak panah
Wang Ren yang berada paling depan segera berteriak "Berlindung-! "
__ADS_1
Setelah mendengar teriakan tersebut segera membuat yang lainnya melompat dan berlindung di balik pohon, anak panah mengenai semua kuda mereka sehingga membuat kuda tersebut kehilangan nyawa
Setelah beberapa saat, anak panah berhenti dan terlihat lima orang yang memiliki wajah serupa berdiri dengan memegang busur di tangan masing-masing
"Siapa kalian, apakah kalian yang sering melakukan perampok dan pembunuhan di sini ?" Wang Ren yang pertama kali keluar dari balik pohon dan melihat mereka
Salah satu orang yang berdiri di tengah berkata sambil tersenyum "Kami Lima Iblis dari Lembah Gelap ini, pernah dengar? "
Wang Ren dan yang lainnya belum pernah mendengar tentang Lima Iblis tersebut, mereka bahkan baru tahu bahwa lembah ini bernama Lembah Gelap
Lembah ini ternyata di beri nama Lembah Gelap karena terlalu banyak pohon besar yang menghalangi sinar matahari di lembah tersebut
Namun dari sekali pandang mereka tahu bahwa kelima orang itu tidak lah sederhana
***
**Sekedar informasi, cerita PHS akan update 1 hari 1 chapter. Jika PHS nggak update pada Jadwalnya, pasti bakal di ganti di hari berikutnya
Itu aja, terima kasih**
__ADS_1