Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Dewa Mabuk


__ADS_3

Udara semakin membeku setelah semua orang mendengar suara tersebut


Tidak ada yang menduga akan ada seseorang yang berani memanggil nama asli dewa pembantaian secara langsung dengan nada seperti itu


"Siapa yang memiliki keberanian luar biasa di depanku ?" dewa pembantaian berkata dengan dingin


Semua pendekar di sekitarnya menahan nafas, ketika merasakan aura pembunuh yang semakin meluap dari dewa pembantaian


Di tengah ketakutan dan kebingungan semua orang, sebuah suara tenang terdengar di telinga semua pendekar yang ada "Kita hanya tidak bertemu selama tiga puluh tahun, namun kau sudah melupakan suaraku "


Bersamaan dengan suara itu berakhir, seorang kakek tua berpakaian lusuh tiba-tiba muncul di hadapan dewa pembantaian


Kakek tua itu menggenggam guci arak di tangan kanannya, sedangkan tangan kirinya berada di belakang punggungnya


Ia tidak mengeluarkan aura apapun sehingga membuatnya terlihat seperti kakek tua biasa


Namun kemunculannya yang tiba-tiba, serta sikapnya yang santai meskipun berada di depan dewa pembantaian, membuat para pendekar di sekitarnya tidak berani memandang kakek tua itu dengan sebelah mata


Ketika para pendekar masih menebak-nebak identitas kakek tua tersebut


Dewa pembantaian tiba-tiba berseru dan mengejutkan semua pendekar yang ada di medan perang "Itu kamu-!"


Para pendekar menatap keduanya dengan heran, melihat reaksi dewa pembantaian yang tidak marah, namun justru terkejut, membuat para pendekar yakin bahwa kakek tua tersebut tidaklah sederhana


"Tiga puluh tahun telah berlalu, sepertinya sayapmu telah mengeras, Ren Zhixing " kakek tua itu kembali buka suara


Mendengar perkataan tersebut, dewa pembataian tidak marah, ia tersenyum tipis dan berkata "Senior dewa mabuk bercanda denganku, aku tidak menduga akan bertemu dengan anda di tempat seperti ini "


Kerumunan kembali dibuat tidak bisa berkata-kata ketika melihat perubahan sikap dewa pembantaian

__ADS_1


Namun setelah mengetahui identitas kakek tua itu dari mulut dewa pembantaian, mambuat para pendekar terengah-engah


Karena kakek tua di depan mereka adalah Dewa Mabuk yang misterius


Hanya sepuluh orang di dunia persilatan kekaisaran song yang mendapat julukan dewa


Mereka adalah para pendekar yang telah berada di puncak dunia persilatan, meskipun terdapat pendekar suci yang tidak terhitung jumlahnya di dunia persilatan kekaisaran song


Hanya sepuluh orang yang berhasil membuka delapan gerbang dan mencapai puncak pendekar suci sampai saat ini, sehingga membuat mereka mendapatkan gelar dewa


Sepuluh pendekar tersebut berasal dari tiga aliran yang berbeda


Aliran putih dan hitam masing-masing memiliki empat dewa, sedangkan sisanya berasal dari aliran netral


Para pendekar tersebut biasanya tidak pernah keluar dari pengasingan, karena mereka adalah simbol pelindung bagi masing-masing aliran sehingga jika mereka bertarung satu sama lain, mereka akan membawa perang yang sangat besar


Dewa Mabuk sendiri tidak pernah mengatakan bahwa ia berasal aliran putih ataupun hitam, sehingga banyak orang percaya bahwa ia adalah seorang pendekar yang berasal dari aliran netral


Di katakan bahwa ketika dewa mabuk pertama kali muncul, ia memprovokasi sebuah sekte besar yang dipimpin oleh salah satu dewa dan berujung pertarungan keduanya


Pada saat itu, semua orang berpikir bahwa dewa mabuk akan tewas di tangan dewa tersebut


Namun sesuatu yang mengejutkan terjadi, di tengah tatapan kagum banyak orang ketika pertarungan keduanya terjadi, dewa mabuk justru keluar sebagai pemenang dan berhasil melukai dewa tersebut dengan cukup parah


Kejadian itu segera membawa gelombang besar di dunia persilatan, sehingga banyak sekte yang mencoba menyelidiki latar belakang dewa mabuk


Namun setelah berusaha keras untuk menyelidiki latar belakangnya, semua sekte tersebut hanya menerima kekecawaan karena dewa mabuk seperti muncul di udara tipis


Namun hal itu juga membangkitkan minat sekte-sekte tersebut untuk merekrutnya

__ADS_1


Tetapi seperti kemunculannya yang tiba-tiba, dewa mabuk juga menghilang secara tiba-tiba sehingga membuat sekte-sekte tersebut kesulitan untuk merekrutnya


Dewa mabuk sering muncul di tempat-tempat yang tidak terduga, baik di wilayah aliran putih maupun hitam


Kemunculannya pun selalu membawa gelombang besar di dunia persilatan, sebab sejak kemunculannya, ia telah bertarung dengan lima dewa di dunia persilatan


Tiga dewa berasal dari aliran hitam dan dua lainnya berasal dari aliran putih


Dari tiga dewa aliran hitam tersebut, dewa pembantaian merupakan salah satu dari mereka


Tidak pernah ada yang mengetahui pasti hasil pertarungan tersebut, namun banyak orang berspekulasi bahwa dewa mabuk memenangkan semua pertarungan tersebut


Karena dewa pembantaian yang tengah menggila pada waktu itu sekalipun segera menghilang dari sorotan


Selain itu, dewa naga putih dari gunung kunglun sekalipun, memuji kekuatan dewa mabuk secara terbuka dan mengatakan bahwa jika dewa mabuk mengatakan bahwa ia adalah pakar nomor dua di dunia persilatan, tidak ada yang berani mengatakan bahwa dirinya adalah yang pertama


***


****Indonesia sedang tidak baik-baik saja!!


Bencana jatuhnya pesawat, banjir, longsor, gempa bumi, awan panas, serta erupsi gunung merapi


Mengingatkan kita untuk selalu waspada dan tetap berdoa


Mari sejenak kita bersama-sama berdo'a untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana alam


Semoga korban yang telah meninggal diberikan tempat di sisi-Nya


Semoga korban yang terluka, baik fisik maupun batin segera disembuhkan dan dikuatkan

__ADS_1


Semoga korban yang masih dalam pencarian, selalu dilindungi oleh Allah SWT dan segera ditemukan untuk dipertemukan kembali dengan keluarganya


Aamiin****


__ADS_2