
Udara semakin membeku setelah semua orang mendengar suara tersebut
Tidak ada yang menduga akan ada seseorang yang berani memanggil nama asli dewa pembantaian secara langsung dengan nada seperti itu
"Siapa yang memiliki keberanian luar biasa di depanku ?" dewa pembantaian berkata dengan dingin
Semua pendekar di sekitarnya menahan nafas, ketika merasakan aura pembunuh yang semakin meluap dari dewa pembantaian
Di tengah ketakutan dan kebingungan semua orang, sebuah suara tenang terdengar di telinga semua pendekar yang ada "Kita hanya tidak bertemu selama tiga puluh tahun, namun kau sudah melupakan suaraku "
Bersamaan dengan suara itu berakhir, seorang kakek tua berpakaian lusuh tiba-tiba muncul di hadapan dewa pembantaian
Kakek tua itu menggenggam guci arak di tangan kanannya, sedangkan tangan kirinya berada di belakang punggungnya
Ia tidak mengeluarkan aura apapun sehingga membuatnya terlihat seperti kakek tua biasa
Namun kemunculannya yang tiba-tiba, serta sikapnya yang santai meskipun berada di depan dewa pembantaian, membuat para pendekar di sekitarnya tidak berani memandang kakek tua itu dengan sebelah mata
Ketika para pendekar masih menebak-nebak identitas kakek tua tersebut
Dewa pembantaian tiba-tiba berseru dan mengejutkan semua pendekar yang ada di medan perang "Itu kamu-!"
Para pendekar menatap keduanya dengan heran, melihat reaksi dewa pembantaian yang tidak marah, namun justru terkejut, membuat para pendekar yakin bahwa kakek tua tersebut tidaklah sederhana
"Tiga puluh tahun telah berlalu, sepertinya sayapmu telah mengeras, Ren Zhixing " kakek tua itu kembali buka suara
Mendengar perkataan tersebut, dewa pembataian tidak marah, ia tersenyum tipis dan berkata "Senior dewa mabuk bercanda denganku, aku tidak menduga akan bertemu dengan anda di tempat seperti ini "
Kerumunan kembali dibuat tidak bisa berkata-kata ketika melihat perubahan sikap dewa pembantaian
__ADS_1
Namun setelah mengetahui identitas kakek tua itu dari mulut dewa pembantaian, mambuat para pendekar terengah-engah
Karena kakek tua di depan mereka adalah Dewa Mabuk yang misterius
Hanya sepuluh orang di dunia persilatan kekaisaran song yang mendapat julukan dewa
Mereka adalah para pendekar yang telah berada di puncak dunia persilatan, meskipun terdapat pendekar suci yang tidak terhitung jumlahnya di dunia persilatan kekaisaran song
Hanya sepuluh orang yang berhasil membuka delapan gerbang dan mencapai puncak pendekar suci sampai saat ini, sehingga membuat mereka mendapatkan gelar dewa
Sepuluh pendekar tersebut berasal dari tiga aliran yang berbeda
Aliran putih dan hitam masing-masing memiliki empat dewa, sedangkan sisanya berasal dari aliran netral
Para pendekar tersebut biasanya tidak pernah keluar dari pengasingan, karena mereka adalah simbol pelindung bagi masing-masing aliran sehingga jika mereka bertarung satu sama lain, mereka akan membawa perang yang sangat besar
Dewa Mabuk sendiri tidak pernah mengatakan bahwa ia berasal aliran putih ataupun hitam, sehingga banyak orang percaya bahwa ia adalah seorang pendekar yang berasal dari aliran netral
Di katakan bahwa ketika dewa mabuk pertama kali muncul, ia memprovokasi sebuah sekte besar yang dipimpin oleh salah satu dewa dan berujung pertarungan keduanya
Pada saat itu, semua orang berpikir bahwa dewa mabuk akan tewas di tangan dewa tersebut
Namun sesuatu yang mengejutkan terjadi, di tengah tatapan kagum banyak orang ketika pertarungan keduanya terjadi, dewa mabuk justru keluar sebagai pemenang dan berhasil melukai dewa tersebut dengan cukup parah
Kejadian itu segera membawa gelombang besar di dunia persilatan, sehingga banyak sekte yang mencoba menyelidiki latar belakang dewa mabuk
Namun setelah berusaha keras untuk menyelidiki latar belakangnya, semua sekte tersebut hanya menerima kekecawaan karena dewa mabuk seperti muncul di udara tipis
Namun hal itu juga membangkitkan minat sekte-sekte tersebut untuk merekrutnya
__ADS_1
Tetapi seperti kemunculannya yang tiba-tiba, dewa mabuk juga menghilang secara tiba-tiba sehingga membuat sekte-sekte tersebut kesulitan untuk merekrutnya
Dewa mabuk sering muncul di tempat-tempat yang tidak terduga, baik di wilayah aliran putih maupun hitam
Kemunculannya pun selalu membawa gelombang besar di dunia persilatan, sebab sejak kemunculannya, ia telah bertarung dengan lima dewa di dunia persilatan
Tiga dewa berasal dari aliran hitam dan dua lainnya berasal dari aliran putih
Dari tiga dewa aliran hitam tersebut, dewa pembantaian merupakan salah satu dari mereka
Tidak pernah ada yang mengetahui pasti hasil pertarungan tersebut, namun banyak orang berspekulasi bahwa dewa mabuk memenangkan semua pertarungan tersebut
Karena dewa pembantaian yang tengah menggila pada waktu itu sekalipun segera menghilang dari sorotan
Selain itu, dewa naga putih dari gunung kunglun sekalipun, memuji kekuatan dewa mabuk secara terbuka dan mengatakan bahwa jika dewa mabuk mengatakan bahwa ia adalah pakar nomor dua di dunia persilatan, tidak ada yang berani mengatakan bahwa dirinya adalah yang pertama
***
****Indonesia sedang tidak baik-baik saja!!
Bencana jatuhnya pesawat, banjir, longsor, gempa bumi, awan panas, serta erupsi gunung merapi
Mengingatkan kita untuk selalu waspada dan tetap berdoa
Mari sejenak kita bersama-sama berdo'a untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana alam
Semoga korban yang telah meninggal diberikan tempat di sisi-Nya
Semoga korban yang terluka, baik fisik maupun batin segera disembuhkan dan dikuatkan
__ADS_1
Semoga korban yang masih dalam pencarian, selalu dilindungi oleh Allah SWT dan segera ditemukan untuk dipertemukan kembali dengan keluarganya
Aamiin****