Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Serigala


__ADS_3

Wan'er menutup pintu dengan pelan, setelah memastikan neneknya yang tengah tertidur tidak terbangun dan menyadari pergerakannya


Gadis kecil tersebut kemudian berlari dengan kaki pendeknya dan menyusuri desa yang sudah kosong


Sebagai desa yang sangat terpencil, desa tersebut tidak besar, bahkan sangat kecil untuk disebut sebuah pedesaan, sehingga hanya dalam waktu singkat, Wan'er sudah tiba di ujung desa yang bersentuhan langsung dengan hutan


Gadis kecil tersebut kemudian melambat dan menatap hutan dihadapannya dengan sentuhan rasa takut


Namun untuk beberapa alasan, gadis kecil tersebut tiba-tiba menggertakan gigi dengan mata yang berubah tegas


Sambil menggenggam erat keranjang bambu yang dibawanya, Gadis kecil tersebut kemudian melangkah maju dan memasuki hutan dihadapannya itu


Berbeda dengan saat menyusuri desa sebelumnya


Setelah memasuki Hutan, Wan'er terlihat berjalan sangat pelan dan berhati-hati


Ia bahkan rajin melirik sekelilingnya dengan penampilan waspada untuk memastikan tidak ada bahaya didekatnya


"Menurut Bibi Qin, obat yang bisa menyembuhkan penyakit nenek biasanya tumbuh disekitar sini " Wan'er bergumam pelan sambil melirik sekelilingnya dengan hati-hati


Gadis kecil tersebut kemudian menyusuri area hutan tersebut dengan perlahan


Namun setelah mencarinya selama beberapa saat, gadis kecil tersebut tidak berhasil menemukan tanaman obat yang dicarinya, sehingga membuat wajah gadis kecil tersebut menjadi cemberut


"Kalo saja Bibi Qin masih ada di desa, mungkin akan jauh lebih mudah " Gadis kecil tersebut kembali bergumam setelah kelelahan mencari tanaman obat yang dibutuhkannya


Namun meskipun demikian, gadis kecil tersebut tidak terlihat menyerah dan terus mencarinya dengan sabar

__ADS_1


Tepat saat Wan'er terus mengamati sekelilingnya dengan penuh perhatian


Gadis kecil tersebut tiba-tiba tertegun dan wajahnya berubah pucat karena melihat seekor serigala yang tidak jauh dari posisi ia berdiri


Untungnya serigala tersebut terlihat tengah tertidur, sehingga tidak menyadari keberadaannya


Namun meskipun demikian, keberadaan serigala tersebut berhasil membuat Wan'er merasa takut


Gadis kecil tersebut kemudian berjalan mundur sambil menutup mulutnya dengan erat


Namun tepat saat dirinya baru saja berjalan beberapa langkah, Gadis kecil tersebut tidak sengaja menginjak ranting kering, sehingga membuat bunyi yang cukup keras di tengah keheningan hutan tersebut


Wajah gadis kecil tersebut berubah, ia kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah serigala yang tengah tertidur dengan perlahan


Saat tatapannya jatuh ke arah serigala tersebut, Wajah Wan'er semakin memucat karena mendapati serigala tersebut tengah menatapnya dengan malas


Meskipun usianya sangat kecil, namun mengingat ucapan para penduduk desa selama mereka masih ada, Wan'er mengetahui kengerian binatang tersebut dan apa yang terjadi jika dirinya sampai tertangkap


Melihat gadis kecil tersebut melarikan diri dengan cepat, serigala itu tidak langsung mengejar tetapi justru menunggu, seolah membiarkan mangsanya mengambil jarak sejauh mungkin


Baru setelah Wan'er berada cukup jauh dari dirinya, serigala tersebut melesat mengejar gadis kecil tersebut


Menghadapi kecepatan serigala, bahkan jika Wan'er bereaksi cepat, kaki-kaki pendeknya tidak bisa membawa gadis kecil tersebut lolos dari kejaran serigala tadi, sehingga hanya dalam waktu singkat


Serigala tersebut melolong dan melompat melewati gadis kecil tersebut untuk memotong arah pelariannya


Wan'er menggertakan giginya dan berlari ke arah lain

__ADS_1


Tapi sama seperti sebelumnya, serigala tersebut kembali memotong arah pelariannya, sehingga membuat gadis kecil tersebut tidak bisa melarikan diri


"Nenek " Wan'er bergumam ketakutan sambil berjalan mundur secara naluriah


Meskipun responnya cukup mengejutkan untuk anak seusianya


Tapi Wan'er masih lah seorang anak kecil, menghadapi hal tersebut, ia merasa putus asa


Disisi lain, Serigala terlihat menggeram dan berjalan ke arah Wan'er dengan pelan tanpa memperdulikan penampilan gadis kecil tersebut yang terlihat menyedihkan


Namun tepat ketika serigala tersebut masih memberikan tekanan psikolog kepada Wan'er dengan berjalan selangkah demi selangkah


Tiba-tiba terlihat sesuatu yang berkelabat disampingnya


Bersamaan dengan adanya kelebatan tersebut, Serigala berteriak ngilu dan terlempar sejauh belasan meter secara tidak terduga


Disisi lain, Wan'er melihat pemandangan tersebut dengan tatapan kosong


Perubahan yang baru saja terjadi terlalu mengejutkan, sehingga membuatnya tidak siap untuk sementara waktu


Tepat ketika gadis kecil tersebut berusaha mencerna apa yang sedang terjadi


Sebuah suara tiba-tiba muncul di udara


"Apakah kamu baik-baik saja, adik kecil ?"


...

__ADS_1


__ADS_2