
Zhou Yu mengerutkan keningnya setelah melihat seorang wanita tua yang tiba-tiba muncul dan menghentikan tindakannya
Disisi lain, Chyou terlihat terkejut dan sedikit ketakutan setelah melihat kemunculan wanita tua tersebut, sehingga membuat Zhou Yu menaikkan alisnya dan bertanya
“Apa kau mengenalnya ?”
Chyou mengangguk dan menjawab “Dia adalah Matriark dari Sekte Laba-laba Api yang juga merupakan orang penting di aliansi kami. Meskipun aku sudah menduga orang-orang itu akan mengejarku, aku tidak menduga dia akan ikut-ikutan bahkan sampai turun tangan langsung “
“Seandainya kau tahu kekuatan pedangmu yang sebenarnya, kau pasti tidak akan mengatakan itu “ Zhou Yu menggelengkan kepala dan mengalihkan perhatiannya ke arah wanita tua tersebut
“Maafkan aku senior, tapi ada keperluan apa anda menghadang jalan kami ?” Zhou Yu bertanya dengan sikap seorang junior ke arah wanita tua tersebut
Disisi lain, Matriark Laba-laba Api tidak segera menjawab
Tatapannya menelusuri Zhou Yu dari atas ke bawah dengan cermat sebelum kemudian bergumam
“Aneh. Penampilan mudanya sangat alami, tapi jika dia benar-benar semuda yang terlihat, bagaimana bisa dia memiliki momentum sebesar tadi ?”
Wanita tua tersebut kemudian menatap Zhou Yu dan berkata dengan nada penuh arti “Aku tidak menghadang jalanmu anak muda. Jalan ini sangat luas, kau bisa pergi kapan pun kau mau dengan hanya sedikit berbelok supaya tidak menabrak ku “
“Benarkah semudah itu senior ?” Zhou Yu bertanya sambil melirik sekelilingnya dimana ia merasakan puluhan pendekar yang sedang bersembunyi dan menatap keduanya
Matriark Laba-laba Api menggelengkan kepalanya dan menjawab “Tentu saja tidak. Kau harus membayar biaya jalan untuk meninggalkan tempat ini “
“Biaya jalan ?” Zhou Yu menaikkan alisnya dan bertanya “Berapa harganya ?”
“Gadis keci di belakangmu dan semua harta dan juga senjata yang ada di tanganmu, bagaimana ?” Matriark Laba-laba Api menjawab sambil melirik Pedang Lotus Naga dengan penuh minat
__ADS_1
Disisi lain, Zhou Yu menggelengkan kepalanya dan membalas “Bukankah itu namanya perampokan ?”
“Tentu saja tidak “ Matriark Laba-laba Api juga menggelengkan kepalanya dan berkata “Perampok tidak akan pernah bernegosiasi dengan korbannya. Meskipun aku juga bisa bertindak seperti perampok, aku sedang tidak tertarik melakukan itu sekarang “
Namun mendengar ucapan tersebut, Zhou Yu malah tersenyum dan berkata “Anda benar-benar menarik senior. Sepertinya Anda sangat yakin bisa mendapatkan semua yang Anda inginkan itu “
“Tentu saja “ Matriark Laba-laba Api mengangguk dan membalas “Tidak ada yang tidak bisa aku dapatkan jika aku menginginkannya”
Zhou Yu tersenyum miring dan berkata “Kalau begitu Anda bisa mencobanya “
***
Trang...Trang...Trang
Bunyi tabrakan demi tabrakan senjata terdengar di balik banyaknya pepohonan yang membuat ketenangan hutan sedikit terganggu
Melirik ke sumber suara. Seorang pemuda bertopeng terlihat tengah bertarung melawan 20 pendekar atau lebih
Namun meskipun demikian. Menghadapi para pendekar yang jumlahnya beberapa kali lipat dari dirinya, wajah pemuda bertopeng tersebut masih sangat tenang
Sebaliknya, wajah ke-20 pendekar mulai berkeringat bahkan sedikit panik karena bukannya menekan pemuda bertopeng tersebut ke posisi bertahan dengan jumlah
Pemuda bertopeng tersebut malah berhasil memimpin dan mengendalikan pertempuran, sehingga membuat wajah Matriark Laba-laba Api menjadi jelek
“Meskipun aku sudah menduga anak ini mempunyai beberapa kemampuan, aku tidak menduga kemampuannya akan setinggi ini. Sepertinya aku tidak bisa hanya menonton “
Setelah mengatakan itu, Matriark Laba-laba Api melesat ke arah pemuda bertopeng tersebut dengan kecepatan tinggi sambil melemparkan serangannya
__ADS_1
Zhou Yu yang sedari awal sudah mengantisipasi serangan wanita tua tersebut melompat mundur sambil menebaskan pedangnya
Aura pedang meletus dari Pedang Lotus Naga dan melesat ke arah Matriark Laba-laba Api
Namun menghadapi aura pedang tersebut. Matriark Laba-laba Api hanya mendengus dan menggeser tubuhnya sehingga membuat aura pedang tersebut meleset dan menabrak pohon di belakangnya
Dengan bunyi menderit. Pohon yang terkena aura pedang tadi jatuh bersamaan dengan Matriark Laba-laba Api yang tiba-tiba muncul di depan Zhou Yu sambil mengulurkan tangannya
Zhou Yu terkejut dan tidak mempunyai ruang untuk menghindar sehingga memaksa pemuda bertopeng tersebut mengulurkan tangan dan menerima serangan tersebut dengan telapak tangannya
Kedua telapak tangan bertemu dan menciptakan gelombang kejut yang sangat kuat ke area sekitarnya
Gelombang kejut tersebut cukup kuat dan berhasil memaksa para pendekar di sekitarnya melangkah mundur
Sementara itu, kedua belah pihak yang menciptakan gelombang kejut tersebut masih berdiri di posisinya sambil sama-sama menahan nafas dan menatap satu sama lain
Zhou Yu kemudian menarik nafas dan melakukan tendangan ke arah wanita tua tersebut
Menghadapi serangan dalam posisi canggung seperti itu
Matriark Laba-laba Api tidak sempat mengelak, sehingga membuat tendangan tersebut menghantamnya dengan telak
Untungnya serangan tersebut juga tercipta dari situasi yang sulit, ditambah dengan perisai tenaga dalam yang melindungi tubuhnya
Serangan pemuda bertopeng tersebut tidak memberikan dampak apapun kepada Matriark Laba-laba Api
Disisi lain, setelah berhasil mendaratkan serangannya, Zhou Yu tidak segera mengejar tetapi justru menatap telapak tangannya yang terlihat memerah seolah baru saja terkena sesuatu yang sangat panas
__ADS_1
Pemuda bertopeng tersebut kemudian kembali mengalihkan perhatiannya ke arah Matriark Laba-laba Api dan berkata dengan dalam “Pendekar Suci memang tidak bisa di anggap enteng. Jika aku tidak segera menarik telapak tanganku dan memaksanya mundur. Tanganku pasti sudah melepuh, aku harus lebih berhati-hati “
...