Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Pemilihan Murid VIII


__ADS_3

Pertandingan kembali di lanjutkan pada hari ketiga dimana pertandingan pertama akan mempertemukan Qiong Lin dan Fang Hai untuk memperebutkan juara ketiga


Meskipun tidak mendapatkan kesempatan untuk mewakili sekte namun keduanya masih cukup bersemangat karena jika mereka berhasil memenangkan pertandingan kali ini, dengan hadiah sumber daya tersebut kekuatan mereka akan meningkat secara signifikan


Fang Hai memandang Qiong Lin yang tanpa ekspresi seperti biasa "Mohon bimbingannya senior Qiong "


Setelah itu Fang Hai segera berlari menyerang Qiong Lin, keduanya segera bertukar jurus, permainan tongkat Fang Hai memang luar biasa namun permainan pedang Qiong Lin tidak kalah menakjubkan


Baru beberapa saat keduanya telah bertukar belasan jurus, pedang dan tongkat saling beradu menghasilkan bunyi yang cukup keras


Qiong Lin mengayungkan pedangnya yang berhasil di hindari oleh Fang Hai namun Fang Hai terlambat menyadari bahwa serangan tersebut hanya untuk mengalihkan perhatiannya, segera serangan susulan datang dari pedang yang lain dan berhasil melukai Fang Hai sehingga memaksa ia mengambil jarak


Fang Hai memegang luka yang berada pada pergelangan tangan kirinya, ia meringis kesakitan. Pertarungannya kemarin dengan Zhou Yu memang tidak memberikan luka luar sedikitpun padanya, namun luka dalamnya tidaklah sederhana sehingga setelah menerima serangan dari Qiong Lin membuat luka tersebut kembali bereaksi


Fang Hai memandang Qiong Lin kemudian dengan enggan mengangkat tangannya "Aku menyerah "


Fang Hai tidak ingin melanjutkan pertandingan karena khawatir akan membuat luka dalam yang lainnya ikut bereaksi dan mempengaruhi masa depannya


Para penonton kebingungan karena Fang Hai menyerah setelah hanya mendapatkan satu serangan saja namun berbeda dari para tetua yang memahami dengan jelas apa yang terjadi sebenarnya


Wasit segera mengumumkan bahwa Qiong Lin keluar sebagai juara ketiga


***

__ADS_1


Setelah hasil pertandingan yang membingungkan para penonton, pertandingan selanjutnya ialah pertandingan yang mereka nantikan sesungguhnya


Zhou Yu berdiri dengan tenang di arena pertandingan sedangkan Jiang Feng tersenyum namun dengan tatapan waspada


"Saudara Zhou, aku tahu tidak bisa mengalahkanmu, tapi kumohon jangan menahan diri karena aku ingin memberikan segalanya di pertandingan kali ini " Jiang Feng berkata setelah keduanya saling memandang cukup lama


Zhou Yu mengangguk "Tidak perlu sungkan saudara Jiang, aku akan memenuhi keinginanmu "


Setelah itu wasit mengumumkan bahwa pertandingan di mulai, kemudian Jiang Feng segera berlari dengan dua pedang di tangannya, ia melompat sambil berputar sehingga memberikan serangan ganda pada Zhou Yu


Zhou Yu yang melihat hal tersebut mampu menghindar dengan mudah kemudian ia juga menarik pedangnya lalu segera mengayunkan ke arah Jiang Feng


Pertarungan keduannya segera memukau para penonton dan penatua, Jiang Feng yang telah mengeluarkan berbagai jurusnya berkali-kali membuat banyak orang hadir akhirnya mengetahui betapa luar biasanya kemampuan Jiang Feng sebenarnya


Saat ini Jiang Feng berada pada tingkat Pendekar Kelas Satu karena telah berhasil memiliki 10 lingkaran tenaga dalam namun meskipun ia berhasil menguasai cukup banyak jurus namun karena tenaga dalamnya tidak mencukupi membuat Jiang Feng sangat kesulitan


Berbeda dengan Zhou Yu yang masih tenang seperti sebelumnya, Zhou Yu cukup terkejut oleh peningkatan kekuatan Jiang Feng sesungguhnya karena terakhir kali mereka bertemu Jiang Feng masih belum mencapai tingkat Pendekar Kelas Satu, namun hal itu membuat ia sekaligus bahagia karena artinya sekte mereka memiliki kejeniusan yang luar biasa lainnya


Setelah melihat Jiang Feng lebih baik, Zhou Yu segera berlari menyerang dengan mengayunkan pedangnya


"Jurus Pedang Ikan Koi"


Zhou Yu akhirnya mengeluarkan sebuah jurus untuk pertama kalinya di pertandingan pemilihan murid kali ini, karena sebelumnya ia memang menyerang dan bertahan menggunakan pemahamannya tentang seni pedang

__ADS_1


Jiang Feng terkejut akan perubahan situasi tersebut, ia memang mengetahui bahwa Zhou Yu belum mengeluarkan jurus apapun di pertandingan sebelumnya karena kemampuan Zhou Yu yang terlalu tinggi namun ia tidak pernah menyangka bahwa Zhou Yu akan menganggapnya serius sehingga mengeluarkan sebuah jurus


Namun meskipun bahagia karena di akui oleh Zhou Yu tidak membuat Jiang Feng kehilangan konsentrasinya karena saat ini ia sedang melakukan pertahan yang putus asa


Serangan Zhou Yu semakin cepat setelah ia menggunakan sebuah jurus sehingga membuat Jiang Feng kelabakan, Zhou Yu terus bergerak dengan halus namun cepat dan memaksa Jiang Feng mencapai batasnya


Jiang Feng yang berusaha menahan serangan cepat Zhou Yu akhirnya tidak mampu menahan lagi sampai akhirnya ia terlempar dan memuntahkan darah setelah menahan serangan pedang Zhou Yu


Jiang Feng batuk beberapa kali sampai akhirnya ia berhasil menstabilkan kondisinya, wasit menghampiri dan memeriksa keadaan Jiang Feng


Jiang Feng menggelengkan kepala sehingga membuat wasit segera mengumumkan hasil pertandingan "Jiang Feng tidak bisa melanjutkan pertandingan sehingga pertandingan kali ini di menangkan oleh Zhou Yu "


Para penonton bersorak akan kemenangan Zhou Yu sedangkan di tempat duduk para tetua sedang terjadi diskusi hangat


"Kemampuan murid Zhou memang luar biasa, dengan kemampuannya itu, ia pasti bisa memiliki posisi yang bagus di Turnamen Pilar Putih dan membuat bangga seluruh sekte " Salah satu tetua utama berkata dengan wajah bahagia yang segera di setuju oleh seluruh tetua utama yang ada


"Jiang Feng juga tidak buruk, ia mampu memiliki kemampuan Pendekar Kelas Satu di usia muda benar-benar mengejutkan, dengan adanya mereka berdua dan seluruh murid inti ini, kita bisa tenang tentang masa depan sekte " Salah satu tetua lainnya yang terlihat paling sepuh berkata yang di jawab dengan anggukan yang lainnya


Ming An sendiri tetap diam dari awal terjadinya diskusi namun ada raut kebahagiaan yang tidak bisa di sembunyikan dari wajahnya


***


**Jangan lupa dukung terus cerita ini dengan memberikan vote, like, dan komen yah

__ADS_1


Ikuti juga akun instagram penulis @Sagara12ads**


__ADS_2