Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Banteng dan Ular Piton


__ADS_3

Boom...Boom...Boom


Serangkaian ledakan terbentuk di udara, pada saat yang sama, dua sosok terpental dari pusat ledakan


Kedua sosok tersebut adalah Wang Xiang Dao dan Xia Juntian


Setelah bertukar puluhan jurus dan membuat langit di medan perang berantakan, keduanya sama-sama mengambil jarak


Penampilan Wang Xiang Dao masih tidak berubah sementara Xia Juntian terlihat semakin malu


Setelah berhasil mengalahkan Zhou Yu, Xia Juntian pada dasarnya sudah kehabisan tenaga dalam, di tambah dengan berbagai luka yang diterimanya selama pertempuran, pria tua tersebut hampir tidak memiliki setengah kekuatannya


Karena itu, saat berhadapan dengan Wang Xiang Dao, ia langsung jatuh ke dalam kerugian


Wang Xiang Dao menatap pria tua tersebut dengan heran sebelum kemudian kembali berkata “Aku tidak menduga kau akan jatuh sejauh ini”


“Jika bukan karena aku harus bertarung selama tiga hari tiga malam dengan anak itu dan menghabiskan banyak tenaga dalam, apa kau pikir bisa berada di atas angin sekarang ?” Xia Juntian bernafas dengan berat


Wang Xiang Dao tidak menyakal dan berkata dengan tenang “Karena itulah aku terkejut, terakhir kali aku melihatnya, dia masih sangat lemah, tidak disangka setelah tidak melihatnya selama beberapa tahun, ia telah tumbuh sampai sejauh ini”


Xia Juntian tidak membalas tetapi melemparkan beberapa pil ke dalam mulutnya


Melihat hal tersebut, Wang Xiang Dao tidak berniat mengganggu


Setelah mencapai levelnya, ia justru lebih berharap lawan berada di puncak saat bertarung dengannya


Xia Juntian kemudian menghela nafas lega, wajahnya yang pucat berangsur-angsur memerah, luka di tubuhnya juga mengeluarkan asap putih sehingga membuat luka-luka tersebut kering dan berhenti mengeluarkan darah


Melihat pemandangan ajaib tersebut, Wang Xiang Dao tidak terkejut dan hanya menatap dengan heran “Pemerintah Surga benar-benar kaya. Selusin pil ajaib yang mana setiap pil dapat menarik orang dari gerbang kematian, aku khawatir pil ini hampir merupakan semua tabungan organisasimu”

__ADS_1


“Apakah pil ini adalah semua tabungan organisasiku atau tidak, bukan bagianmu untuk khawatir, sebaiknya kau bersiap untuk mengakhiri pertempuran panjang kita selama ini” Xia Juntian mendengus dingin


Wang Xiang Dao menganggukkan kepalanya dan membalas “Bagus, aku juga ingin mengakhiri pertempuran ini secepat mungkin”


Boom


Dua momentum menakutkan meletus secara bersamaan dan bertabrakan dengan keras sehingga membuat medan perang terguncang


***


“Pemabuk sialan, berapa lama kau akan lari seperti ini ?” Naga Jahat meraung dan melemparkan serangan tapak


Disisi lain, Dewa Mabuk menghindari serangan tersebut dengan tenang dan berkata “Siapa yang kau sebut lari ? sejak awal aku selalu di sini, hanya saja kemampuanmu yang terlalu rendah untuk bisa mengenaiku”


“Kalau begitu berhenti dan hadapi aku secara langsung seperti seorang pendekar” Naga Jahat kembali meraung


Keduanya kemudian sama-sama mengulurkan telapak tangan


Udara terkompresi, tekanan yang sangat berat terbawa oleh telapak tangan keduanya


Boom


Udara meledak, dua telapak tangan bertemu dan membentuk gelombang kejut yang sangat kuat


"Tenaga dalam yang mendominasi"


"Tenaga dalam yang aneh"


Dewa Mabuk dan Naga Jahat berkata pada saat yang sama sambil menatap satu sama lain

__ADS_1


Meskipun sebelumnya Dewa Mabuk sempat menghentikan serangannya secara langsung, tapi pada waktu itu hanya aura keduanya yang bertabrakan sehingga situasinya tidak begitu jelas


Namun setelah tabrakan langsung dari daging ke daging, Naga Jahat akhirnya menyadari kenapa Dewa Mabuk bisa menghentikan serangannya dengan mudah


Selain karena jumlah tenaga dalam keduanya tidak berbeda jauh


Karakteristik tenaga dalam yang dimiliki Dewa Mabuk tidak lebih lemah dari miliknya


Jika tenaga dalamnya bisa di gambarkan sebagai banteng yang mengamuk, maka tenaga dalam Dewa Mabuk seperti ular piton yang menggeliat dan melilit dengan keras sehingga membuat lawan kesulitan bernafas


Hal tersebut membuat tenaga dalamnya yang tirani tidak bisa berbuat banyak terhadap Dewa Mabuk


Justru sebaliknya tenaga dalam Dewa Mabuk memberikan beberapa ancaman terhadapnya sehingga membuatnya tidak bisa santai


Naga Jahat menarik nafas dan melakukan tendangan


Pada saat yang sama, Dewa Mabuk juga melakukan hal yang serupa sehingga kaki keduanya bertemu


Waktu seolah berhenti sejenak sebelum kembali bergerak


Tangan beradu tangan, kaki bertemu kaki


Kedua belah pihak tidak mau kalah dan melemparkan serangan ke arah satu sama lain dengan penuh semangat


Pertempuran keduanya sangat mengguncang bumi, bahkan tingkat ledakannya hampir menyusul ledakan yang terbentuk dari pertempuran antara Wang Xiang Dao dan Xia Juntian


Melihat hal tersebut, beberapa pendekar berjubah hitam saling melirik sebelum menganggukkan kepala


...

__ADS_1


__ADS_2