
"Yan Tian..." Pria paruh baya yang di panggil senior bergumam dengan pelan setelah melihat pemilik suara tersebut
Disisi lain, kedua pria paruh baya lainnya langsung melompat dan berdiri di samping pria paruh baya yang di panggil senior setelah melihat kemunculan Yan Tian
Namun menghadapi penampilan waspada ketiga pria paruh baya tersebut, Yan Tian terlihat acuh tak acuh dan malah menatap Senior Mu serta wanita disampingnya
"Siapa kalian dan dari mana kalian berasal ?"
Mendengar pertanyaan itu, wanita tersebut terlihat ragu-ragu
Namun sebaliknya, pria disampingnya memberi hormat dan menjawab dengan tenang "Junior berasal dari Pavilium Bayangan, senior "
"Senior Mu, anda..." Wanita tersebut melebarkan matanya setelah mendengar ucapan pria disampingnya
Disisi lain, Senior Mu menggelengkan kepalanya dan berkata "Tidak ada gunanya kita berbohong apalagi bungkam dihadapannya "
"Kau cukup pintar anak muda " Yan Tian tersenyum penuh penghargaan sebelum kembali bertanya "Siapa namamu ? "
"Nama junior Mu Feiyang, senior " Senior Mu menjawab dengan hormat
"Mu Feiyang ?. Sepertinya aku baru pertama kali mendengar nama itu" Yan Tian mengerutkan keningnya dan berkata "Jika aku ingat dengan benar, Pavilium Bayangan juga adalah sebuah organisasi yang sangat baru. Mampu mempunyai pendekar hebat sepertimu, sepertinya Pavilium Bayangan bukan organisasi sembarangan "
Mendengar pernyataan tersebut, Mu Feiyang menundukan kepalanya dan membalas dengan hormat "Junior berterima kasih atas pujian anda, senior "
"Kau layak mendapatkannya " Yan Tian mengangguk sebelum mengalihkan perhatiannya ke arah ketiga pria paruh baya dan berkata "Mundurlah, aku harus menyelesaikan urusanku dengan mereka terlebih dahulu "
Mu Feiyang mengangguk dan menarik wanita disampingnya setelah memberi hormat
Disisi lain, Yan Tian menatap pria paruh baya yang di panggil senior selama beberapa saat sebelum kemudian berkata dengan kalimat yang tidak terduga
"Lama tidak bertemu, Tikus Hitam "
__ADS_1
"Kau mengenalku ?" Pria paruh baya tersebut bertanya dengan nada terkejut
"Tikus Hitam. Salah satu dari enam Pemimpin Divisi Tikus yang diketuai oleh seseorang yang disebut Raja Tikus. apakah itu benar ?" Yan Tian berkata dengan tenang
Mendengar pernyataan tersebut, Tikus Hitam semakin terkejut
Mengetahui nama uniknya adalah satu hal, tapi mengetahui status dan Divisi Tikus adalah hal lain sebab selain karena apa yang dikatakannya benar
Divisi Tikus yang disebutkan Yan Tian adalah salah satu kekuatan penting yang di miliki Pemerintah Surga yang mana keberadaannya sangat amat rahasia
Bahkan di dalam Pemerintah Surga sendiri, keberadaan divisi tersebut juga sangat misterius
Karena itu, ketika mendengar Yan Tian menyebut Divisi Tikus, bahkan posisi yang dirinya duduki di dalamnya dengan enteng
Pria paruh baya tersebut tidak bisa tidak merasa terkejut
"Bagaimana kau tahu begitu banyak ?" Tikus Hitam bertanya dengan serius
Disisi lain, Yan Tian terlihat acuh tak acuh dan menjawab "Belasan tahun yang lalu kau hampir membunuhku dengan cara yang licik, jika aku tidak mencari tahu pelakunya dan membalas dendam. Mau di taruh dimana muka Pendekar Api Iblis ?!"
Mengingat dirinya juga hampir mati pada waktu itu dan dipaksa melarikan diri dengan penampilan malu
Pria paruh baya tersebut menarik nafas panjang dan berkata "Belasan tahun yang lalu aku gagal menyelesaikan misi untuk membunuhmu karena seseorang menolongmu pada saat-saat kritis. Sekarang, aku akan menembus kegagalan itu "
Tikus Hitam kemudian melesat ke arah Yan Tian dengan sangat cepat
Hanya dalam satu tarikan nafas, pria paruh baya tersebut sudah tiba di depan Yan Tian sambil melemparkan pukulan
Menghadapi pukulan yang mengarah kepadanya, Yan Tian mendengus dan mengulurkan tangan untuk menangkap pukulan tersebut
'Boom'
__ADS_1
Sebuah gelombang kejut terbentuk ketika kepalan tangan Tikus Hitam bertemu dengan telapak tangan milik Yan Tian
"Jika bukan karena menggunakan cara yang licik, belasan tahun yang lalu kau tidak akan bisa melukaiku. Sekarang kemungkinan itu semakin tidak ada " Yan Tian berkata sambil menggenggam kepalan tangan Tikus Hitam dengan erat
Disisi lain, Tikus Hitam berusaha melepaskan diri dari cengkraman yang mengunci tangannya
Namun tidak peduli bagaimana pria paruh baya tersebut berusaha, cengkraman tersebut sangat kuat sehingga membuatnya tidak bisa bergerak
Tepat ketika pria paruh baya tersebut berniat menggunakan cara lain
Sebuah serangan dengan tekanan yang sangat besar melesat ke arahnya
Menghadapi perubahan yang terjadi begitu cepat, Tikus Hitam tidak mempunyai kesempatan untuk menghindar dan hanya bisa mengangkat tangannya yang lain sambil berusaha melindungi tubuhnya dengan tenaga dalam
Tapi meskipun pria paruh baya tersebut sempat membentuk baju pelindung dengan menggunakan tenaga dalam. Serangan yang mengarah kepadanya terlalu kuat, sehingga membuatnya terlempar belasan meter dan menabrak sebuah bangunan
Melihat pemandangan tersebut, kedua pria paruh baya dan pasangan Mu Feiyang menarik nafas dingin
Kejadian tersebut terlalu cepat dan juga singkat yang membuat mereka terlambat bereaksi
Sementara itu, disisi Tikus Hitam
Pria paruh baya tersebut menarik nafas dengan ngilu dan berjalan keluar dari reruntuhan
Merasakan darah yang keluar dari sudut mulutnya, pria paruh baya tersebut kemudian bergumam "Belasan tahun berlalu, kekuatan orang ini menjadi sangat keterlaluan, aku harus lebih berhati-hati "
Tepat ketika pria paruh baya tersebut berhasil keluar dari reruntuhan
Kedua pria paruh baya yang tadi mengikutinya akhirnya bereaksi dan langsung menghampirinya
"Apakah anda baik-baik saja senior ?"
__ADS_1
Tikus Hitam melirik ke arah keduanya dan berkata dengan dingin "Jangan banyak bicara, bantu aku menghadapinya "
***