Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Pembahasan II


__ADS_3

Alih-alih menjawab pertanyaan Pemimpin Pasukan, Lin Feng tiba-tiba mengalihkan perhatiannya ke arah Ming An dan bertanya "Apakah sebelum serangan ini terjadi para siluman digaris depan melakukan sesuatu yang mencurigakan ? "


"Entahlah, junior tidak begitu yakin " Ming An menggelengkan kepalanya sebelum alisnya berkerut sambil berkata "Mungkin satu-satunya perubahan adalah keaktifan para Siluman Tingkat Tinggi dalam pertempuran "


Seperti yang diketahui Markas Pusat, meskipun satu-persatu Siluman Tingkat Tinggi mulai bermunculan dan terlibat dalam pertempuran di Hutan Larangan


Namun para siluman tersebut hanya sebatas menahan para Pendekar Suci dari Aliran Putih ataupun Hitam untuk tidak ikut campur dalam pertempuran menghadapi gelombang siluman


Sementara sisanya, mereka tidak melakukan gerakan apapun yang membuat para Pendekar Suci menjadi ragu


Namun dalam sebulan terakhir, para siluman tersebut tiba-tiba merubah gaya bermain mereka sebelumnya dan berinsiatif menyerang para Pendekar Suci di medan perang yang membuat para pendekar tertangkap basah


Untungnya para Pendekar Suci yang ditugaskan di medan perang bukanlah kesemek lembut


Setelah kepanikan di awal, mereka segera berhasil menstabilkan situasi yang membuat kebuntuan pada kekuatan tingkat tinggi dari kedua belah pihak kembali terjadi


Namun mendengar penjelasan Ming An, Lin Feng sepertinya belum puas dan kembali bertanya "Apakah Ketua Ming benar-benar tidak menemukan hal lain ?"


Ming An menatap Lin Feng dengan ragu sambil memutar otaknya untuk memahami maksud pertanyaan pria tua tersebut


Sebagai salah satu Pendekar Suci yang terjun langsung ke medan perang


Informasi yang dimiliki Ming An tentang pertempuran di hutan larangan jelas menjadi yang terdepan di antara sebagian besar pendekar, bahkan di beberapa kasus, informasi yang dimiliki Markas Pusat tidak selengkap yang dimilikinya


Namun meskipun demikian, Ming An masih tidak mengerti maksud dari pertanyaan pria tua tersebut, sehingga membuatnya menggelengkan kepala sebagai jawaban


Melihat hal tersebut, Lin Feng mengalihkan perhatiannya ke arah luar dan kembali jatuh ke dalam keraguan

__ADS_1


***


Setelah gagal menemukan jawaban atas keraguannya, Lin Feng kemudian menutup topik tersebut dan kembali membasah masalah perkemahan dengan lebih rinci


Setelah penyerangan kali ini, Perkemahan Tim Medis mengalami kerugian yang cukup serius dan membutuhkan banyak sumber daya untuk kembali pulih


Terlepas dari tenaga kerja yang harus kembali di isi, Perkemahan juga perlu diperbaiki dan diperkuat untuk menghadapi kemungkinan serangan seperti tadi di masa depan


Karena itu, Pemimpin Pasukan segera mengangkat masalah tersebut kepada Lin Feng dan meminta pria tua tersebut menyebutkannya ke Markas Pusat


Lin Feng setuju dan berniat mengusulkan tambahan jumlah personil untuk pasukan pelindung karena khawatir kejadian hari ini kembali terulang


Selain itu, Lin Feng juga memerintahkan para pendekar yang datang sebagai bala bantuan untuk menetap di perkemahan Tim Medis sampai masalah Tim Medis berakhir dan situasi kembali normal


Hal tersebut membuat Pemimpin Pasukan sangat gembira


Setelah mengatur hal tersebut, Lin Feng kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah Ming An dan bertanya "Ketua Ming, bagaimana dengan anda ? apakah anda akan tetap disini untuk sementara waktu atau kembali ke medan perang segera ?"


Sejujurnya dengan kualifikasi Lin Feng, ia bisa memerintahkan Ming An secara langsung untuk kembali ataupun bertahan disini, namun karena Ming An bukan pendekar yang menganggur dan cukup santai


Pria tua tersebut masih harus bertanya, karena jika ia memberikan perintah secara sewenang-wenang tanpa ada persetujuan dari Markas Pusat


Maka sistem dan aturan yang telah dibuat oleh keempat Dewa melalui kesepakatan bersama dengan para Partriark dari seluruh sekte Aliran Putih akan langsung hancur


"Aku akan segera kembali senior " Ming An menjawab dengan lugas sebelum kemudian menambahkan "Tapi sebelum itu aku berniat menemui istri dan muridku "


Lin Feng mengangguk dan menghormati pilihan pria paruh baya tersebut

__ADS_1


Setelah menyelesaikan masalah perkemahan Tim Medis


Pemimpin Pasukan yang melihat tanda dari Lin Feng segera membubarkan rapat tersebut supaya para Pendekar Suci bisa beristirahat


Para Pendekar Suci segera bangkit dan memberikan salam sebelum meninggalkan tempat tersebut


Melihat kepergian para pendekar, fokus Lin Feng berlama-lama di punggung Ming An, sehingga membuat pria paruh baya tersebut sedikit berbulu


Untungnya Ming An tidak merasakan sedikitpun niat jahat yang membuat pria paruh baya tersebut segera merasa lega


***


Sementara perkemahan Tim Medis masih sangat hidup


Di dalam hutan yang tidak jauh dari perkemahan


Sebuah tangan tiba-tiba muncul dan memanjat tanah dari dalam lubang yang cukup dalam disampingnya


Tangan tersebut terlihat bergetar sebelum sesosok tubuh tiba-tiba keluar dan jatuh disamping lubang tersebut


Sosok tersebut terengah-engah dan berusaha menghirup udara dengan rakus


Melihat tubuh penuh darah dengan pakaian compang-camping, tidak akan ada yang menduga bahwa sosok tersebut adalah Pendekar Pedang Api yang sebelumnya bertarung dengan Singa Berkepala Dua


Berbeda dengan spekulasi para pendekar tentang kecelakaannya, Pria paruh baya tersebut masih hidup, meskipun kondisinya sangat mengkhawatirkan


...

__ADS_1


__ADS_2