Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Rumput Tujuh Warna


__ADS_3

Wan'er berjalan mundur dengan gugup, meskipun pemuda bertopeng dihadapannya baru saja menolong dirinya dari serigala tadi


Namun pemuda bertopeng tersebut sangat asing sehingga membuat Wan'er yang terdidik dengan baik tidak segera mempercayainya


Melihat respon Wan'er, Pemuda bertopeng tersebut tidak tersinggung tetapi justru tersenyum ramah dan berkata "Jangan takut adik kecil, saudara laki-laki bukan orang jahat"


"Perkenalkan nama saudara adalah Zhou Yu. kamu bisa memanggilku saudara Zhou atau saudara Yu" Sambung pemuda bertopeng tersebut sambil tersenyum lembut


Melihat senyum Zhou Yu, Wan'er terlihat ragu-ragu


Sebagai seorang anak yang tumbuh di tempat terpencil, ia jarang berinteraksi dengan orang asing, bahkan sedikit takut terhadap mereka


Namun senyum pemuda bertopeng tersebut terlalu indah bahkan untuk gadis kecil sepertinya, sehingga membuat kewaspadaan Wan'er mengendur


Tepat ketika gadis kecil tersebut masih ragu-ragu, Zhou Yu melirik sekelilingnya sebelum berkata "Kemana orang tuamu adik kecil ?"


"Aku..." Wan'er membuka mulutnya, namun setelah kata pertama keluar, tidak ada kata lain yang keluar dari mulut gadis kecil tersebut


Zhou Yu mengerutkan kening dan berkata dengan ragu "Jangan bilang kamu sendirian disini ?"


Melihat gadis kecil tersebut menundukkan kepala tanpa jawaban, Zhou Yu langsung tahu bahwa tebakannya benar


"Bagaimana bisa kamu sendirian di tempat seperti ini " Zhou Yu menggelengkan kepalanya sambil berjalan ke arah gadis kecil tersebut

__ADS_1


Berbeda dengan sebelumnya, gadis kecil tersebut tidak menghindar dan tetap berdiri di tempatnya


Setelah berada dihadapan Wan'er, Zhou Yu menurunkan tubuhnya supaya sejajar dengan gadis kecil tersebut dan berkata sambil tersenyum ramah "Di sini terlalu berbahaya, ayo aku akan mengantarmu pulang sekarang"


Namun diluar dugaan Zhou Yu, setelah mendengar ajakannya, gadis kecil tersebut langsung menggelengkan kepalanya dengan tegas


"Adik kecil, saudara benar-benar bukan orang jahat, jadi jangan takut, saudara laki-laki pasti akan mengantarmu sampai ke rumah dengan selamat " Zhou Yu membujuk sambil tersenyum lembut


Pemuda bertopeng tersebut kemudian melirik sekelilingnya sebelum kembali menatap Wan'er dan berkata dengan merendahkan suaranya "Lagi pula, disini benar-benar berbahaya, apakah kamu tidak takut bertemu dengan serigala atau binatang buas lainnya seperti tadi ?"


Mendengar Zhou Yu kembali mengingatkannya tentang serigala tadi, gadis kecil tersebut kembali menunjuk warna ketakutan


Ia kemudian meremas tangannya dan berkata dengan susah payah "Tapi Wan'er sedang mencari tanaman obat, Wan'er tidak mungkin kembali tanpa menemukannya"


"Jadi namamu Wan'er " Zhou Yu tersenyum lembut dan bertanya "Dan kamu datang ke hutan seorang diri untuk mencari tamanan obat ?"


Melihat hal tersebut, Zhou Yu menggaruk pipinya yang tidak gatal dan berkata kepada Yang Ye dalam pikirannya "Aku pikir gadis kecil ini melarikan diri dari rumah karena suatu alasan, itulah penyebab kenapa dia tidak mau di ajak pulang, ternyata dugaanku salah "


Disisi lain, Yang Ye membalas dengan sedikit malu "Budak tua juga berpikir demikian, Tuan Muda "


Zhou Yu kemudian menggelengkan kepala sambil tersenyum malu sebelum kembali mengalihkan perhatiannya ke arah Wan'er dan bertanya "Tanaman obat apa yang kamu cari dan untuk apa tanaman obat itu ?"


Wan'er menggigit jarinya dan berkata sambil mengingat "Menurut Bibi Qin, namanya Rumput Tujuh Warna "

__ADS_1


***


"Jadi nenekmu sedang sakit dan membutuhkan Rumput Tujuh Warna ?" Zhou Yu bertanya dengan pelan


Gadis kecil tersebut mengangguk sebagai jawaban


Disisi lain, Zhou Yu kemudian menggelengkan kepalanya dan berkata dengan nada menasehati "Apapun alasanya, kamu seharusnya tidak pergi ke hutan seorang diri, setidaknya mintalah orang dewasa untuk menemani, seperti bibi Qin yang kamu sebutkan "


Namun mendengar pernyataan tersebut, Wan'er menggelengkan kepalanya dan berkata dengan nada rendah "Bibi Qin dan seluruh penduduk desa sudah tidak ada "


"Tidak ada ? " Zhou Yu menaikan alisnya dan bertanya "Kemana mereka ?"


Namun gadis kecil tersebut hanya menggelengkan kepala dan tidak mengatakan apapun


Zhou Yu mengerutkan keningnya, tapi tidak memaksa


Pemuda bertopeng tersebut kemudian mengulurkan tangannya dan berkata "Ayo kembali "


"Tapi Wan'er belum menemukan Rumput Tujuh Warna itu " Wan'er menggelengkan kepalanya dengan ekspresi menolak


Zhou Yu tersenyum dan berkata "Aku memilikinya "


"Benarkah ?" Wan'er bertanya dengan wajah bahagia

__ADS_1


"Tentu saja " Zhou Yu mengangguk sambil tersenyum lembut dan menjawab "Ayo kembali "


...


__ADS_2