
"Pendekar Pedang Gila ini bodoh atau bagaimana ?" Chyou berkata dengan bingung
Zhou Yu menaikan alisnya dan bertanya "Kenapa kau berkata seperti itu ?"
"Bagaimana tidak? tempat ini jelas-jelas melindunginya dari jurus-jurus berbahaya para pendekar itu, tapi dia memilih meninggalkan tempat ini"
Chyou menjawab sambil melirik ke arah kepergian Pendekar Pedang Gila dan para pendekar yang mengepungnya
Disisi lain, Zhou Yu menggelengkan kepalanya dan membalas
"Dia tidak bodoh. Meskipun benar bahwa tempat ini melindunginya, tapi tempat ini juga membuatnya tidak bisa menggunakan kekuatan penuh, apalagi disaat dirinya terluka"
Pemuda bertopeng tersebut kemudian berdiri dan bergerak ke arah meja kasir sambil mengetuknya dengan pelan
"Orang-orang itu sudah pergi, anda bisa keluar sekarang"
Tidak berselang lama setelah Zhou Yu berkata demikian, seorang pria tua keluar dari balik meja dengan ekspresi ketakutan
Tatapan pria tua tersebut pertama kali jatuh ke arah Zhou Yu, meskipun sama tertutupnya dengan para pengunjung yang biasa dirinya lihat, tapi untuk beberapa alasan pria tua tersebut seolah merasakan niat baik dari orang didepannya sehingga membuat ketakutan di wajah pria tua itu sedikit memudar
Namun saat tatapannya beralih ke arah lain, wajahnya berubah menjadi pucat pasi, bahkan tangannya sampai bergetar hebat
"Hartaku..." Pria tua tersebut seperti terkena pukulan maut yang membuatnya langsung lemas dan ambruk ke lantai
Disisi lain, Zhou Yu menggelengkan kepalanya melihat reaksi pria tua itu
Pemuda bertopeng tersebut kemudian merogoh jubahnya dan mengeluarkan sekantong emas
"Ini seharusnya lebih dari cukup untuk mengembalikan rumah makan anda seperti sedia kala. Aku tidak tahu apa yang akan anda lakukan kedepannya, tapi jika aku boleh memberi saran, sebaiknya anda meninggalkan tempat ini dan pergi ke wilayah aliran putih, meskipun mungkin berbisnis disana tidak sebaik di tempat ini, tapi keamanan disana cukup terjamin, setidaknya kejadian seperti ini hampir tidak mungkin terjadi"
Zhou Yu kemudian melenggang pergi setelah mengatakan demikian
__ADS_1
Sementara itu, melihat begitu banyak koin emas dihadapannya
Pria tua tersebut terus-menerus bersujud sambil berterima kasih kepada Zhou Yu
***
"Informasinya salah. Dia bukan Puncak Pendekar Kaisar biasa, tapi sudah berada di ambang batas menuju tingkat Pendekar Suci" Seorang pendekar berkata sambil memegangi bahunya yang terkena tebasan
"Anda benar senior, tapi itu bukan masalah besar, dia terluka, aku yakin dia tidak bisa terus mempertahankan kekuatannya seperti ini"
"Kau benar, sedari tadi dia hanya menggunakan niat pedang untuk melawan kita, aku yakin dia berusaha menghemat tenaga dalamnya"
Kedua pendekar yang tadi berbicara kemudian melesat dan bergabung dengan kedelapan pendekar lainnya untuk mengepung Pendekar Pedang Gila
Disisi lain menyadari bahwa tekanan yang diberikan kesepuluh pendekar dihadapannya semakin besar
Pendekar Pedang Gila menebaskan pedangnya sebelum melompat mundur dan mengambil jarak
Namun sebelum ia bisa mengembalikan kondisi jantungnya
Berbagai serangan kembali melesat ke arahnya dengan kecepatan tinggi
Pendekar Pedang Gila menghadapi serangan-serangan tersebut dengan permainan pedangnya yang sangat cantik
Namun terdapat satu serangan yang gagal dihentikan pria paruh baya tersebut dengan permainan pedangnya
Tepat ketika Pendekar Pedang Gila tidak punya waktu untuk menghindar
Sebuah tangan tiba-tiba terulur dan menepis serangan tersebut dengan mudah
Pendekar Pedang Gila kemudian memanfaatkan kesempatan itu untuk mengambil jarak
__ADS_1
"Siapa kau !?" Pendekar yang ditepis serangannya meraung setelah berhasil menstabilkan tubuhnya
Disisi lain, Pendekar Pedang Gila menatap pemilik tangan tadi
Melihat pemilik tangan tersebut adalah orang yang sama dengan orang yang beradu momentum dengannya di rumah makan
Pendekar Pedang Gila menaikkan alisnya dan bertanya "Kenapa kau membantuku ?"
Zhou Yu menatap ke arah kesepuluh pendekar di depannya dan menjawab
"Kebetulan aku punya urusan dengan organisasi di belakang orang-orang ini, meskipun menghabisi mereka tidak akan mempengaruhi tindakan organisasi itu, tapi setidaknya mereka harus menangis darah untuk sementara waktu karena kehilangan sepuluh Pendekar Raja mereka yang berharga sekaligus"
...
***Mohon maaf sebelumnya teman-teman
Selama satu Minggu ini saya sakit dan kesulitan beraktivitas
Bahkan sampai sekarang kondisi saya belum benar-benar pulih
Saya juga sampai meminta cuti dari pekerjaan utama saya akibat hal ini
ini adalah barisan chapter yang berusaha saya buat selama satu Minggu terakhir
Hanya beberapa kata yang mengecewakan
saya minta maaf
...
Catatan penulis : Ngomong-ngomong jangan lupa tetap hangat yah, cuacanya sedang tidak bersahabat. jangan sakit***.
__ADS_1