Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Pemuda Berjubah Hitam


__ADS_3

Zhou Yu melompat dari pohon ke pohon untuk menghindari berbagai Siluman atau pun hewan buas


Ia berniat kembali ke sekte dengan cepat untuk melapor kepada Ming An dan Yu Lian


Sebelum berangkat untuk berlatih di Hutan Larangan, Zhou Yu telah membuat perjanjian dengan Ming An dan Yu Lian, bahwa ia harus kembali ke sekte untuk melapor, supaya Ming An dan Yu Lian dapat mengetahui keadaannya


***


Di luar Hutan Larangan, terlihat 3 sosok pemuda berjubah biru dengan gambar pedang yang saling menyilang di punggungnya sedang menatap Hutan Larangan dengan pandangan ragu


Mereka kemudian melihat kebelakang dengan cemas


Ketika ketiganya melihat sesosok pemuda tampan dengan jubah hitam yang menutupi seluruh tubuhnya, mereka semakin gelisah


"Bagaimana ini saudara Jiang ?" Huang Min bertanya sambil menatap pemuda berjubah hitam dengan cemas


Ketiganya adalah murid inti Sekte Pedang kembar, yaitu


Jiang Feng, Huang Min, dan Mo Jian


Sebelumnya, ketiga pemuda tersebut berniat menuju kota, namun di tengah perjalanan


Mereka dihadang oleh pemuda berjubah hitam misterius


Sebelum bahkan ketiganya bertanya, pemuda berjubah hitam misterius tersebut telah menyerang mereka


Sebagai murid inti dari sebuah sekte yang dihormati di dunia persilatan, ketiganya cukup bangga dan percaya diri dengan kemampuan mereka


Sehingga ketiganya sangat marah dan berniat memberikan pelajaran kepada pemuda misterius yang tiba-tiba menyerang mereka


Namun tanpa ketiganya duga, pemuda misterius tersebut dapat mengalahkan mereka tanpa kesulitan, sehingga mereka terpaksa melarikan diri ketika merasakan niat membunuh dari pemuda misterius tersebut


Karena ketiganya berlari tanpa tujuan, mereka tidak menyadari bahwa mereka berlari menuju Hutan Larangan yang sangat berbahaya

__ADS_1


***


Sebelum Jiang Feng menjawab


Mo Jian yang berada di sampingnya berkata sambil mencengkram tombaknya dengan erat "Aku akan membuatnya sibuk, kalian bisa pergi terlebih dahulu "


Jiang Feng dan Huang Min saling memandang, meskipun perkataan Mo Jian seperti mengatakan bahwa ia akan menyusul mereka setelahnya


Namun keduanya sangat sadar bahwa Mo Jian berniat mengorbankan dirinya untuk keselamatan mereka


Meskipun Mo Jian memiliki sikap yang dingin dan sulit bergaul, tidak bisa dipungkiri bahwa ia memiliki hati yang besar dan rela berkorban untuk teman-temannya, sehingga tindakan Mo Jian tidak mengejutkan keduanya


Huang Min mengayunkan cambuknya ke tanah, kemudian berkata "Jangan bercanda, dari pada meninggalkanmu sendirian di sini, aku lebih baik bertarung sampai mati "


Mo Jian melirik dan berkata dengan dingin "Jangan berpikir kekanak-kanakan, jika kita bertarung dengannya, kita pasti akan mati, tapi jika hanya aku, setidaknya kalian bisa selamat, pergilah-!"


Huang Min menggelengkan kepalanya dengan tegas "Jika aku pergi dan meninggalkan saudara Mo sekarang, aku akan menjadi seorang pengecut, bahkan jika aku hidup, bayangan hari ini akan menghambatku untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi, maka dari itu aku lebih baik bertarung sampai mati"


Mo Jian terlihat ingin membalas, namun Jiang Feng telah menyela terlebih dahulu


Ketika ketiganya sedang berdiskusi, pemuda berjubah hitam misterius menatap ketiganya dengan penuh minat


"Apa kalian sudah selesai ? jika belum, kalian bisa melanjutkan, kebetulan aku punya cukup banyak waktu untuk menunggu " Pemuda berjubah hitam tersebut berkata sambil tersenyum mengejek


Jiang Feng mengerutkan kening, kemudian bertanya dengan suara dalam "Siapa kau sebenarnya ?, kenapa kau menyerang kami tanpa alasan?, apa kau tidak tahu jika wilayah ini berada di bawah pelindung Sekte Pedang Kembar ?!"


"Sekte Pedang Kembar ?, benar, alasan aku menyerang kalian juga, karena kalian berasal dari sekte itu, aku ingin menguji kekuatan murid dari sebuah sekte yang telah menciptakan keajaiban, tapi setelah bertarung dengan kalian, terus terang, aku sangat kecewa " Pemuda berjubah hitam tersebut berkata sambil memberikan tampilan menyesal


"Arogan-!" Mo Jian berkata dengan dingin, kemudian melesat cepat sambil menyerang dengan tombaknya


Jiang Feng dan Huang Min yang melihat tindakan Mo Jian, bergegas bergabung


Pemuda misterius tersebut menatap ketiganya dengan pandangan mencemooh

__ADS_1


Ia kemudian berlari lebih cepat ke arah ketiganya


Pemuda berjubah hitam tersebut menghindari serangan tombak Mo Jian, kemudian berputar dan menendang punggung Mo Jian


Sehingga membuat Mo Jian terhempas oleh tendangan tersebut


Tidak berhenti disana, pemuda berjubah hitam tersebut juga melakukan hal yang sama kepada Jiang Feng dan Huang Min


Ketiganya segera berdiri, setelah di jatuhkan oleh pemuda berjubah hitam tersebut, kemudian kembali menyerang


Beberapa nafas kemudian, pertarungan 3 lawan 1 berjalan dengan sengit


Meskipun dihadapkan dengan tiga serangan dari senjata berbeda, pemuda berjubah hitam tersebut masih sangat tenang


Karena kecepatan dan kekuatan pemuda berjubah hitam tersebut di atas ketiganya, sehingga Jiang Feng dan lainnya terus dipukuli oleh pemuda berjubah hitam tersebut


Namun meskipun demikian, ketiganya tidak menyerah dan berusaha mencari celah


Melihat kegigihan ketiganya, pemuda berjubah hitam hanya memberikan cibiran di wajah tampannya


Pertarungan keempatnya terus berlanjut, sampai 30 menit kemudian


Jiang Feng dan yang lainnya terlempar ke tanah dan tidak bisa lagi berdiri


"Permainannya sudah selesai, ingatlah, dikehidupan kalian berikutnya, jangan pernah lagi malas untuk berlatih " pemuda berjubah hitam tersebut menyarankan sambil menyeringai


Ketiganya menatap pemuda berjubah hitam dengan tampilan pahit


Luka disekujur tubuh mereka sudah ketiganya lupakan, karena mereka tahu, bahwa rasa sakit dari luka-luka tersebut akan menghilang bersamaan dengan nyawa mereka


Ketika langkah pemuda berjubah hitam tersebut semakin dekat dan ketiganya bersiap menemui ajal mereka


Sebuah suara yang sangat tenang namun memiliki nada percaya diri terdengar di telinga keempatnya

__ADS_1


"Kehidupan berikutnya ? apa anda yakin mereka akan mati hari jni ?"


__ADS_2