Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Kehidupan Pedang


__ADS_3

Zhou Yu berbalik dan menemukan bahwa Wang Ren telah berdiri di belakangnya


Ia sedikit membungkukan badannya "Maafkan sikap kasar murid karena memasuki ruangan tetua, tetapi murid memiliki sesuatu yang harus di katakan"


Wang Ren melambaikan tangan sambil tersenyum ringan "Tidak masalah, aku tidak memiliki sedikit pun harta di tubuhku, jadi jika kau ingin mengambil sesuatu pun sangat tidak mungkin " ia kemudian bertanya "Apa yang ingin kau katakan ? "


Zhou Yu menundukan kepala "Murid tidak sengaja mendengar percakapan tetua dengan yang lainnya sehingga murid mengetahui bahwa tetua akan pergi untuk membantu sekte beruang putih dalam melawan sekte mawar hitam, tetapi tetua tidak akan membawa murid ke sana "


Pada kenyataannya Zhou Yu merasa sangat gelisah, ia bahkan tidak bisa melakukan meditasi sama sekali karena pikirannya sedang kacau, dan ia tidak mengetahui penyebabnya sama sekali


Ketika Zhou Yu sedang merenungkan keadaannya, karena indra pendengarannya yang tajam sehingga ia tidak sengaja mendengar seseorang mengetuk pintu kamar Wang Ren dan Shi Xiong


Zhou Yu kemudian mengetahui bahwa Wang Ren dan Shi Xiong meninggalkan kamar mereka dengan tergesa-gesa sehingga membuatnya penasaran dan memutuskan untuk mengikuti mereka


Tidak Zhou Yu duga bahwa karena rasa penasarannya itu, ia mendengar berita yang mengejutkan, meskipun Zhou Yu telah di beritahu oleh kakek pemabuk sebelumnya bahwa tentang hal tersebut akan terjadi

__ADS_1


Tetapi Zhou Yu berpikir bahwa semua itu hanyalah tebakan acak atau racauan kakek Tao sebab ia sedang mabuk berat, sehingga ia sangat terkejut ketika mengetahui bahwa hal itu benar-benar terjadi


Wang Ren menatap tajam dan berkata "Aku tahu kemana arah pembicaraanmu ini, tetapi aku tidak mungkin membawamu ke dalam pertempuran sebesar ini "


"Tetapi kenapa-?" Zhou Yu berkata sambil mengangkat kepalanya


Wang Ren menatap mata biru yang mengandung ketenangan serta ketegasan itu, kemudian berkata dengan tegas "Karena misiku adalah untuk melindungi keselamatanmu dan menjauhkanmu dari pertempuran adalah kuncinya


Sedangkan misimu adalah untuk mengikuti turnamen dan memenangkannya, di luar itu kau tidak bisa melakukan apapun "


Wang Ren menggelengkan kepala sambil menghela nafas "Pertempuran penuh yang melibatkan dua kekuatan besar seperti ini memiliki harapan hidup sangat kecil, sembilan dari sepuluh adalah kematian, bahkan untuk pendekar raja ke atas, sehingga aku tidak mungkin membawamu ke sana


Kau adalah bakat terbaik yang di miliki sekte pedang kembar, masa depan dan harapan ribuan anggota sekte ada di pundakmu, aku tidak mungkin membiarkanmu jatuh di sini "


Zhou Yu menatap Wang Ren, ia berkata dengan pelan "Guru pernah berkata bahwa pedang terbaik sekalipun akan tumpul jika tidak di asah, aku adalah pedang dan perjalanan ini adalah batu asahannya "

__ADS_1


Wang Ren menaikan alisnya, tidak menduga bahwa anak kecil di depannya itu akan menggunakan sebuah perumpamaan yang cukup dalam


Ia kemudian berkata dengan sungguh-sungguh "Nilai pedang dapat di lihat dari bahannya. Pedang yang di ciptakan oleh penempa tingkat tinggi tidak bisa dibandingkan dengan pedang yang di ciptakan secara massal dan di gunakan seorang prajurit di medan perang "


Zhou Yu segera menimpali "Tetapi pedang yang digunakan prajurit itu membawa kebanggaan, kehormatan, serta keberanian bagi prajurit itu sendiri


Sehingga membuat pedang tersebut akan selalu tajam bahkan jika hanya tinggal gagang, karena ia telah mengalami banyak pertempuran dan semua kenangan itu akan terukir pada jiwanya


Sedangkan pedang yang di ciptakan sang penempa akan selalu di lindungi oleh tenaga dalam, semua kekuatan dan pengalaman hebat yang ia lalui bukanlah miliknya


Zhou Yu kemudian menarik pedang petir hitam dari sarungnya "Jika aku bersembunyi dan menjauh dari sebuah pertempuran, aku akan selalu menjadi pedang yang tumpul "


Ia mengalirkan tenaga dalam menuju pedang petir hitam sehingga membuat pedang yang terlihat seperti balok itu mengeluarkan niat pedang yang sangat tajam


"Orang yang mampu, mungkin bisa membuatku menjadi tajam, tetapi ketajaman itu bukan milikku, jika orang itu pergi, aku akan kembali menjadi pedang yang tumpul, tetapi pedang prajurit itu akan selalu mengandung aura ketajaman sampai akhirnya waktu menghapus keberadaannya "

__ADS_1


"Aku harap tetua dapat membawaku menuju tempat asahan, agar jika sekte dalam bahaya, aku bisa menjadi pedang yang menghancurkan semua bahaya tersebut dan meretas mereka sampai tidak tersisa "


__ADS_2