
“Zhou Yu” tertegun, begitupun Feng Miomio
Keduanya tidak bereaksi untuk sementara waktu atas perubahan yang terjadi
Saat niat pedang yang dikeluarkan “Zhou Yu” hampir selesai dan mengenai Feng Miomio
Gadis cantik yang sebelumnya tidak bisa bergerak di bawah paksaan aura yang di lepaskan “Zhou Yu” tiba-tiba muncul di samping pemuda bertopeng tersebut dan melakukan sebuah tendangan pada saat kritis sehingga membuat serangan “Zhou Yu” berbelok arah dan melewati Feng Miomio tanpa melukainya
Kejadian tersebut terlalu cepat dan di luar dugaan siapapun sehingga ketika hal itu terjadi, baik “Zhou Yu” maupun Feng Miomio tercengang
Baru setelah beberapa saat, keduanya pun tersadar dengan apa yang terjadi
Feng Miomio menghela nafas lega sementara “Zhou Yu” meledak dan melepaskan momentum yang sangat kuat sehingga membuat Feng Miomio dan gadis cantik tersebut terhempas
“Kurang ajar. Berani sekali kau menggangguku”
Suara kemarahan “Zhou Yu” menggelegar ke seluruh medan perang dan mengejutkan para dewa serta para Pendekar Suci yang sedang berusaha untuk menstabilkan kondisi mereka masing-masing
Hal itu membuat mereka tidak bisa tidak bertanya-tanya apa yang membuat pemuda bertopeng tersebut begitu marah setelah berhasil mengalahkan mereka semua
Sementara itu, tidak jauh dari lokasi pertempuran, Long Aoutian terlihat menyaksikan semuanya dengan tenang
Baik dari awal pertempuran maupun saat “Zhou Yu” akhirnya mengamuk dan mengalahkan para dewa sekaligus membunuh beberapa Pendekar Suci
Pemuda berjubah hitam tersebut terlihat acuh tak acuh dan tidak terganggu
Namun ketika mendengar teriakan marah dari “Zhou Yu”, Long Aoutian seketika meluruskan posisi berdirinya dan menatap ke arah awan di atas kepala pemuda bertopeng tersebut dengan alis berkerut
Long Aoutian tidak berbicara, tapi semakin lama, alis pemuda berjubah hitam itu semakin berkerut
Baru setelah beberapa saat, sebuah gumaman kecil keluar dari mulutnya
__ADS_1
“Apa lagi yang akan terjadi sekarang ?”
***
“Xue’er. Pergilah dari sini sekarang”
Feng Miomio berteriak keras saat melihat gadis cantik yang telah menyelamatkannya berdiri di hadapannya dan berniat menghalangi “Zhou Yu”
Mendengar teriakan dari arah belakang, gadis cantik tersebut menggelengkan kepalanya dan berkata
“Tidak nenek, jika aku pergi, saudara Zhou akan menghabisimu”
“Dasar bodoh, jika kau tidak pergi, kaulah yang akan di habisi olehnya” Feng Miomio membalas dengan keras
Disisi lain, gadis cantik tersebut kembali menggelengkan kepalanya dengan keras kepala dan melirik ke arah wanita tua tersebut
“Jangan khawatir nenek, aku yakin saudara Zhou tidak akan melukaiku”
“Pergilah, Xu’er. Masa depan keluarga Feng ada di tanganmu, kau tidak boleh mati di sini”
“Aku tahu” Gadis cantik tersebut mengangguk dan berkata dengan tegas
“Tapi aku tidak bisa mundur sekarang”
***
“Zhou Yu” membuka matanya dan menatap ke arah gadis cantik tersebut dengan dingin
“Sepertinya kau sangat percaya kepada anak itu, tapi sayangnya aku bukanlah dia, aku akan menghabisi siapapun yang menghalangiku termasuk dirimu, gadis kecil yang tidak tahu ketinggian langit”
Ketika mengatakan itu, “Zhou Yu” mulai berjalan selangkah demi selangkah menuju Feng Miomio dan gadis cantik tersebut dengan paksaan yang mengerikan
__ADS_1
Menghadapi paksaan yang sengaja ditujukan kepadanya
Tubuh gadis cantik tersebut bergetar, kakinya bergoyang dan hampir menekuk, serta keringat seketika muncul di setiap pori-porinya
Namun meskipun demikian, gadis cantik tersebut tidak goyah dan berkata dengan keras
“Saudara Zhou, ini aku, Feng Xue dari Keluarga Feng, apa kau mengingatku ?”
“Menyedihkan” “Zhou Yu” tersenyum dingin dan mengibaskan tangannya setelah tiba di depan gadis cantik tersebut
Feng Xue seketika terhempas ke udara oleh kibasan tangan tersebut sebelum ia bahkan sempat menahan nafas
“Xue’er”
Feng Miomio berteriak keras saat melihat gadis cantik tersebut di terbangkan oleh kibasan tangan “Zhou Yu”
Setelah melihat Feng Xue jatuh dari udara dengan cukup keras
Wanita tua tersebut kemudian mengalihkan perhatiannya ke arah "Zhou Yu" dan berkata dengan sengit
“Dasar pengecut. Seorang Pendekar Langit menyerang seorang Pendekar Suci yang bahkan belum membuka gerbang pertama, apakah kau tidak malu untuk kependekaranmu ?”
“Apa yang harus membuatku malu ?” “Zhou Yu” balik bertanya sebelum kemudian berkata
“Aku bukan pendekar seperti kalian, aku adalah dewa, karena itu aku bebas melakukan apapun yang aku mau”
Setelah mengatakan itu, pemuda bertopeng tersebut melesat menuju Feng Xue sambil meninggalkan sebuah kalimat
“Tunggu sebentar, biarkan aku memberi tahu semut ini terlebih dahulu konsekuensi karena telah menyinggungku, setelah itu kalian bisa melakukan reuni sepuas kalian di neraka sana"
...
__ADS_1