Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Pertempuran XXI


__ADS_3

“Menarik, aku merasa sepertinya kalian sedang menunggu sesuatu” “Zhou Yu” memiringkan kepalanya dan bertanya


“Apakah aku benar ?”


“Benar, kami memang sedang menunggu sesuatu”


Nie Yunhai seketika menjawab sehingga membuat para pendekar yang lain langsung meliriknya dengan samar


Disisi lain “Zhou Yu” terlebih dahulu menghindari sebuah serangan yang melesat ke arahnya dengan mudah sebelum bertanya dengan nada tertarik


“Apa itu ?”


“Tentu saja kematianmu” Nie Yunhai menjawab dan balik bertanya sambil menyeringai


“Apakah ada hal yang lebih penting dari pada kematianmu untuk situasi saat ini ?”


Mendengar jawaban tersebut terutama seringai dari pihak lain, wajah “Zhou Yu” terlihat mendung dan langsung bertanya dengan dingin


“Apa kau baru saja mempermainkan ku ?”


Nie Yunhai tertawa kecil, namun sebelum pria tua tersebut bisa menjawab pertanyaan itu


“Zhou Yu” tiba-tiba muncul tepat di depannya dan memberikan sebuah pukulan yang tidak sempat di hentikan oleh pria tua tersebut


Nie Yunhai berteriak dan terlempar sangat keras sehingga menabrak dan menumbangkan belasan pohon di belakangnya


Sementara setelah memukul pria tua tersebut, “Zhou Yu” mendengus dan berkata


“Mau bermain-main denganku ? kau harus menimbang kekuatanmu terlebih dahulu”


***


“Aku tidak tahu apa yang kalian tunggu, tapi sepertinya hal itu cukup penting sehingga kalian rela berjuang sangat keras untuk membuatku lumayan sibuk”


“Zhou Yu” kembali buka suara setelah bertukar puluhan jurus dengan para dewa dan sekelompok Pendekar Suci

__ADS_1


“Apa kau takut anak muda ?” Wang Xiang Dao menanggapi ucapan pemuda bertopeng tersebut dengan santai


Disisi lain, “Zhou Yu” menggelengkan kepalanya dan menjawab sambil menyeringai


“Aku hanya penasaran berapa lama kalian bisa melakukan pertempuran seperti ini dengan tenaga dalam kalian yang sangat sedikit itu”


“Kau tidak perlu khawatir akan hal itu, kami punya pemahaman sendiri tentang tenaga dalam kami” Wang Xiang Dao membalas dengan acuh tak acuh


Namun mendengar hal tersebut, “Zhou Yu” justru tertawa kecil dan berkata


“Buka matamu lebar-lebar orang tua, mungkin kau dan para orang tua yang mengaku sebagai dewa masih memiliki tenaga dalam yang tersisa”


“Tapi bagaimana dengan yang lain, apakah mereka masih memiliki tenaga dalam yang cukup untuk mempertahankan situasi ini ?”


Mendengar pertanyaan tersebut, Wang Xiang Dao terdiam dan melirik situasi di sekitarnya dengan cermat


Meskipun sebagian besar Pendekar Suci yang bergabung di dalam pertempuran berpura-pura kuat


Namun warna kelelahan terpancar jelas dari mata mereka yang menunjukkan bahwa mereka tidak mungkin bisa melanjutkan pertempuran dengan intensitas seperti sekarang lebih lama lagi


“Aku harus memberikan waktu supaya mereka bisa beristirahat dan mengumpulkan tenaga dalam”


“Terlambat” “Zhou Yu” menyela ucapan tersebut dan melepaskan niat pedang ke arah para Pendekar Suci


Wajah para Pendekar Suci tersebut memucat


Setelah bertukar puluhan jurus dengan "Zhou Yu"


Tenaga dalam mereka terkuras dan hanya tersisa beberapa lingkaran saja sehingga membuat mereka tidak mungkin bisa melepaskan serangan yang dapat bersaing dengan niat pedang tersebut


Oleh karena itu saat melihat niat pedang yang datang ke arah mereka, para pendekar tersebut ketakutan dan tidak tahu bagaimana bereaksi


Di tengah emosi para Pendekar Suci tersebut, niat pedang tiba dan menghantam mereka dengan keras


Ledakan

__ADS_1


***


“Zhou Yu” melompat dan mengambil jarak


Melihat tindakan tersebut, Wang Xiang Dao dan para dewa tidak mengejar dan mengalihkan perhatian mereka ke arah pusat ledakan dengan tatapan dalam


Ketika dampak dari ledakan berangsur-angsur surut, “Zhou Yu” memiringkan kepalanya dan berkata nada kagum


“Luar biasa, aku tidak menduga ada lebih banyak orang yang selamat dari pada dugaanku”


Saat niat pedang yang di lepaskan “Zhou Yu” hampir mengenai kelompok Pendekar Suci


Para pendekar tersebut bergabung dan menggunakan tenaga dalam mereka yang tersisa untuk mengeluarkan sebuah jurus


Meskipun para pendekar tersebut tidak bisa mengeluarkan jurus pamungkas mereka


Tapi dengan jumlah para Pendekar Suci tersebut, serangan gabungan mereka cukup kuat untuk menerima sebagian besar dampak dari niat pedang yang di lepaskan “Zhou Yu”


Oleh karena itu ketika ledakan terjadi, sebagian besar Pendekar Suci dalam kelompok tersebut selamat dan hanya sebagian kecilnya yang kehilangan nyawa


Namun meskipun demikian, para Pendekar Suci tersebut tidak merasa lega, selain karena kematian saudara-saudara seperjuangan mereka


Para Pendekar Suci tersebut tidak lagi memiliki kemampuan untuk melanjutkan pertempuran


Melihat hal tersebut, “Zhou Yu” tersenyum sinis dan berkata “Apakah kalian merasa tidak nyaman ?”


“Jika kalian merasa tidak nyaman, maka biarkan aku menghapus ketidaknyamanan itu dalam diri kalian”


Namun tepat ketika pemuda bertopeng tersebut berniat bergerak, Wang Xiang Dao dan yang lainnya muncul di depan pemuda bertopeng tersebut sembari bertanya dengan nada buruk


“Apa kau pikir kami akan diam saja ?”


“Bukankah sudah ku katakan ?” “Zhou Yu” tersenyum main-main dan berkata dengan nada yang di perlambat “Kalian terlambat”


...

__ADS_1


__ADS_2