Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Pertempuran XXIV


__ADS_3

“Saudara Zhou sadarlah. Jangan biarkan dia mengendalikan tubuhmu”


Feng Xue berteriak keras dan berusaha menyadarkan Zhou Yu sebelum diterbangkan untuk ke sekian kalinya oleh kibasan tangan pemuda bertopeng tersebut


Disisi lain, “Zhou Yu” menyeringai dan berkata dengan nada mengejek


“Menyedihkan, kau begitu percaya kepada anak itu, tapi sayangnya dia tidak bisa memenuhi kepercayaanmu, dia terlalu lemah”


“Jangan menghina saudara Zhou” Feng Xue menyeka darah yang bocor dari sudut mulutnya sebelum berkata


“Kau hanya berhasil menguasai tubuh saudara Zhou dengan menggunakan sebuah cara licik, kau adalah orang yang paling tidak memenuhi syarat untuk menghinanya”


Mendengar pernyataan tersebut, wajah “Zhou Yu” seketika menjadi dingin dan berkata dengan nada buruk


“Gadis kecil, awalnya aku berniat membiarkanmu tetap hidup sedikit lebih lama lagi, tapi kau sangat berisik dan membuatku merasa muak, karena itu bersiaplah untuk menerima kematianmu”


“Zhou Yu” kemudian mengangkat tangannya dan mengarahkan sebuah jari ke arah gadis cantik tersebut


Merasakan nafas kematian yang mendekat dan menekan hatinya


Feng Xue menutup matanya dengan tenang tanpa menunjukkan ketakutan ataupun penyesalan


Disisi lain, Feng Miomio berusaha berdiri dan berniat menolong gadis cantik tersebut


Namun setelah di kalahkan oleh “Zhou Yu” dan menerima pukulan demi pukulan pemuda bertopeng tersebut setelahnya, tubuh Feng Miomio sudah hancur dan tidak memiliki kekuatan untuk berdiri


Hal itu membuat Feng Miomio sangat putus asa dan hanya bisa menutup matanya tanpa daya akibat tidak tahan dengan situasi yang akan di hadapi oleh gadis cantik tersebut


***


“Apa yang terjadi ?” Feng Miomio bertanya dengan bingung

__ADS_1


Disisi lain, Feng Xue juga membuka matanya dengan heran setelah menyadari nafas kematian yang sebelumnya muncul berangsur-angsur menghilang


Ketika gadis cantik tersebut mengalihkan perhatiannya ke arah “Zhou Yu” dan melihat mata di sebelah kanan pemuda bertopeng tersebut terlihat akrab dan jauh lebih terang dari pada di sebelah kirinya


Feng Xue kemudian berkata dengan ragu “Saudara Zhou ?”


“Zhou Yu” tidak menjawab tapi mata kanannya berkedip dengan tatapan bingung


Melihat hal tersebut, Feng Xue kembali bertanya “Apakah Anda benar-benar saudara Zhou ?”


“Zhou Yu” terdiam selama beberapa saat dan membuka mulutnya, tapi sebelum pemuda bertopeng tersebut menjawab pertanyaan tersebut, mulutnya justru mengeluarkan kalimat lain


“Kau... bagaimana mungkin kau bisa tersadar ?”


Mendengar pertanyaan tersebut, mata di sebelah kanan yang sebelumnya terlihat masih menunjukkan tatapan bingung seketika menjadi fokus dan melirik ke arah sebelah kiri sembari berkata dengan dingin


“Kau telah membunuh dan melukai banyak orang dengan tubuhku, bagaimana mungkin aku diam saja"


***


Setelah beberapa saat, Dewa Mabuk dan Wang Xiang Dao yang memiliki kekuatan tertinggi di antara yang lain saling melirik sebelum bergumam


"Mungkinkah..."


Mereka kemudian berusaha berdiri dan berniat menyeret tubuh mereka yang hancur


Namun sebelum kedua pria tua tersebut bisa mengambil langkah, Long Aoutian terbang dengan ketinggian rendah dan melewati keduanya dengan tenang


Melihat hal tersebut, keduanya ingin menghentikan pemuda berjubah hitam itu


Namun dengan kondisi mereka berdua, keduanya bahkan tidak bisa menjangkau sudut pakaian Long Aoutian dan hanya bisa menyaksikan tanpa daya pemuda tersebut tiba di belakang Zhou Yu

__ADS_1


***


"Akhirnya anda tersadar, saudara Zhou"


Feng Xue tersenyum bahagia saat melihat tatapan akrab dari mata sebelah kanan pemuda bertopeng di depannya


Meskipun Zhou Yu sepertinya masih belum bisa menguasai tubuhnya lagi


Namun setelah kesadarannya terbangun, kesadaran lain yang sebelumnya mengendalikan tubuh pemuda bertopeng tersebut juga tertahan dan sulit melakukan sesuatu seperti sebelumnya


Hal itu membuat Feng Xue merasa lega sekaligus bahagia


Namun disisi lain, melihat penampilan gadis cantik di depannya yang terlihat malu dengan berbagai luka di tubuhnya, mata di sebelah kanan Zhou Yu terlihat menunjukkan rasa bersalah


Mulutnya terbuka seolah ada ribuan kata yang tersangkut di dalamnya, namun ketika keluar, hanya kalimat pendek yang terbentuk dari pemuda bertopeng itu


"Apakah anda baik-baik saja, Nona Feng ?"


"Aku baik-baik saja"


Feng Xue mengangguk sambil tersenyum manis mengabaikan rasa sakit yang ada di sudut mulutnya


Tepat ketika keduanya saling memandang, sebuah suara tiba-tiba muncul di belakang Zhou Yu dan berbunyi


"Apakah ini yang disebut kekuatan cinta ?"


Mendengar hal tersebut, Zhou Yu menaikkan alisnya sementara kesadaran lain yang ada di dalam tubuhnya juga terbangun dari keterkejutan


Pemuda bertopeng tersebut kemudian berbalik dan mengalihkan perhatiannya ke sumber suara


Namun sebelum kesadaran Zhou Yu sempat buka suara, kesadaran lain dalam tubuhnya berkata terlebih dahulu

__ADS_1


"Kau... Apa sejak awal kau tahu ini akan terjadi ?"


...


__ADS_2