Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Kepanikan


__ADS_3

Setelah kepergian Tao Ming, Zhou Yu melompat menggunakan ilmu meringankan tubuh untuk kembali ke kamarnya


Ketika tiba di kamar, Zhou Yu ragu untuk melaporkan informasi yang di dapatkan dari Tao Ming kepada Wang Ren, karena sudah larut malam


Setelah memikirkan sejenak, Zhou Yu memutuskan untuk melaporkannya besok pagi, toh mereka tidak akan berangkat tengah malam jika ia melaporkannya sekarang pun


***


Zhou Yu terbangun oleh ketukan pintu yang terdengar tergesa-gesa, ia menggaruk kepalanya sambil berusaha memulihkan kesadaraannya


Ketika ia membuka pintu, terlihat Jiang Feng dengan tampilan cemasnya


"Saudara Zhou, kau terlambat lagi. Ikutlah denganku, tetua memanggil kita " Jiang Feng berkata dengan tergesa-gesa


Zhou Yu mengangguk, melihat tingkah laku Jiang Feng, ia menduga bahwa sesuatu yang serius telah terjadi


Jiang Feng membawa Zhou Yu kedalam kamar Wang Ren yang tidak jauh dari kamarnya


Ketika tiba di sana, Zhou Yu hanya melihat Shi Xiong yang sedang duduk dengan tenang

__ADS_1


Shi Xiong melihat Zhou Yu dan Jiang Feng masuk, ia tersenyum namun tidak mengatakan apapun


Shi Xiong memang memiliki kepribadian yang pendiam sehingga membuatnya terlihat kaku


Tidak berselang lama, Wang Ren memasuki kamar dengan wajah gelap


"Kita harus meninggalkan kota ini secepatnya " Wang Ren berkata memecah kesunyian


Zhou Yu mengerutkan kening, ia sepertinya satu-satunya orang yang tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi


Zhou Yu ragu, tetapi akhirnya ia tidak bisa menahan rasa penasarannya "Apakah ada yang salah tetua ? "


"Pagi ini salah satu pelayan penginapan menemukan sepuluh mayat di jalan kecil samping penginapan ini, yang menyebabkan terjadinya kepanikan para tamu penginapan dan penduduk di sekitarnya


Menurut analisaku, para pendekar itu berasal dari sekte mawar hitam, salah satu sekte menengah di aliran hitam " Wang Ren menjelaskan dengan sabar


Zhou Yu semakin mengerutkan kening, ia telah melupakan mayat-mayat hasil pertempuran semalam


Jika saja ia menyembunyikan mayat-mayat tersebut, tidak akan terjadi kepanikan seperti ini

__ADS_1


Pada kenyataanya, Zhou Yu juga tidak bisa menyembunyikan mayat-mayat tersebut, karena Tao Ming tidak akan membiarkan hal itu terjadi


Sebab Tao Ming berniat memberikan sebuah peringatan kepada semua orang yang ada di kota untuk segera meninggalkan kota atau mempersiapkan semua hal yang mungkin terjadi


Wang Ren kembali melanjutkan "Aku baru saja berdiskusi dengan keluarga bangsawan Feng tentang rencana meninggalkan kota ini sesegera mungkin " Ia menghela nafas "Namun mereka tidak setuju, mereka mengatakan bahwa selain perlu mengisi kembali perbekalan, kuda-kuda serta para prajurit membutuhkan waktu untuk beristirahat, sehingga kita hanya bisa meninggalkan kota ini paling cepat besok pagi "


Ruangan kembali menjadi sunyi


"Apakah ada yang salah murid Zhou ?" Wang Ren akhirnya menyadari bahwa Zhou Yu memiliki tatapan yang rumit


"Sebenarnya semalam murid berada di tempat kejadian ketika pertarungan terjadi "


Zhou Yu kemudian menceritakan semua hal yang telah ia alami, serta pertemuan dan peringatan dari Tao Ming


"Sebelumnya murid ingin melaporkannya segera, namun karena sudah terlalu larut dan khawatir menggangu istirahat para tetua sehingga murid memutuskan menunda laporan ini " Zhou Yu berkata dengan wajah menyesal


Wang Ren mengerutkan kening "Memiliki kemampuan untuk mengetahui usia tulang, jelas dia memiliki kemampuan yang tinggi "


Di bandingkan cerita Zhou Yu tentang peringatan yang di berikan Tao Ming kepadanya, Wang Ren lebih tertarik dengan kemampuan Tao Ming yang bisa mengetahui usia tulang dengan hanya menyalurkan tenaga dalamnya

__ADS_1


Karena meskipun terdengar sederhana, hal itu lebih mudah di katakan dari pada di lakukan


Wang Ren sendiri tidak mengetahui dengan pasti, namun ia yakin bahwa seorang pendekar yang memiliki kemampuan itu bisa di hitung dengan jari


__ADS_2