Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Gerbang Raksasa


__ADS_3

“Aku seharusnya sudah menduganya, meskipun bakat dan karakternya jauh di atas anak-anak lain, tapi bagaimanapun juga usianya saat ini merupakan fase dimana dia bergerak ke arah dewasa yang sebenarnya, tidak peduli seberapa banyak petunjuk yang masuk kepadanya, pikirannya akan tetap sulit untuk dikendalikan. aku harus membantunya” Wang Yuan berkata saat melihat Zhou Yu mengerutkan kening dengan ekspresi kesulitan


Wang Yuan kemudian berjalan mendekati Zhou Yu dan mengarahkan salah satu cakarnya tepat di tengah alis pemuda bertopeng tersebut


Sebuah cahaya berwarna emas muncul di ujung cakar harimau tersebut dan melesat menuju titik di antara kedua alis Zhou Yu


Setelah cahaya berwarna emas tersebut tenggelam di antara alis pemuda bertopeng tersebut, cahaya emas itu seketika mekar dan menyinari gua yang mereka tempati dengan Zhou Yu sebagai pusatnya


...


“Apa yang terjadi ?” Zhou Yu yang sedang berusaha menyatukan pikirannya berkata dengan bingung saat menemukan pikiran yang beberapa kali memberontak dan kembali muncul setelah mendapatkan tekanan darinya tiba-tiba menjadi tenang


Tidak hanya itu, untuk beberapa alasan Zhou Yu juga merasa pikirannya menjadi sangat sejuk dan juga nyaman


“Aku tidak tahu apa yang terjadi tapi kondisi ini benar-benar membantuku” Zhou Yu kembali berkata dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyatukan pikirannya


Dengan tanpa adanya perlawanan yang dilakukan berbagai pemikiran yang selalu mengganggunya, Zhou Yu dengan mudah menyatukan pikirannya itu

__ADS_1


Dan tepat setelah pemuda bertopeng tersebut menyatukan pikirannya, kegelapan yang mengelilinginya tiba-tiba sirna dan digantikan oleh lingkungan yang serba putih serta gerbang raksasa yang berada tepat di hadapannya


Melihat hal tersebut, Zhou Yu seketika berdiri dan menatap lurus ke arah gerbang raksasa tersebut


“Apakah ini gerbang yang membatasi tingkat Pendekar Kaisar dan Pendekar Suci ? ini jauh lebih besar dari pada kedua gerbang yang harus dilalui untuk menjadi seorang Pendekar Kaisar” Zhou Yu berkata sambil berusaha melihat ujung dari gerbang raksasa tersebut


Namun bahkan sampai ia mendongkakkan kepalanya, pemuda bertopeng tersebut tidak bisa melihat ujung dari gerbang raksasa tersebut


Ia justru merasa semakin ia berusaha melihat ke atas, Zhou Yu merasa dirinya semakin kecil dan semakin kecil


“Gerbang sebesar ini, bagaimana caraku membukanya ?” Zhou Yu kembali berkata sambil berjalan dan melepaskan sebuah pukulan yang dilapisi tenaga dalam ke arah gerbang tersebut


“Dua gerbang sebelumnya langsung terbuka saat aku memukulnya, tapi gerbang ini bahkan tidak bergetar sama sekali” Zhou Yu menatap gerbang di hadapannya dengan cermat


“Jika aku menggunakan Pedang Raja Harimau Emas, aku mungkin bisa membukanya secara paksa, tapi masalahnya aku tidak bisa menggunakan pedang itu saat ini, apa yang harus aku lakukan ?” sambung pemuda bertopeng tersebut sambil merenung


Pemuda bertopeng tersebut kemudian terdiam untuk waktu yang lama sebelum ia kembali mengangkat kepalanya dan berkata “Karena tidak mungkin dibuka secara paksa, maka seharusnya ada cara yang lebih halus. Aku tidak tahu apakah ini akan berhasil tapi biar aku coba”

__ADS_1


Zhou Yu kemudian mengulurkan tangannya dan menyentuh gerbang raksasa tersebut


Setelah melakukan itu, pemuda bertopeng tersebut melepaskan aura Puncak Pendekar Kaisar sehingga membuat momentumnya melonjak sampai membuat jubahnya ikut berkibar


Namun meskipun demikian, gerbang raksasa di depannya masih tidak bergeming sehingga membuat pemuda bertopeng tersebut menunjukkan ekspresi ragu


Akan tetapi tepat ketika Zhou Yu berniat menarik kembali tangannya dari gerbang raksasa tersebut


Gerbang raksasa tersebut tiba-tiba bergetar dan mengeluarkan bunyi berderit yang cukup keras


“Ini berhasil” Zhou Yu berkata sambil tersenyum senang


Sementara itu, setelah bergetar dan mengeluarkan bunyi berderit, gerbang raksasa kemudian mulai bergerak secara perlahan dan membuka pembatas antara tingkat Pendekar Kaisar dan Pendekar Suci


Namun setelah gerbang raksasa tersebut terbuka, Zhou Yu tidak melihat apapun kecuali lingkungan yang serba putih seperti lingkungan dimana ia berdiri sekarang


Melihat hal tersebut, Zhou Yu terlihat ragu-ragu

__ADS_1


Pemuda bertopeng tersebut kemudian menghela nafas dan berkata “Semuanya sudah sampai sejauh ini, aku tidak boleh ragu lagi”


Setelah mengatakan itu, wajah pemuda bertopeng tersebut kemudian menunjukkan sebuah tekad sebelum ia melangkahkan kakinya ke arah gerbang raksasa tersebut


__ADS_2