
Satu manusia, satu elang melesat secara bersamaan
Zhou Yu menyerbu siluman banteng dan siluman kuda, sementara Elang Putih menyerang siluman kera dan macan tutul
Pertempuran mereka pun di mulai dengan teriakan panjang Elang Putih yang langsung memamerkan cakarnya dan menukik ke arah kedua siluman tersebut
Zhou Yu tidak mau kalah dengan aksi Elang Putih dan langsung terlibat pertempuran dengan dua siluman lainnya
***
Zhou melompat ke udara ketika menemukan siluman banteng yang melakukan tandukan ke arahnya
Tandukan siluman banteng tersebut mengenai udara kosong, namun meskipun demikian, Zhou Yu belum sepenuhnya aman, karena siluman kuda sudah menunggunya jatuh dengan kaki terangkat ke udara
Melihat hal tersebut, Zhou Yu tidak berniat mundur ataupun menghindar, ia menebaskan pedang yang dialiri tenaga dalam ke arah kaki siluman kuda tersebut
Terdengar dentuman yang cukup keras ketika pedang dan kaki siluman kuda bertabrakan
Zhou Yu terlempar ke udara akibat kejadian tersebut
Untungnya ia masih bisa mengendalikan tubuhnya dengan baik, sehingga pemuda bertopeng tersebut segera berakselerasi dan jatuh ke tanah dengan mantap
__ADS_1
Namun berbeda dengan Zhou Yu, siluman kuda terdorong mundur sejauh lima langkah dan merintih kesakitan
Pertempuran mereka pun berlanjut, mungkin karena marah atau merasa terprovokasi, kedua siluman semakin beringas yang membuat Zhou Yu harus lebih berhati-hati
Beberapa kali Zhou Yu hampir terkena serangan telak dari kedua siluman tersebut
Untungnya reaksi pemuda bertopeng tersebut masih cukup cepat, sehingga ia selamat dari bencana
Zhou Yu kemudian melemparkan serangkaian teknik ilmu pedang yang dimilikinya untuk menghadapi keberingasan kedua siluman tersebut dan mengubah arus pertempuran
Namun tepat ketika Zhou Yu mulai kembali menguasai ritme pertempuran
Sebuah kecelakaan terjadi dimana pemuda bertopeng tersebut salah mengambil langkah yang membuat dirinya tersudutkan dan kehilangan senjata
Akan tetapi meskipun berhasil menghentikan serangan siluman banteng, Zhou Yu masih jauh dari selamat, karena siluman kuda yang sebelumnya berhasil membuat dirinya kehilangan senjata sudah kembali melompat dan menyerang dari arah belakang
Zhou Yu menghentakkan kakinya dengan keras dan terbang ke udara, sehingga membuat lompatan siluman kuda mengenai udara kosong
Setelah melakukan hal tersebut, pemuda bertopeng tersebut bermanuver dan jatuh tepat di punggung siluman kuda tersebut
Merasakan seseorang yang duduk di punggungnya, siluman kuda tersebut berteriak marah dan berdiri untuk menjatuhkan pemuda bertopeng tersebut
__ADS_1
Namun Zhou Yu sudah siap dengan tindakan siluman kuda tersebut, sehingga ia segera memegang rambut siluman kuda yang cukup lebat sebagai pegangannya
Ketika siluman kuda tersebut mengetahui bahwa lawannya tidak berniat turun dan terus duduk di atas punggungnya
Siluman kuda tersebut semakin marah dan terus melompat-lompat untuk menjatuhkan Zhou Yu
Sementara itu, Zhou Yu yang berada di atas punggung siluman kuda tidak hanya memegangi rambut sebagai pegangannya
Ia memusatkan tenaga dalam ke arah telapak tangannya sambil bergumam pelan
"Jurus 12 Tapak Naga ~Hantaman Naga"
Zhou Yu mengarahkan serangannya ke arah kepala siluman kuda, sehingga membuat siluman kuda tersungkur dan jatuh ke tanah
Pemuda bertopeng tersebut juga ikut terlempar akibat kejadian tersebut
Zhou Yu berguling dan segera kembali bangkit sambil memiringkan kepalanya
Merasakan nafas siluman kuda tersebut semakin melemah dan vitalitas dalam tubuhnya cepat berlalu, Zhou Yu tersenyum ringan
Namun belum sempat Zhou Yu menghela nafas lega, telinganya menangkap suara kaki yang beradu dengan tanah sedang bergerak cepat ke arahnya
__ADS_1
Zhou Yu segera menginjak tanah ikut melesat ke arah sumber suara
...