Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Satu Manusia Satu Elang


__ADS_3

Satu manusia, satu elang melesat secara bersamaan


Zhou Yu menyerbu siluman banteng dan siluman kuda, sementara Elang Putih menyerang siluman kera dan macan tutul


Pertempuran mereka pun di mulai dengan teriakan panjang Elang Putih yang langsung memamerkan cakarnya dan menukik ke arah kedua siluman tersebut


Zhou Yu tidak mau kalah dengan aksi Elang Putih dan langsung terlibat pertempuran dengan dua siluman lainnya


***


Zhou melompat ke udara ketika menemukan siluman banteng yang melakukan tandukan ke arahnya


Tandukan siluman banteng tersebut mengenai udara kosong, namun meskipun demikian, Zhou Yu belum sepenuhnya aman, karena siluman kuda sudah menunggunya jatuh dengan kaki terangkat ke udara


Melihat hal tersebut, Zhou Yu tidak berniat mundur ataupun menghindar, ia menebaskan pedang yang dialiri tenaga dalam ke arah kaki siluman kuda tersebut


Terdengar dentuman yang cukup keras ketika pedang dan kaki siluman kuda bertabrakan


Zhou Yu terlempar ke udara akibat kejadian tersebut


Untungnya ia masih bisa mengendalikan tubuhnya dengan baik, sehingga pemuda bertopeng tersebut segera berakselerasi dan jatuh ke tanah dengan mantap

__ADS_1


Namun berbeda dengan Zhou Yu, siluman kuda terdorong mundur sejauh lima langkah dan merintih kesakitan


Pertempuran mereka pun berlanjut, mungkin karena marah atau merasa terprovokasi, kedua siluman semakin beringas yang membuat Zhou Yu harus lebih berhati-hati


Beberapa kali Zhou Yu hampir terkena serangan telak dari kedua siluman tersebut


Untungnya reaksi pemuda bertopeng tersebut masih cukup cepat, sehingga ia selamat dari bencana


Zhou Yu kemudian melemparkan serangkaian teknik ilmu pedang yang dimilikinya untuk menghadapi keberingasan kedua siluman tersebut dan mengubah arus pertempuran


Namun tepat ketika Zhou Yu mulai kembali menguasai ritme pertempuran


Sebuah kecelakaan terjadi dimana pemuda bertopeng tersebut salah mengambil langkah yang membuat dirinya tersudutkan dan kehilangan senjata


Akan tetapi meskipun berhasil menghentikan serangan siluman banteng, Zhou Yu masih jauh dari selamat, karena siluman kuda yang sebelumnya berhasil membuat dirinya kehilangan senjata sudah kembali melompat dan menyerang dari arah belakang


Zhou Yu menghentakkan kakinya dengan keras dan terbang ke udara, sehingga membuat lompatan siluman kuda mengenai udara kosong


Setelah melakukan hal tersebut, pemuda bertopeng tersebut bermanuver dan jatuh tepat di punggung siluman kuda tersebut


Merasakan seseorang yang duduk di punggungnya, siluman kuda tersebut berteriak marah dan berdiri untuk menjatuhkan pemuda bertopeng tersebut

__ADS_1


Namun Zhou Yu sudah siap dengan tindakan siluman kuda tersebut, sehingga ia segera memegang rambut siluman kuda yang cukup lebat sebagai pegangannya


Ketika siluman kuda tersebut mengetahui bahwa lawannya tidak berniat turun dan terus duduk di atas punggungnya


Siluman kuda tersebut semakin marah dan terus melompat-lompat untuk menjatuhkan Zhou Yu


Sementara itu, Zhou Yu yang berada di atas punggung siluman kuda tidak hanya memegangi rambut sebagai pegangannya


Ia memusatkan tenaga dalam ke arah telapak tangannya sambil bergumam pelan


"Jurus 12 Tapak Naga ~Hantaman Naga"


Zhou Yu mengarahkan serangannya ke arah kepala siluman kuda, sehingga membuat siluman kuda tersungkur dan jatuh ke tanah


Pemuda bertopeng tersebut juga ikut terlempar akibat kejadian tersebut


Zhou Yu berguling dan segera kembali bangkit sambil memiringkan kepalanya


Merasakan nafas siluman kuda tersebut semakin melemah dan vitalitas dalam tubuhnya cepat berlalu, Zhou Yu tersenyum ringan


Namun belum sempat Zhou Yu menghela nafas lega, telinganya menangkap suara kaki yang beradu dengan tanah sedang bergerak cepat ke arahnya

__ADS_1


Zhou Yu segera menginjak tanah ikut melesat ke arah sumber suara


...


__ADS_2