
Saat Yu Lian dan Zhou Yu dalam perjalanan pulang. Kabar tentang Kaisar Fei Ying yang telah melewati masa kritisnya segera menyebar ke segala penjuru Kekaisaran sehingga membuat rakyat kembali gembira dan sekali lagi nama 'Dewi Obat' menggemparkan seluruh dunia pengobatan
Tidak dapat di pungkiri bahwa sudah banyak tabib yang datang dari segala penjuru untuk membantu menyembuhkan Kaisar, namun pada akhirnya mereka hanya bisa angkat tangan setelah memeriksa kondisi beliau
Tanpa memperdulikan kabar tersebut, Zhou Yu dan Yu Lian terus melesat kembali ke sekte mereka, sesekali keduanya singgah di sebuah kota atau desa yang mereka lewati untuk sekedar mencari makan atau penginapan
Tidak ada hambatan dalam perjalanan pulang sehingga akhirnya Zhou Yu dan Yu Lian tiba di depan gerbang Sekte Pedang Kembar setelah melakukan perjalanan panjang selama dua minggu itu, keduanya kembali disambut secara meriah oleh seluruh anggota sekte atas keberhasilan Yu Lian dalam membantu Kaisar Fei Ying melewati masa kritisnya
Karena akibat hal itu selain nama Dewi Obat kembali melambung, tentu saja nama Sekte Pedang Kembar juga semakin di kenal luas berkat kinerja Yu Lian dan Zhou Yu sehingga menyebabkan para tetua dan seluruh murid merasa senang
"Aku selalu yakin kamu bisa menyembuhkan penyakit Kaisar... " Ming An menyambut Zhou Yu dan istrinya sambil tersenyum hangat
Yu Lian tersenyum tipis, Zhou Yu dan Yu Lian di antar menuju kediaman mereka oleh Ming An
Sepanjang perjalanan banyak yang menyapa atau mengucapkan selamat kepada Zhou Yu hingga mengabaikan sosok sebenarnya yang menyembuhkan Kaisar Fei Ying
Mengenai hal tersebut Zhou Yu hanya menganggapi mereka dengan tersenyum canggung
***
Sesampainya di kediaman mereka, Ming An mengusulkan agar keduanya segera membersihkan diri dan mengistirahkan tubuhnya "Sebaiknya kalian membersihkan diri dan istirahatlah terlebih dahulu, aku tahu kalian kelelahan setelah melakukan perjalanan panjang"
__ADS_1
Sebenarnya masih banyak yang ingin di bicarakan Ming An dengan keduanya, terutama tentang perkembangan Zhou Yu selama perjalanan, namun Ming An memahami bahwa istri dan muridnya sangat kelelahan setelah menempuh perjalanan berhari-hari
Zhou Yu kembali ke kamarnya dan kemudian segera naik ke tempat tidur dan merebahkan tubuhnya, meskipun sesekali singgah di desa atau kota yang mereka lewati, fisik dan mental Zhou Yu benar-benar terkuras dalam perjalanan kali ini
Selama perjalanan kembali ke sekte Zhou Yu terus berlatih meningkatkan Ilmu meringankan tubuh miliknya sehingga menyebabkan tubuhnya benar benar merasa lemah. Tidak butuh waktu lama Zhou Yu langsung tertidur
Empat jam kemudian Zhou Yu terbangun dari tidurnya, ia merasa tubuhnya penuh tenaga setelah beristirahat di tempat yang di penuhi aura spiritual kemudian setelah itu Zhou Yu keluar dari kamarnya
Ternyata Ming An telah menunggunya di ruang tengah, Ming An yang melihat Zhou Yu segera memanggilnya "Yu'er kau sudah bangun ? Kemarilah ada yang ingin guru bicarakan..."
Zhou Yu mengangguk dan bergegas menghampiri Ming An "Murid telah datang Guru! "
"Yu'er, apakah Bibi Gurumu telah menjelaskan tentang Turnamen Pilar Putih ?"
"Baiklah jika demikian Guru tinggal menjelaskan poin yang lainnya saja, sebelum mengikuti Turnamen Pilar Putih kamu harus mengikuti pemilihan murid terlebih dahulu untuk memilih murid yang akan menjadi perwakilan sekte di turnamen tersebut
Sekte kita hanya memiliki empat puluh murid inti dan kita mendapatkan dua kursi untuk peserta yang mengikuti Turnamen Pilar Putih dan pemilihan akan di adakan dua hari dari sekarang. Guru tau kemampuanmu jauh di atas para murid inti yang lain, tapi Guru minta tetap rendah hati dan persiapkan dirimu..." Ming An menatap dengan lembut
Ming An yakin Zhou Yu akan mendapatkan salah satu kursi tersebut juga menjadi salah satu orang yang bersinar di Turnamen Pilar Putih sebab harusnya pendekar muda dengan kemampuan seperti Zhou Yu sangat sulit di temukan di sekte besar sekalipun
Zhou Yu mengangguk "Murid tidak akan mengecewakan Guru..."
__ADS_1
Mata Zhou Yu bersinar dengan tekad, Ia bertekad bukan hanya akan memenangkan salah satu kursi tersebut tapi juga akan mendapatkan posisi yang bagus di Turnamen Pilar Putih nanti
***
Dua hari berlalu dengan cepat, hari ini adalah hari pemilihan murid yang akan mewakili sekte untuk mengikuti Turnamen Pilar Putih, pemilihan ini di adakan di halaman utama tempat biasa seluruh murid berlatih bersama
Pemilihan sengaja di tempatkan di halaman tersebut karena halaman ini sangat luas dan mampu menampung semua murid yang ingin menonton acara tersebut
Satu demi satu murid sekte mendatangi halaman tersebut, setelah matahari sedikit lebih naik, Akhirnya para peserta yang akan mengikuti pemilihan dituntun menuju podium peserta, empat puluh murid inti berjalan dengan bangga melewati para murid lainnya
Meskipun ada beberapa yang tidak terlalu berharap untuk menjadi salah satu perwakilan sekte dalam turnamen ini karena sadar atas kemampuannya sendiri namun tetap membuat mereka merasa bangga bisa berpartisipasi di pemilihan kali ini
Kedatangan para murid inti menjadi pusat perhatian murid luar dan murid dalam, terutama seorang murid inti yang berjalan paling belakang, tampilan murid tersebut sangat mencolok di antara murid lainnya dengan pakaian berwarna putih bersih yang sama dengan kulit murid tersebut, ia menggunakan topeng dan memiliki pedang cukup besar berwarna hitam yang berada di punggung murid tersebut
"Senior Zhou.. "
"Junior Zhou.. "
"Zhou gege... "
Para murid wanita terus meneriaki nama Zhou Yu membuat pemilik nama hanya bisa tersenyum tak berdaya
__ADS_1
"Kenapa selalu seperti ini" Zhou Yu menggerutu dalam hati, menyaksikan orang orang yang meneriaki namanya, Zhou Yu bukanlah orang yang haus akan perhatian, melihat orang-orang tidak mau melepaskan perhatian darinya sampai saat ini membuat Zhou Yu merasa lelah