Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Kedai Arak II


__ADS_3

"Yan Tian..." Salah satu pria paruh baya bergumam pelan ketika melihat orang yang baru saja memasuki Kedai Arak tersebut


Mendengar gumaman tersebut, pria paruh baya lainnya langsung menutup mulut rekannya itu seolah khawatir sang pemilik nama mendengar gumaman itu


Namun disisi lain, orang yang menjadi perhatian kedua pria paruh baya tersebut sepertinya tidak mendengar gumaman tadi ataupun reaksi keduanya yang tidak biasa


Karena setelah melirik seluruh Kedai selama beberapa saat, orang tersebut langsung berbalik dan meninggalkan Kedua Arak tanpa menoleh kebelakang


Menyadari hal tersebut, kedua pria paruh baya itu menghela nafas lega sebelum salah satu di antaranya berkata "Itu benar-benar Pendekar Api Iblis, meskipun tidak melakukan apapun, dia membuatku merasa tercekik "


"Kau benar " Pria paruh baya lainnya mengangguk sebelum berkata "Tidak heran jika dia bisa bersaing dengan Pendekar Pedang Kembar Ilusi dan menjadi salah satu dari sedikit pendekar yang termasuk daftar merah di organisasi kita"


"Perasaan yang diberikannya benar-benar tidak terduga " Sambung pria paruh baya tersebut sambil menarik nafas dingin


Bagi generasi muda saat ini, nama Yan Tian mungkin tidak terlalu menarik perhatian karena dominasi Pendekar Pedang Kembar Ilusi alias Ming An


Tapi bagi mereka di generasi yang sama dengan pria paruh baya tersebut atau setidaknya memulai perjalanan di dunia persilatan belasan tahun sebelumnya


Mereka pasti akan mengetahui siapa Yan Tian dan seberapa menakjubkan orang tersebut


Di akui sebagai jenius nomor satu di Sekte Gunung Kunlun dan diberi julukan Pendekar Api Iblis


Yan Tian adalah satu-satunya orang yang mempunyai potensi untuk mengimbangi pencapaian Ming An di dunia persilatan selama seratus tahun terakhir

__ADS_1


Hal tersebut dibuktikan dengan fakta bahwa pria paruh baya tersebut langsung memasuki tingkat Pendekar Suci tak lama setelah Ming An mencapainya


Jika bukan karena Yan Tian pernah dikalahkan Ming An, sehingga membuatnya enggan kembali bersaing dengan pria paruh baya tersebut


Gelar jenius nomor satu selama seratus tahun terakhir masih bisa di perdebatkan


Namun terlepas dari kekalahannya dari Ming An, tidak ada yang meragukan kekuatan Yan Tian, bahkan para pendekar yang secara usia dan status lebih senior dari pada dirinya


Karena alasan itu, ketika Yan Tian muncul


Kedua pria paruh baya itu langsung terlihat ketakutan


***


Sebuah suara dengan nada sinis tiba-tiba terdengar di telinga keduanya "Bukankah kalian sebelumnya mengeluh karena organisasi mengirimkan kalian berdua sebagai mata-mata karena berpikir bahwa kekuatan kalian jauh lebih layak jika ditempatkan di medan perang, tapi kenapa sekarang penampilan kalian seperti baru saja melihat hantu ?"


Mendengar pernyataan tersebut, keduanya menoleh ke sumber suara


Melihat seorang pria paruh baya dengan jubah hitam yang sama persis seperti yang mereka kenakan


Keduanya kemudian menundukkan kepala dan berkata "Senior "


Disisi lain, pria paruh baya yang dipanggil senior itu berjalan acuh tak acuh sebelum kemudian duduk disamping keduanya

__ADS_1


Senior tersebut kemudian melirik ke arah Gunung Kunlun sebelum kemudian bertanya "Apakah kalian mengerti kenapa kita, pendekar dengan kekuatan tingkat tinggi di tugaskan sebagai mata-mata di sini?"


"Apakah karena sekte ini cukup kuat, senior ?" Salah satu di antara pria paruh baya tersebut buka suara


Senior tersebut mengangguk dan menjawab "Sekte Gunung Kunlun tidak hanya cukup kuat, mereka bahkan sangat kuat, di dunia persilatan, satu-satunya faksi yang mampu mengimbangi kekuatan sekte ini hanyalah para biksu dari Kuil Shaolin "


"Mereka sekuat itu ?" Salah satu pria paruh baya bertanya dengan ragu


Senior tersebut tidak menjawab tetapi justru balik bertanya "Apa kau tahu kenapa kita yang terbiasa bermain di balik layar tiba-tiba muncul ke permukaan bahkan mengibarkan bendera perang kepada seluruh dunia persilatan ?"


Mendengar pertanyaan tersebut, kedua pria paruh baya tersebut saling melirik sebelum salah satu di antaranya menjawab dengan ragu "Apakah karena kekuatan Sekte Gunung Kunlun ?"


Senior tersebut mengangguk dan menjawab "Meskipun bukan alasan utama, tapi kekuatan Sekte Gunung Kunlun serta dominasi Aliran Putih yang sudah terlalu lama memang menjadi salah satu faktor tindakan kita "


"Jika bukan karena kedua hal itu, kita tidak akan begitu terburu-buru muncul ke permukaan seperti sekarang " Sambung senior tersebut dengan suara rendah


Disisi lain, kedua pria paruh baya tadi terdiam setelah mendengar pernyataan tersebut sebelum salah satu pria paruh baya kemudian berkata dengan nada bingung


"Tapi senior, jika kekuatan Sekte Gunung Kunlun sekuat yang anda katakan, kenapa mereka tidak berusaha menguasai seluruh dunia persilatan ?, sekalipun Kuil Shaolin yang mempunyai kekuatan setara dengan meraka pasti akan menjadi penghalang yang sulit dikalahkan, Meraka mempunyai banyak cara untuk membuat Kuil Shaolin tidak berdaya "


Mendengar pernyataan tersebut, Senior tadi tidak langsung menjawab, tetapi justru mengalihkan perhatiannya ke arah Gunung Kunlun sebelum berkata "Itulah alasan Sekte Gunung Kunlun harus musnah "


"Mereka terlalu sabar, mereka terlalu mencintai perdamaian, mereka terlalu lurus, mereka tidak berambisi layaknya sebuah faksi besar dan itu semua tidak sejalan dengan cara kita mengendalikan seluruh Daratan Tengah selama ini "

__ADS_1


***


__ADS_2