
"Apa yang kau lakukan ?" Salah satu dari kedelapan sosok berjubah hitam bertanya dengan dingin setelah melihat Dugu Batian menghadang jalan mereka yang bersiap untuk bergabung dalam pertempuran
Dugu Batian menghela nafas dan mengunci kedelapan sosok tersebut termasuk Naga Jahat dengan auranya
"Tidak ada dari kalian yang di ijinkan untuk pergi"
***
"Sombong" Naga Jahat yang pertama kali bereaksi dengan marah setelah mendengar kalimat Dugu Batian
Tidak perlu dipertanyakan alasan kenapa pria tua tersebut tiba-tiba meraung sebab secara tidak langsung, kalimat Dugu Batian seolah tidak menganggap serius Naga Jahat yang sedari awal bertempur dengannya
Disisi lain, kedelapan sosok berjubah hitam juga terkejut dengan kalimat sombong Dugu Batian
Kedelapan sosok tersebut bahkan merasa telinga mereka sedang bermasalah
Namun dengan aura kuat yang mengunci mereka dan niat bertarung yang menutupi seluruh tubuh Dugu Batian
Kedelapan sosok berjubah hitam tersebut harus percaya bahwa mereka tidak salah dengar
"Apa kau gila ?" Salah satu sosok bertanya dengan nada kejam
Namun Dugu Batian tidak menjawab, tetapi malah menggigit ujung jarinya sampai keluar darah
__ADS_1
Setelah itu, ia kemudian mengoleskan darah yang merembes dari ujung jarinya ke sepanjang bilah pedang yang berada di tangannya
Pedang di tangan Dugu Batian tiba-tiba bersinar dan menyerap darah dengan kecepatan yang terlihat oleh mata telanjang
Setelah semua darah tersebut berhasil diserap, pedang di tangan Dugu Batian tiba-tiba berdengung
"Apa yang dia lakukan ?" Naga Jahat mengerutkan keningnya setelah melihat tindakan Dugu Batian
Tidak hanya pria tua tersebut, kedelapan sosok berjubah hitam juga menatap ke arah Dugu Batian dengan tatapan serius
Setelah pedang di tangan pria tua tersebut menyerap darah dan mengeluarkan bunyi berdengung, mereka langsung berdebar dan merasakan semacam bahaya
Tepat ketika Naga Jahat dan yang lainnya bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi
Dugu Batian menatap pedang di tangannya dengan tatapan dalam sebelum mengalihkan perhatiannya ke arah mereka "Ini disebut akumulasi"
Disisi lain, Dugu Batian mengangguk dan menjawab "Sejak memutuskan mundur dari dunia persilatan, kehidupanku adalah tentang mengasah pedang, menggosoknya supaya menjadi tajam, memolesnya agar terlihat cantik"
"Selama bertahun-tahun, aku menyimpan semua pengalaman, kekuatan, tenaga dalam, bahkan emosiku ke dalam pedang ini"
"Meskipun aku selalu berharap tidak pernah menggunakannya, tapi karena situasi hari ini, aku tidak punya pilihan selain menggunakan akumulasi kekuatanku sekarang"
Setelah mengatakan itu, Dugu Batian berhenti sejenak sebelum memperingatkan "Ngomong-ngomong, berhati-hatilah"
__ADS_1
Berdengung
Niat pedang meletus dari pedang Dugu Batian dan melesat ke arah Naga Jahat dan yang lainnya
Wajah Naga Jahat dan kedelapan sosok berjubah hitam langsung berubah, terutama Naga Jahat yang menyadari seberapa besar perbedaan antara niat pedang yang dilepaskan Dugu Batian sebelumnya dan niat pedang yang dilepaskan sekarang
Melalui persepsinya, ia merasa kekuatan niat pedang kali ini sepuluh kali lebih kuat dari pada niat pedang sebelumnya
"Tidak baik, terlalu cepat" Salah satu sosok berjubah hitam berteriak ngeri sambil mati-matian menghindari niat pedang Dugu Batian
"Naga Banjir Mendominasi~Pukulan Kemarahan"
Naga Jahat mengayunkan tinju dan melepaskan jurus untuk menghentikan niat pedang Dugu Batian
Namun ketika jurus pria tua tersebut bertabrakan dengan niat pedang Dugu Batian, jurus tersebut terbelah dan meledak menjadi cahaya yang tidak terhitung jumlahnya
Untungnya meskipun demikian, laju niat pedang sempat tertunda sehingga sosok berjubah hitam bisa memanfaatkan waktu dan menghindari serangan tersebut
"Aku tidak menduga kau masih mempunyai trik seperti itu, tidak heran sejak awal kau sangat acuh tak acuh" Naga Jahat berkata dengan dalam
"Jika kau menggunakan trik ini sebelumnya, kau mungkin bisa membunuh salah satu dari dua belas Puncak Pendekar Suci dari pihak kami, tapi karena kau menggunakannya sekarang, maka trik mu ditakdirkan untuk sia-sia"
Mendengar pernyataan tersebut, Dugu Batian menggelengkan kepalanya, tidak tertarik untuk berbicara omong kosong
__ADS_1
Setelah menyesuaikan kondisi tubuhnya, ia kemudian melesat dan melemparkan serangan ke arah Naga Jahat dan yang lainnya
...