
"Racun ini sudah terlalu lama berada dalam tubuhmu senior, untuk benar-benar mengeluarkannya, anda harus melakukan perawatan setidaknya tiga kali lagi " Zhou Yu berkata dengan serius setelah wanita tua tersebut berhasil menstabilkan dirinya
"Aku tahu " Wanita tua tersebut mengangguk dan berkata sambil tersenyum "Tapi aku rasa ini sudah cukup, setidaknya aku bisa hidup lebih lama dan menyaksikan cucuku tumbuh beberapa tahun lagi "
Zhou Yu terdiam selama beberapa saat sebelum berkata "Sebenarnya anda bisa melakukan perawatan yang tersisa senior "
Namun mendengar hal tersebut, Wanita tua tersebut justru menggelengkan kepalanya dan berkata dengan ramah "Jangan memaksakan dirimu anak muda, Aku tahu kehidupan seorang pendekar, meskipun sudah tidak lagi di sana, tapi aku cukup tahu betapa sibuk mereka saat ini "
"Lagi pula, aku sudah hidup cukup lama, aku tidak akan merasa penasaran jika akhirnya bertemu dengan ajalku nanti " Sambung Wanita tua tersebut dengan nada tenang
***
"Aku sudah mengatakan sebelumnya senior, aku membantu karena hati nuraniku, tidak ada niatan lain " Zhou Yu berkata dengan serius
"Aku tahu " Wanita tua tersebut mengangguk dan berkata "Aku bisa melihatnya dari matamu "
"Tapi dalam aturan yang aku ketahui, apapun ada harganya, jadi tolong katakanlah apa yang bisa aku berikan kepadamu pendekar " Sambung wanita tua tersebut dengan tegas
Zhou Yu menggelengkan kepalanya, meskipun sudah tidak lagi memiliki tenaga dalam dan kekuatan
Wanita tua dihadapannya layak menjadi seseorang yang pernah mendapatkan sebutan pendekar
Bahkan jika dirinya sudah jatuh dan tidak memiliki apapun lagi, kesombongannya tidak akan membiarkan siapapun membantu dirinya dengan percuma
__ADS_1
Zhou Yu ragu-ragu sejenak sebelum akhirnya berkata "Apakah senior mengetahui apa yang terjadi setengah tahun terakhir di dunia persilatan ?"
"ini..." Wanita tua tersebut terdiam sambil mengerutkan keningnya sebelum berkata dengan ragu "Aku sudah lama sekali tidak bersentuhan dengan dunia persilatan, orang-orang yang aku kenal di sana juga sudah tidak ada lagi, tapi semoga saja apa yang aku ketahui ini sedikit membantumu "
Setelah mengatakan itu, wanita tua tersebut kemudian menceritakan tentang kedatangan sekelompok pendekar ke desa mereka setengah tahun yang lalu
Para pendekar tersebut mengaku berasal dari Aliansi Aliran Putih dan menganjurkan seluruh penduduk desa untuk mengungsi dari desa tersebut karena akan ada bencana besar yang melanda desa mereka
Para penduduk desa pada awalnya tidak percaya dan tidak mau mengungsi sebab sejak awal perang kedua aliran sampai saat itu pun, desa mereka tidak terkena dampak apapun karena medan yang sulit dan lokasi yang sangat terpencil
Namun diluar dugaan penduduk desa, tepat ketika mereka mengusir sekelompok pendekar tersebut dan menyebut mereka penipu
Seekor siluman tiba-tiba muncul di pintu masuk desa dan hampir membahayakan para penduduk yang ada didekatnya
Namun meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut membuat para penduduk desa ketakutan, sehingga mereka langsung mengadakan diskusi bersama sebelum akhirnya menyetujui saran para pendekar sebelumnya
Dibawah pengawalan para pendekar, penduduk desa kemudian mengungsi ke kota besar yang sebelumnya sudah ditinggalkan oleh penduduk aslinya
Namun setelah para penduduk desa tinggal di kota tersebut, para penduduk desa merasa tidak nyaman, selain karena lingkungan yang asing
Situasi di dalam kota juga sangat tegang, sehingga membuat hati mereka terus-menerus menggantung
Untungnya para pendekar menyadari tepat waktu dan langsung memberikan jaminan keselamatan kepada mereka, sehingga membuat penduduk desa berangsur-angsur tenang
__ADS_1
Pada awalnya, semua berjalan normal
Tapi dalam situasi dimana ekonomi kota lumpuh dan pengungsi yang hanya membawa barang seadanya saat proses evakuasi, krisis mulai muncul di dalam kota, terutama dalam hal pangan
Meskipun kekaisaran tidak tinggal diam dalam masalah tersebut dan langsung mengucurkan bantuan yang tidak sedikit
Namun dengan jumlah pengungsi yang semakin bertambah setiap harinya, perlahan tapi pasti bantuan Kekaisaran semakin tidak mencukupi kebutuhan yang ada
Puncaknya ketika saluran pengiriman makan terputus akibat serangan gelombang binatang buas, sehingga membuat para pengungsi menggila dan mulai menjarah satu sama lain
Jika hanya hal tersebut, seharusnya tidak akan menjadi masalah besar setelah para pendekar menggunakan kekuatan mereka
Namun tepat ketika kota sedang mengalami kekacauan, gelombang binatang buas yang sangat besar tiba-tiba muncul dan menyerang kota tersebut, sehingga membuat situasi semakin berantakan
Nenek Wan'er sendiri yang menyadari bahaya tersebut tidak tinggal diam, meskipun kekuatannya sudah lama hilang, tapi pengalamannya sebagai pendekar tidak sedikit, sehingga dirinya bersama Wan'er menjadi salah satu dari sedikit orang yang selamat dalam serangan tersebut
***
"Aku tidak tahu harus pergi kemana, maka dari itu aku memutuskan kembali ke sini, tapi meskipun berhasil menyelinap secara diam-diam, aku sempat ditemukan oleh seekor binatang buas " Wanita tua tersebut menghela nafas dan berkata "Untuk bisa selamat dari binatang buas itu, aku harus memaksa diriku menggunakan kekuatan yang sudah lama habis "
"Karena itu racun anda bergerak lebih cepat dan melumpuhkan anda seperti sekarang ?" Zhou Yu menaikan alisnya
Disisi lain wanita tua tersebut mengangguk dan berkata "Sebelum gelombang siluman tiba, aku sempat mendengar percakapan dua pendekar bahwa kota-kota disekitarnya sudah hancur oleh gelombang siluman, meskipun tidak begitu jelas, mereka mengatakan bahwa bencana yang belum pernah terjadi mulai melanda seluruh wilayah Kekaisaran Song dan meraka harus terus waspada"
__ADS_1
...