Pendekar Harimau Suci

Pendekar Harimau Suci
Kehancuran


__ADS_3

Malam berganti siang, siang diganti malam


Hanya dalam sekejap mata, 3 hari berlalu sejak pertempuran antara 'Zhou Yu' dan sosok berjubah hitam di mulai


Dalam 3 hari terakhir, kedua belah pihak telah mengeluarkan jurus yang tidak terhitung jumlahnya


Namun meskipun demikian, hasil pertempuran masih belum terlihat dan masih menemui jalan buntu


Selama tiga hari terakhir, pasukan dari kedua belah pihak juga tidak menganggur dan berusaha memulihkan kondisi mereka sebaik mungkin, terutama para pendekar dari Pasukan Aliansi yang bisa dibilang sangat rusak parah


Melalui pil obat dan bantuan tim medis yang terjun ke medan perang dengan susah payah, para pendekar akhirnya berangsur-angsur pulih


Meskipun sebagian besar pendekar masih sangat lemah karena niat membunuh yang dilepaskan 'Zhou Yu' dan pria tua bertubuh kurus masih menyelimuti mereka


Namun situasi mereka tidak terlalu berbahaya dan berhasil mengambil beberapa langkah menjauh dari gerbang kematian


***


'Sialan kau harimau mati, jika kau tidak terus menganggu, aku pasti sudah memenggal kepalanya sejak lama' 'Zhou Yu' yang diselimuti aura berwarna hitam kemerahan terlihat suram


Setelah bertarung selama tiga hari tiga malam, wajah pemuda tersebut terlihat pucat, penampilannya sangat malu dengan luka yang tercetak di sekujur tubuhnya


Jubah putihnya juga terlihat penuh noda, entah itu oleh darah ataupun tanah yang mengendap di jubahnya


Disisi lain, pria tua bertubuh kurus juga tidak jauh lebih baik


Akibat konsumsi yang sangat besar, wajahnya terlihat sepuluh tahun lebih tua dari sebelumnya


Tubuhnya juga menjadi lebih layu dan juga tipis

__ADS_1


Ditambah dengan penampilannya yang terlihat sangat malu dan dipenuhi noda darah, tidak berlebihan mengatakan bahwa penampilan pria tua tersebut sangat mengkhawatirkan


Namun meskipun demikian, terlepas dari penampilannya yang menyedihkan, momentum pria tua tersebut tidak melemah sama sekali dan masih sama seperti tiga hari yang lalu


Seluruh tubuhnya dikelilingi tekanan yang tidak terlihat dan mempunyai kecenderungan meledak


"Kau benar-benar menyegarkan, selama ini aku sangat kesepian karena tidak ada orang yang bisa menandingi kekuatan penuh ku, menghitung sebelum hari ini, sudah puluhan tahun sejak aku bisa melepaskan kaki dan tanganku dengan bebas, hal itu membuatku sangat bersemangat" Mata pria tua tersebut bersinar


Setelah beberapa saat, pria tua bertubuh kurus kemudian menghela nafas dan berkata "Aku benar-benar enggan mengakhiri pertempuran ini, tapi kau tahu, terkadang pertemuan itu singkat dan kegembiraan itu fana, aku harus mengakhiri pertempuran ini apapun alasannya"


"Tua bangka, kalimatmu bagus, tapi kekuatanmu tidak" 'Zhou Yu' mendengus dingin


Mendengar pernyataan tersebut, pria tua bertubuh kurus menggelengkan kepalanya dan berkata "Sejak awal kita tidak berada digaris yang sama, meskipun aku tidak tahu bagaimana kau bisa mendapatkan kekuatan yang melampaui alammu, tapi pada akhirnya kau hanya seorang Pendekar Suci yang bahkan belum berhasil membuka dua gerbang terakhir"


"Sementara aku adalah seorang Pendekar Bumi Puncak yang hanya selangkah lagi mencapai tingkat berikutnya. ada alam besar yang memisahkan kita"


Tepat setelah kalimat tersebut jatuh, tubuh pria tua bertubuh kurus mengeluarkan bunyi terendam


Pupil 'Zhou Yu' menyusut saat merasakan momentum pria tua didepannya melonjak dengan liar


Merasakan bahaya fatal yang memancar dari tubuh lawan, 'Zhou Yu' terlihat mengguncangkan Pedang Raja Harimau Emas sembari berkata "Harimau mati, jika kau tidak membantuku. anak ini akan ikut bersamaku ke alam bawah"


Pedang Raja Harimau Emas tidak bergeming


"Baiklah, sepertinya kau ingin melihat anak ini mati" 'Zhou Yu' terlihat mengerutkan kening setelah mengguncangkan Pedang Raja Harimau Emas beberapa kali


Setelah mengatakan itu, 'Zhou Yu' kemudian membuat gerakan


Dan 'Boom'

__ADS_1


Tubuh 'Zhou Yu' juga mengeluarkan bunyi terendam, niat pedang meletus dengan liar sehingga membuat ruang sekitarnya seolah hampir dirobek


Disisi lain, pria tua bertubuh kurus yang dikelilingi nafas berbahaya kemudian menatap lurus ke arah 'Zhou Yu' dan berkata dengan ringan "Anak muda, kita akhir disini"


"Tua bangka, rasakan kekuatanku"


'Zhou Yu' dan pria tua bertubuh kurus mengayunkan senjata secara bersamaan


Dua aura menakutkan meletus dari senjata keduanya


Dengan munculnya kedua aura tersebut, seluruh medan perang diselimuti nafas kehancuran


Tidak terhitung pendekar yang tidak mampu menahan tekanan sehingga kembali jatuh dan mengeluarkan darah dari ketujuh lubang


Bahkan para pendekar tingkat tinggi seperti Naga Jahat dan Dugu Batian merasakan teror yang sangat besar sehingga membuat mereka menahan nafas sambil melihat kedua serangan dengan ngeri


Kedua serangan melesat dan membuat ruang disekitarnya bergetar hebat


Jantung para pendekar berfluktuasi, di bawah tatapan pasang mata yang tidak terhitung jumlahnya, kedua serangan bertabrakan


Seluruh medan perang menjadi hening sesaat, bunyi menusuk kemudian terdengar di telinga semua pendekar sehingga membuat alis para pendekar berkerut


Sebelum para pendekar bereaksi, sebuah ledakan yang sangat besar meletus dan menyebar ke seluruh medan perang seperti gelombang pasang


"Hati-hati"


"Berlindung"


...

__ADS_1


__ADS_2